Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak “Di Bawah Kepemimpinan AKBP Adrian Risky Lubis, Sarang Judi Tumbuh Subur di Medan: Polisi Bungkam, Warga Makin Resah” Kapolres Sergai Teken Prasasti Mushola Al-Jabbar di Polsek Sei Rampah Oknum Reskrim Polsek Helvetia Diduga Lakukan Praktik “Tangkap Lepas” Bandar Sabu Jajaran Polres Serdang Bedagai (Sergai ) gerak cepat dugaan aksi begal yang terjadi di Teluk Mengkudu Polsek Pantai Labu Tindak Lanjuti informasi Media Terkait Judi Sabung Ayam Dirkrimsus Polda Sumut Bungkam, Dugaan Kongkalikong Oknum PLN–Tambang Bitcoin Rugikan Negara Miliaran Terkuak

HUKUM

Oknum Reskrim Polsek Helvetia Diduga Lakukan Praktik “Tangkap Lepas” Bandar Sabu

badge-check


					Oknum Reskrim Polsek Helvetia Diduga Lakukan Praktik “Tangkap Lepas” Bandar Sabu Perbesar

Bedahkasus.com, Medan – Pemberantasan narkoba di wilayah Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara memang sudah mantab.

Tetapi lain hal nya Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia terkait dugaan praktik “tangkap lepas” terhadap dua tersangka bandar narkoba.

Dua pria yang masing – masing berinisial HD alias Aseng dan TM, warga Dusun V Klumpang Kampung, Kecamatan Hamparan Perak,Kabupaten Deli Serdang, diamankan pada Selasa (21/4/2026) kemarin.

Namun, penangkapan tersebut justru memunculkan dugaan adanya permainan oleh oknum aparat dari Polsek Helvetia dan mata – mata di lapangan.

Modusnya yang dilakukan adalah penindakan dilakukan di luar wilayah hukum Polsek Helvetia untuk kemudian dijadikan celah mencari keuntungan,termasuk dugaan permintaan uang kepada pihak keluarga tersangka agar tidak ditahan.

Informasi dari masyarakat menyebutkan bahwa oknum Polisi disebut-sebut dimintai sejumlah uang hingga puluhan juta rupiah dengan dalih “pengurusan perkara”.

Dugaan praktik ini pun memicu kecurigaan adanya skenario “tangkap lepas” yang mencederai upaya pemberantasan narkoba.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi terkait status kedua tersangka maupun kebenaran dugaan praktik “tangkap lepas” tersebut.

Masyarakat pun berharap Kapolrestabes Medan dan Kapolda Sumatera Utara turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh.

Jika terbukti, tindakan tegas dinilai penting untuk menjaga integritas institusi Polri serta memastikan perang terhadap narkoba tidak dikotori oleh oknum yang menyalahgunakan wewenang.

Terpisah, Kapolsek Helvetia, Kompol Nelson J.P. Sipahutar, S.H., M.M., saat dikonfirmasi melalui Panit Reskrim terkait dugaan tersebut, memberikan tanggapan singkat. “Apa perintah Kapolsek, Bang, menunggu beritanya apa nanti. Kata Kapolsek nanti kita sampaikan,” ujarnya.

Masyarakat pun mendesak Kapolrestabes Medan dan Kapolda Sumatera Utara untuk turun tangan melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Jika terbukti, tindakan tegas dinilai penting demi menjaga integritas institusi Polri serta memastikan perang terhadap narkoba tidak dikotori oleh oknum yang menyalahgunakan kewenangan.

(Red/Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Di Bawah Kepemimpinan AKBP Adrian Risky Lubis, Sarang Judi Tumbuh Subur di Medan: Polisi Bungkam, Warga Makin Resah”

24 April 2026 - 19:15 WIB

“Las Vegas”-nya Sumut di Pasar 7 Marelan: Markas Judi Online Diduga Dilindungi Oknum, Aparat Bungkam

20 April 2026 - 15:11 WIB

PLN Buka Suara Soal Dugaan Tambang Bitcoin Ilegal di Sumut: Gandeng Polisi, Pengecekan Listrik Diperketat

20 April 2026 - 10:31 WIB

Logo “AW” Berkibar di Arena Judi Tuntungan–Pancur Batu, Warga Resah

18 April 2026 - 13:57 WIB

IPPMH Desak DPRD Segera Gelar RDP, Persoalan Jalan Batang Pane II Tak Kunjung Terselesaikan

16 April 2026 - 13:46 WIB

Trending di HUKUM