Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak “Kasih Tak Sekadar Kata! Pemuda-pemudi GMI Jemaat Gratia Medan Hadirkan Sukacita untuk Anak Panti Asuhan Natasya” Mafia Migas Semakin Beringas, Hak Masyarakat dari Gas Bersubsidi Pun Digilas, Warga Nantikan Peran Kepolisian Dalam Upaya Penyelamatan Hak Warga Dua Orang Residivis Warga Aceh Di Amankan Oleh TimSus LIBAS Polres Binjai, diduga Pelaku tindak Pidana Curanmor, Satu Unit NMAX disita Polisi Bantuan Kapolri Tiba di Labuan Bajo, Logistik Disiapkan untuk Warga Terdampak Gempa Flores Ahli Hukum Pidana: Penetapan Tersangka Tak Wajib Didahului Pemeriksaan BRIPDA JHON GALU SITUMORANG TERLUKA DITEMBAK DI TOLIKARA, SATGAS KEPOLISIAN OPERASI DAMAI CARTENZ KEMBANGKAN PENYELIDIKAN

Sosial

“Kasih Tak Sekadar Kata! Pemuda-pemudi GMI Jemaat Gratia Medan Hadirkan Sukacita untuk Anak Panti Asuhan Natasya”

badge-check


					“Kasih Tak Sekadar Kata! Pemuda-pemudi GMI Jemaat Gratia Medan Hadirkan Sukacita untuk Anak Panti Asuhan Natasya” Perbesar

Bedahkasus.com, Deli Serdang – Pemuda-pemudi Gereja Methodist Indonesia (GMI) Jemaat Gratia Medan kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui pelayanan kasih dengan menggelar ibadah rutin bulanan bersama anak-anak Panti Asuhan Natasya di Jalan Jati Rejo, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (23/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh sukacita, kehangatan, dan kebersamaan tersebut terlaksana berkat dukungan para donatur, keluarga besar Bapak Edon dan Ibu Santi. Ibadah dipimpin oleh Erni W., didampingi Pdt. Yudistira bersama tim muda-mudi GMI Jemaat Gratia Medan.

Ibadah dimulai sekitar pukul 06.00 WIB dan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Anak-anak Panti Asuhan Natasya tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dikemas secara sederhana, namun sarat dengan nilai kasih dan kepedulian.

Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Yudistira menyampaikan renungan yang mengangkat kisah Nabi Nuh sebagaimana terdapat dalam Kitab Kejadian. Pesan yang disampaikan menekankan pentingnya kehidupan yang melekat kepada Tuhan serta keyakinan bahwa Tuhan senantiasa menyertai umat-Nya dalam menghadapi berbagai kesulitan.

Anak-anak diajak untuk terus percaya kepada Tuhan, tidak mudah menyerah, serta belajar mengandalkan kuasa-Nya dalam setiap keadaan. Menurut Pdt. Yudistira, kisah Nabi Nuh mengajarkan bahwa pertolongan Tuhan selalu hadir bagi orang yang tetap setia dan percaya.

“Melalui kisah ini, kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa Tuhan sanggup melakukan perkara-perkara besar. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Tetaplah percaya, jangan pernah menyerah. Tuhan pasti menolong. Teruslah berjuang meraih masa depan yang lebih baik,” pesan Pdt. Yudistira.

Sementara itu, Erni W. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata pelayanan kasih dari muda-mudi GMI Jemaat Gratia Medan yang beralamat di Jalan P. Merak Jingga No. 5, Medan, khususnya kepada anak-anak yang tinggal di Panti Asuhan Natasya.

“Melalui kegiatan ibadah ini kami ingin menghadirkan sukacita bagi anak-anak panti asuhan sekaligus mengajarkan nilai kasih, kepedulian, serta semangat untuk terus percaya kepada Tuhan dalam setiap perjalanan hidup mereka,” ujarnya.

Selain menyampaikan firman Tuhan, kegiatan tersebut juga mengajarkan nilai-nilai kepedulian terhadap sesama, semangat bekerja keras, saling menolong, serta menjadi pribadi yang mampu membawa berkat bagi orang lain.

Di penghujung kegiatan ibadah, Pengurus Panti Asuhan Natasya, Nurtiati Manik, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh keluarga besar GMI Jemaat Gratia Medan, khususnya keluarga Bapak Edon dan Ibu Santi serta seluruh tim pelayanan yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak panti.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah membantu dan memperhatikan anak-anak di Panti Asuhan Natasya. Kiranya Tuhan membalas setiap kebaikan Bapak dan Ibu dengan berkat yang berlimpah serta senantiasa memberkati keluarga. Kami juga berdoa agar pelayanan GMI Jemaat Gratia Medan terus dipakai Tuhan menjadi saluran berkat bagi banyak orang,” ungkap Nurtiati.

Tidak hanya menggelar ibadah, tim pelayanan GMI Jemaat Gratia Medan juga mengadakan makan bersama dan menyerahkan bantuan kepada anak-anak Panti Asuhan Natasya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Gemes serta diskusi keluarga yang dipimpin oleh Koko Dodo. Kebersamaan yang terjalin membuat suasana semakin meriah dan penuh keakraban hingga malam hari.

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kasih kepada sesama tidak hanya diwujudkan melalui perkataan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang mampu menghadirkan sukacita, kepedulian, dan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

GMI Jemaat Gratia Medan berharap kegiatan pelayanan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bentuk kepedulian sosial, mempererat tali persaudaraan, serta menumbuhkan semangat berbagi kasih kepada anak-anak panti asuhan dan masyarakat yang membutuhkan di Sumatera Utara.

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPP Lembaga MPSU Bahas Hak Ijazah Mahasiswa di UNIVA Medan, Mulya Koto Sampaikan Selamat Muktamar ke-23 Al Washliyah

6 Juli 2026 - 21:34 WIB

Peresmian Pondok Pesantren Nur Al-‘Alim Al-Hasyimi dan Peletakan Batu Pertama Surau Suluk Nour Miftahul Jannah RNH Muaro Bungo

29 Juni 2026 - 12:08 WIB

KKR Akbar di Samosir Hadirkan Hardyanto Dede, Vandiko T Gultom: Kemajuan Daerah Dimulai dari Iman

23 Juni 2026 - 14:40 WIB

Buat Acara Tak Terlupakan dengan Sewa Videotron LED Mulai Rp 450.000 dari Kreasi Ukasah

20 Juni 2026 - 17:03 WIB

Dosen Teknik Sipil UNDIRA Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Konstruksi melalui Sosialisasi SMKK di PT Heksaga Trediv Konsultan

20 Juni 2026 - 15:20 WIB

Trending di Sosial