Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Siaga Tanpa Henti! Brimob Polda Sumut Kawal Ketat Arus Mudik Lebaran di Sibolga dalam Operasi Ketupat Toba 2026 Polda Sumut Tetapkan Eks Kepala Unit BNI Aek Nabara Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Rp28 Miliar Pemuda Marga Silima Kota Medan Salurkan 2.000 Paket Sembako Sambut Idul Fitri Ramadan Penuh Berkah: STM Nasional Wartawan Santuni Puluhan Anak Yatim di Masjid Al-Ikhlas Marak Judi di Tandem Hilir, Publik Pertanyakan Langkah Nyata Kapolres Binjai Polisi Bongkar Penimbunan BBM Subsidi, Diduga sejumlah Kendaraan Jadi Barang Bukti

advertorial

Warga Pangururan Bertindak, Mobil Penghalang Jalan Dikeluarkan Paksa

badge-check


					Warga Pangururan Bertindak, Mobil Penghalang Jalan Dikeluarkan Paksa Perbesar

Bedahkasus.com, Samosir– Ketegangan sosial kembali mencuat di Jalan Lingkungan Sitakkaren, Kelurahan Pasar Pangururan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Senin (15/9/2025).Sejumlah warga terpaksa mengeluarkan sebuah mobil yang selama tiga bulan terakhir menutup akses jalan umum.

Mobil tersebut dinilai menjadi sumber keresahan karena menghambat aktivitas sehari-hari warga, termasuk pembangunan rumah di kawasan tersebut.

Edy Naibaho, salah seorang warga terdampak, menegaskan masyarakat sudah berulang kali menyampaikan keberatan, bahkan melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Namun, ia menyayangkan respon aparat yang dinilai tidak memadai.

“Karena tidak ada solusi, akhirnya kami bersama warga terpaksa mengeluarkan mobil itu sendiri.

Kami tidak takut menghadapi siapa pun, termasuk inisial JN meskipun dia seorang pengacara,jalan ini bukan miliknya pribadi, sudah jelas ada sertifikat dan statusnya jalan umum,” ujar Edy, Senin (15/9/25).

Sebelumnya, Selasa (2/9/2025), kasus tersebut telah dilapor ke Polres Samosir, Berinisial AN menutup akses jalan tersebut.Aksi itu menghambat mobilitas masyarakat serta aktivitas pembangunan.

Hendrik Sitanggang, pekerja bangunan yang dirugikan, mengungkapkan kekecewaannya.“Pekerjaan kami jadi terbengkalai.

Tukang yang sudah diupah tidak bisa bekerja maksimal karena material tidak bisa masuk. Saya tidak tahu apa alasan warga itu menutup jalan, yang jelas sangat merugikan,” katanya.

Pihak kelurahan melalui Lurah Pasar Pangururan, Tiodoran Br Manalu, memastikan bahwa Jalan Lingkungan Sitakkaren merupakan jalan umum.

Data pembangunan mencatat jalan tersebut dibangun menggunakan anggaran APBD dan PAPBD Kabupaten Samosir tahun 2016 sebesar Rp100 juta oleh CV Panalaksak.

Pantauan lapangan menunjukkan material bangunan seperti pasir, semen, dan kerikil sulit masuk ke lokasi karena akses tertutup.Kondisi tersebut memicu kekhawatiran akan timbulnya konflik horizontal antar warga.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama aparat kepolisian segera bertindak tegas agar keresahan tidak berlarut dan ketertiban umum tetap terjaga.(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang Bentuk Protes Negara Lalai Terhadap Hak Masyarakat di Tapanuli Utara

28 Februari 2026 - 14:20 WIB

Dorong Investasi Emas Syariah, DSN-MUI Terbitkan Fatwa Usaha Bulion

23 Februari 2026 - 17:52 WIB

Investigasi Data: Pariwisata Denpasar Adopsi Standar Konektor untuk Atasi ‘Kebocoran’ Iklan

9 Februari 2026 - 15:47 WIB

Satgas Yonzipur I/DD TNI AD Percepat Pembangunan Jembatan Bailey, Buka Akses Wilayah Terisolasi di Boronadu

9 Februari 2026 - 14:09 WIB

Kanopi Tangerang: Investasi Kecil yang Dampaknya Besar untuk Rumah dan Usaha

4 Februari 2026 - 01:38 WIB

Kanopi Tangerang: Investasi Kecil yang Dampaknya Besar untuk Rumah dan Usaha
Trending di advertorial