Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Sistem APAR Modern Kini Dilengkapi Teknologi Monitoring untuk Meningkatkan Keamanan Operasional Gerebek Lapak Narkoba di Perbaungan, Satres Narkoba Polres Sergai Amankan Dua Pengedar MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri Kortastipidkor Polri Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes Sinergi TNI, Polri dan Warga Perkuat Keamanan Malam, Koramil 01/Jatinegara Gelar Patroli Keliling Wilayah Bambang Rukminto Dorong Pengusutan Dugaan Korupsi DMO Batu Bara Dilakukan Secara Komprehensif

advertorial

Warga Pangururan Bertindak, Mobil Penghalang Jalan Dikeluarkan Paksa

badge-check


					Warga Pangururan Bertindak, Mobil Penghalang Jalan Dikeluarkan Paksa Perbesar

Bedahkasus.com, Samosir– Ketegangan sosial kembali mencuat di Jalan Lingkungan Sitakkaren, Kelurahan Pasar Pangururan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Senin (15/9/2025).Sejumlah warga terpaksa mengeluarkan sebuah mobil yang selama tiga bulan terakhir menutup akses jalan umum.

Mobil tersebut dinilai menjadi sumber keresahan karena menghambat aktivitas sehari-hari warga, termasuk pembangunan rumah di kawasan tersebut.

Edy Naibaho, salah seorang warga terdampak, menegaskan masyarakat sudah berulang kali menyampaikan keberatan, bahkan melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Namun, ia menyayangkan respon aparat yang dinilai tidak memadai.

“Karena tidak ada solusi, akhirnya kami bersama warga terpaksa mengeluarkan mobil itu sendiri.

Kami tidak takut menghadapi siapa pun, termasuk inisial JN meskipun dia seorang pengacara,jalan ini bukan miliknya pribadi, sudah jelas ada sertifikat dan statusnya jalan umum,” ujar Edy, Senin (15/9/25).

Sebelumnya, Selasa (2/9/2025), kasus tersebut telah dilapor ke Polres Samosir, Berinisial AN menutup akses jalan tersebut.Aksi itu menghambat mobilitas masyarakat serta aktivitas pembangunan.

Hendrik Sitanggang, pekerja bangunan yang dirugikan, mengungkapkan kekecewaannya.“Pekerjaan kami jadi terbengkalai.

Tukang yang sudah diupah tidak bisa bekerja maksimal karena material tidak bisa masuk. Saya tidak tahu apa alasan warga itu menutup jalan, yang jelas sangat merugikan,” katanya.

Pihak kelurahan melalui Lurah Pasar Pangururan, Tiodoran Br Manalu, memastikan bahwa Jalan Lingkungan Sitakkaren merupakan jalan umum.

Data pembangunan mencatat jalan tersebut dibangun menggunakan anggaran APBD dan PAPBD Kabupaten Samosir tahun 2016 sebesar Rp100 juta oleh CV Panalaksak.

Pantauan lapangan menunjukkan material bangunan seperti pasir, semen, dan kerikil sulit masuk ke lokasi karena akses tertutup.Kondisi tersebut memicu kekhawatiran akan timbulnya konflik horizontal antar warga.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama aparat kepolisian segera bertindak tegas agar keresahan tidak berlarut dan ketertiban umum tetap terjaga.(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sistem APAR Modern Kini Dilengkapi Teknologi Monitoring untuk Meningkatkan Keamanan Operasional

10 Juli 2026 - 21:27 WIB

Masyarakat Mulai Beralih ke Donasi Digital untuk Mendukung Program Sosial

19 Juni 2026 - 19:54 WIB

Masyarakat Mulai Beralih ke Donasi Digital untuk Mendukung Program Sosial

Travel Haji Resmi Bali: Cara Memilih Penyelenggara Haji yang Aman dan Terpercaya

19 Juni 2026 - 19:38 WIB

Sembuh Secara Medis, Terluka Secara Ekonomi: Potret Pilu Pasien Kurang Mampu

15 Juni 2026 - 19:40 WIB

Kapolri di Rakorwas Kompolnas: Mitra Strategis untuk Pembenahan Polri

11 Juni 2026 - 15:33 WIB

Trending di advertorial