Bedahkasus.com, Humbahas – Setelah eks Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut Brigjen Pol Ricko Taruna Maaruh berbangga diri, naik pangkat satu tingkat dari pangkat sebelumnya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol), kini publik tertuju kepada “PR” yang ditinggalkan. Carut marut penegakan hukum atas keresahan masyarakat, tentang peredaran judi togel di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) hingga kini belum tuntas dan diwariskan kembali kepada penggantinya yakni Dirkrimum yang baru Kombes Pol Cornelis Mangarahon Simanjuntak.
Dua bulan sudah sejak Bulan Mei 2026 hingga saat ini, sorotan media massa tertuju atas masifnya peredaran judi togel yang masif dan terstruktur tanpa terjamah oleh hukum.
Kini, publik menaruh harapan kepada Kombes Pol Cornelis Mangarahon Simanjuntak selaku putra daerah berdarah Batak, setelah ia resmi menerima amanah dalam upacara serah terima jabatan (Sertijab) di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Senin (13/7) kemarin.
Sekilas tentang prestasi cemerlang
Kombes Cornelis Mangarahon Simanjuntak yang sempat dipercayakan Polri untuk mengemban amanah tugas sebagai Abdi Negara.
Pada Tahun 2020 Cornelis sempat menduduki jabatan strategis sebagai Diresnarkoba Polda Jawa Timur sesaat sebelum ia dipercayakan kembali menempati jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri, dalam rangka Dik Lemhannas PPRA LXII TA 2021.
Melansir dari laman akpol.polri.go.id, Kombes Pol Cornelis Mangarahon Simanjuntak merupakan lulusan Akpol 1991.
Cornelis lahir di Medan, Sumatera Utara pada tanggal 26 November 1972. Alamat asalnya adalah JL.TAUD 199, Medan, Sumatera Utara.
Kini keresahan masyarakat atas peredaran judi togel di Kabupaten Humbang Hasundutan itu dinantikan oleh masyarakat luas.
Dikonfirmasi terpisah Dirkrimum Polda Sumut Kombes Cornelis Mangarahon Simanjuntak pada hari Jumat (17/07/2026) akan tetapi Cornelis belum memberikan tanggapan resmi.
Berulangkali dikonfirmasi persoalan ini kepada Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho maupun Kasat Reskrim AKP Hitler Hutagalung, akan tetapi pihak Polres masih saja kukuh tak merespon dan membiarkan praktik judi togel tersebut meracuni masyarakat.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Humbahas AKP Hitler Hutagalung terhubung dengan kru media ini dan berujar agar media ini membantu pihaknya setelah media massa secara intens menyoroti praktik ilegal perjudian di wilayah kerjanya.
” Sori lama tak kurespon, ada saudara baru meninggal. Bantu bantulah ya, kita jumpa di medan ” ujar AKP Hitler Hutagalung tanpa merincikan tujuannya secara jelas.
Sementara itu, desakan penindakan hukum oleh sejumlah tokoh agama, praktisi hukum, maupun akademisi terus disuarakan.
Tanggapan Pemuka Agama Ephorus HKBP Viktor Tinambunan Mendesak Polisi Untuk Memberantas Judi Togel di Humbahas
Ephorus HKBP Viktor Tinambunan angkat suara tentang maraknya perjudian dan kafe remang-remang yang dianggap mengancam kesehatan moral, sosial, serta masa depan generasi muda di Humbahas.
“Memang tampak sepele, namun praktik ini dapat menjadi luka mendalam di kemudian hari. Luka yang menggerogoti keluarga dan melemahkan karakter masyarakat,” ujarnya, dikutip media ini.
Banyak rumah tangga, kata dia, runtuh bukan karena kurangnya penghasilan, melainkan akibat kecanduan yang bermula dari hal-hal yang dianggap biasa.
“Kita perlu berani jujur pada diri sendiri. Menghindari hal-hal yang merusak diri, keluarga, dan masa depan anak-anak adalah bentuk kasih paling nyata kepada diri sendiri dan sesama,” katanya.
Ephorus pun meminta kepolisian dan pemerintah daerah hadir secara nyata dalam memberantas praktik perjudian dan menutup kafe remang-remang.
Praktisi Hukum Sumut Mendesak Penegakan Hukum Terhadap Oknum Pelaku Judi Togel di Humbahas
Praktisi Hukum Sumatera Utara Okto Benjamin Siregar SH angkat suara perihal keresahan masyarakat di Kabupaten Humbang Hasundutan atas maraknya praktik ilegal perjudian Toto Gelap (Togel) marak tanpa penindakan hukum.
Okto Siregar SH menandaskan, bahwa selain bertentangan dengan ajaran agama, perjudian apapun bentuknya itu di Negara kesatuan Republik Indonesia ini tak dibenarkan dan telah melanggar perundang undangan.
Peredaran judi togel sudah tergolong lama beroperasi namun hukum seolah tumpul dalam memberikan rasa aman ditengah masyarakat. Hal ini tentunya akan berdampak terhadap tanggungjawab Aparat Penegak Hukum (APH) yang ada di Kabupaten Humbahas. Jika benar telah ada pembiaran, maka hal ini tidak dapat ditoleransi. Jangan biarkan ada oknum Polisi yang mengotori institusi yang sama – sama kita cintai ini ujarnya.
” Itu kampung halaman kita, jangan biarkan praktik ilegal mengotori humbahas. Tegas kita serukan, copot Kapolres, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Polsek – polsek yang ada di Humbahas yang diam tanpa aksi melakukan penindakan hukum ” seru Okto Benjamin Siregar SH.
Untuk diketahui, sebelumnya, salah satu dari bandar judi togel di Humbahas berinisial Pasu Munte kerab wara wiri mencari tau alamat kru media ini. Hal ini terungkap, dari penuturan kerabat jurnalis media ini yang bertugas dilapangan, bahwa inisial Pasu Munte sempat menjalin komunikasi dan mempertanyakan alamat keluarga maupun orang tua kru media ini.
” Dicari – cari alamatmu, ntah apa maksutnya itu. Gak ada dibilang tujuannya mau ngapain ” ujarnya.
Sebelumnya, persoalan serupa berupa ancaman dan upaya pembungkaman juga dilontarkan inisial Pasu Munte dalam percakapan via whatshapp.
” Memang keras kali kau ya, nampaknya belum pernah kena batunya kau kan ” tulis Pasu Munte mencoba mengintimidasi kerja Jurnalistik.
Profesi jurnalistik sudah sangat jelas dilindungi oleh undang – undang sebagaimana diatur secara khusus dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Undang-undang ini berfungsi sebagai lex specialis, yang melindungi kebebasan pers.
Adanya bentuk tekanan dari penggiat aktivitas ilegal perjudian di Kabupaten Humbahas ini tentunya menjadi cerminan betapa gaharnya kejahatan itu berlindung dibalik perlindungan oknum Aparat Penegak Hukum (APH) itu sendiri.
(Red/TIM).










