Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Kepastian Hukum Kasus Pin Emas DPRD Samosir Diuji, Pengamat Minta Penanganan Transparan Aroma Solar Menyengat dari Gudang di Manunggal, Dugaan Penimbunan BBM Subsidi Jadi Sorotan Ditengah Kelangkaan BBM, Diduga Gudang Penimbunan Solar Subsidi Beroperasi di Labuhan Deli Euforia Perempat Final Piala Dunia 2026, Jajaran Kodim 0501/Jakarta Pusat Pererat Kebersamaan Melalui Nobar Bersama Masyarakat Undercover Buy, Satnarkoba Polres Sergai Tangkap Pengedar Sabu di Pantai Cermin Team GAMA Polres Sergai Raih Juara II Turnamen Esport Kapolri Cup Polda Sumut

HUKUM

Kepastian Hukum Kasus Pin Emas DPRD Samosir Diuji, Pengamat Minta Penanganan Transparan

badge-check

Bedahkasus.com, Samosir -Penanganan dugaan kasus pengadaan pin emas DPRD Kabupaten Samosir yang didanai melalui Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2025 hingga kini masih berada pada tahap telaah di Unit Tipikor Polres Samosir,Selasa(14/7/26).

Pengamat hukum Aleng Simanjuntak menilai perkara yang berkaitan dengan penggunaan anggaran daerah harus ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Apabila alat bukti telah mencukupi, proses hukum harus dilanjutkan tanpa membedakan jabatan maupun kedudukan. Sebaliknya, jika tidak ditemukan unsur tindak pidana, penyidik juga perlu menyampaikan dasar hukumnya secara terbuka,” ujar Aleng, Senin (13/7/26).

Menurutnya, masyarakat tidak meminta seseorang dipersalahkan tanpa proses hukum, tetapi berhak memperoleh kepastian atas setiap laporan yang telah ditangani aparat penegak hukum, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan anggaran daerah.

“Kasus ini telah menjadi perhatian publik. Kepastian hukum akan menjadi tolok ukur kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum. Jangan sampai perkara ini berlarut-larut tanpa kejelasan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Samosir saat itu, AKP Edward Sidauruk, menyampaikan bahwa penyidik telah meminta klarifikasi kepada sejumlah anggota DPRD terkait perkara tersebut.

Sementara itu, Kanit Tipikor IPDA Deni mengatakan penanganan dugaan kasus pengadaan pin emas DPRD Kabupaten Samosir hingga kini masih berada pada tahap telaah.(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aroma Solar Menyengat dari Gudang di Manunggal, Dugaan Penimbunan BBM Subsidi Jadi Sorotan

14 Juli 2026 - 14:02 WIB

Ditengah Kelangkaan BBM, Diduga Gudang Penimbunan Solar Subsidi Beroperasi di Labuhan Deli

14 Juli 2026 - 12:59 WIB

MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri

10 Juli 2026 - 10:28 WIB

Memutus Perkara, Padahal Diduga Masih Dalam Sanksi Non Palu Selama 6 Bulan, Oknum Hakim di PN Medan di Laporkan Ke Komisi Yudisial

9 Juli 2026 - 19:18 WIB

Belum Tuntas di Polres, Kini Muncul Dugaan Penggunaan Pin Berbeda oleh Seorang Anggota DPRD Samosir, Publik Pertanyakan Keberadaan Pin Emas Resmi

6 Juli 2026 - 21:12 WIB

Trending di HUKUM