Bedahkasus.com, Samosir – Ironi terlihat di kawasan Kompleks Perkantoran Parbaba, Kabupaten Samosir. Jalan yang menjadi akses utama menuju pusat pemerintahan daerah hingga kini masih dipenuhi kerusakan, meski setiap hari dilalui pejabat, ASN, masyarakat, dan tamu pemerintahan, Jumat (26/6/26).
Kondisi jalan yang telah lama rusak itu dinilai mengganggu aktivitas pelayanan publik sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Warga menilai kerusakan tersebut seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berada di kawasan strategis yang menjadi wajah birokrasi Kabupaten Samosir.
“Kalau jalan menuju kantor pemerintah saja dibiarkan rusak, bagaimana dengan jalan di daerah lain? Jangan sampai menunggu korban baru diperbaiki,” kata seorang warga.
Selain meminta Pemerintah Kabupaten Samosir segera melakukan perbaikan, masyarakat juga mempertanyakan sejauh mana fungsi pengawasan DPRD Kabupaten Samosir terhadap persoalan infrastruktur yang telah lama dikeluhkan.
Sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan dan penganggaran, DPRD diharapkan dapat memastikan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas.
Warga berharap pemerintah segera menetapkan langkah konkret agar kerusakan jalan tidak terus berlarut dan pelayanan publik dapat berlangsung dengan aman serta nyaman.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Samosir maupun DPRD Kabupaten Samosir terkait penyebab belum diperbaikinya ruas jalan tersebut maupun jadwal pelaksanaan perbaikannya.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak terkait sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Tim).










