Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Dugaan Togel Marak di Sergai, Praktisi Hukum Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektualnya Pentingnya Struktur Kode yang Rapi dalam Pengembangan Aplikasi Polres Sergai Kroscek Dugaan Togel dan Keterlibatan Oknum Anggota DPRD Polda Metro Jaya Kerahkan 10.121 Personel, 67 Ribu Penonton Hadiri FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Polda Metro Jaya Imbau Suporter Rayakan dengan Tertib Polda Metro Jaya Kedepankan Pelayanan Humanis dalam Penyampaian Pendapat Buruh di DPR/MPR RI

HUKUM

Dugaan Togel Marak di Sergai, Praktisi Hukum Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektualnya

badge-check


					Dugaan Togel Marak di Sergai, Praktisi Hukum Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektualnya Perbesar

 

Bedahkasus.com, Sergai – Dugaan maraknya praktik perjudian toto gelap (togel) di sejumlah wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan Deli Serdang menjadi perhatian publik.

‎
‎Aktivitas perjudian yang masih berlangsung tersebut memunculkan pertanyaan mengenai keseriusan aparat penegak hukum dalam melakukan pemberantasan perjudian, khususnya di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai.
‎
‎Sorotan itu menguat setelah sebelumnya muncul pemberitaan mengenai dugaan aktivitas togel di sejumlah lokasi. Meskipun pihak Polres Serdang Bedagai telah menyatakan akan melakukan penyelidikan terhadap lokasi-lokasi yang menjadi tempat aktivitas perjudian, informasi mengenai masih berlangsungnya praktik tersebut seolah ada pembiaran.
‎
‎Dalam pemberitaan sebelumnya, juga muncul dugaan keterlibatan seorang oknum anggota DPRD Deli Serdang berinisial BS alias Bongotan Siburian alias Oppung dalam peredaran togel tersebut.
‎
‎Praktisi Hukum Sumatera Utara, Okto Benjamin Siregar, S.H., mendesak Polres Serdang Bedagai tidak berhenti pada penindakan terhadap penulis togel, tetapi harus mengusut hingga ke pihak yang diduga menjadi pengendali atau aktor intelektual.
‎
‎Menurutnya, seluruh pihak yang diduga terlibat harus diperiksa secara menyeluruh untuk mengungkap struktur jaringan perjudian tersebut.
‎
‎”Kapolres harus menangkap seluruh penulis togel, kemudian dikonfrontasi untuk mengetahui siapa bos besar atau aktor intelektualnya,” tegas Okto kepada sejumlah wartawan, Kamis (8/10/2026).
‎
‎Ia juga menyoroti kinerja jajaran intelijen di lingkungan Polres Serdang Bedagai. Menurutnya, apabila aktivitas perjudian telah lama dilaporkan namun tidak ditindaklanjuti secara serius, perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja pejabat yang bertanggung jawab.
‎
‎Okto bahkan meminta agar kinerja Kasat Intelkam dievaluasi dan, apabila terbukti tidak menjalankan tugas secara profesional, maka layak dilakukan pergantian.
‎
‎Selain itu, ia mendorong Polres Serdang Bedagai meminta bantuan fungsi siber Polda Sumatera Utara untuk menelusuri dugaan aliran dana serta komunikasi yang berkaitan dengan jaringan perjudian tersebut.
‎
‎Pemeriksaan, kata dia, dapat dilakukan berdasarkan prosedur hukum terhadap barang bukti dan perangkat komunikasi yang disita secara sah, termasuk untuk mengetahui apakah terdapat pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.
‎
‎”Apabila laporan perjudian ini sudah lama disampaikan kepada pihak Polres Serdang Bedagai, maka Polda Sumut harus memanggil dan memeriksa Kapolres, Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam,” tegasnya.
‎
‎Okto juga meminta tindakan tegas apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya oknum aparat yang diduga melindungi atau menjadi beking aktivitas perjudian.
‎
‎”Jika terbukti Kapolres melakukan pembiaran, maka Kapolda Sumut harus mengganti dengan Kapolres yang baru,” tukasnya.
‎
‎Ia selanjutnya mendorong Propam Polda Sumut atau tim khusus melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap jajaran Polres Serdang Bedagai apabila terdapat laporan atau informasi yang dinilai perlu ditindaklanjuti.
‎
‎Menurutnya, pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan apakah dugaan maraknya perjudian terjadi karena lemahnya pengawasan, kelalaian, atau adanya keterlibatan oknum tertentu.
‎
‎Hasil pemeriksaan, lanjutnya, juga harus disampaikan secara transparan kepada masyarakat dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum, asas praduga tak bersalah, serta aturan mengenai keterbukaan informasi publik.
‎
‎Jika dugaan aktivitas togel tersebut benar masih berlangsung, lanjut Okto, pertanyaan utamanya bukan hanya siapa penulisnya, tetapi siapa yang mengendalikan jaringan, dari mana aliran dananya, serta apakah terdapat pihak yang melindungi aktivitas tersebut.
‎
‎Okto yang juga advokat tersebut menegaskan Polres Serdang Bedagai dan Polda Sumut diharapkan memberikan penjelasan terbuka mengenai langkah penyelidikan dan penindakan yang telah maupun akan dilakukan.
‎
‎Sebelumnya, Kapolres Sergai AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak menyatakan pihaknya akan melakukan klarifikasi terkait penyebutan nama tersebut.
‎
‎Hal itu disampaikan AKBP Sah Udur saat dikonfirmasi awak media pada Senin (5/10/2026).
‎
‎“Baik, kami kroscek ke Pak Bongotan Siburian,” ujar AKBP Sah Udur.
‎
‎Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kepolisian akan terlebih dahulu melakukan pengecekan dan klarifikasi terhadap informasi yang beredar, termasuk terkait nama oknum dalam pemberitaan.
‎
‎Keseriusan itu pun makin ditunjukkan oleh Kapolres yang baru bertugas di Serdang Bedagai ini tatkala disinggung mengenai juru tulis togel masih terus menulis di lapangan, apakah akan dikroscek atau dikonfrontir juga ke jurtul tersebut? Dia juga akan melidik para jurtul yang masih beroperasi di kedai-kedai.
‎
‎Kapolres Sergai juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap para juru tulis (jurtul) togel yang masih beroperasi di sejumlah kedai-kedai atau lokasi tertentu.
‎
‎Saat ditanya apakah keberadaan para jurtul tersebut juga akan dikroscek, AKBP Sah Udur menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan di lapangan.
‎
‎“Jurtul akan kami lidik, namun karena ada penyebutan nama yang pasti kami bisa langsung kroscek,” tegasnya.
‎
‎Polres Sergai menyatakan akan menindaklanjuti informasi mengenai dugaan aktivitas togel, baik dengan melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak tertentu maupun penyelidikan terhadap aktivitas para jurtul di lapangan.
‎
‎Dipemberitaan sebelumnya, seorang oknum wakil rakyat dari Kabupaten Deli Serdang disinyalir melenceng dari fungsinya setelah mencuat kabar miring mengenai dugaan aktivitas ilegal yang melibatkan anggota DPRD Deli Serdang (aktif) BS alias Bongotan Siburian alias Oppung sebagai pemodal dalam perjudian togel.
‎
‎BS alias Bongotan Siburian alias Oppung merupakan legislator asal partai NasDem yang juga merupakan ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Deli Serdang setelah meraup suara masyarakat untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 1 pada Pemilu 2024 mencakup wilayah Kecamatan Lubuk Pakam, Pagar Merbau, Galang, Beringin, dan Pantai Labu.
‎
‎Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memiliki tiga fungsi utama dalam sistem pemerintahan daerah yakni berfungsi dalam pembentukan Peraturan Daerah (Perda) berfungsi merancang anggaran serta berfungsi sebagai pengawasan.
‎
‎Ironisnya, oknum anggota DPRD Deli Serdang yang baru terpilih itu malah diduga terseret dalam pusaran skandal perjudian. Bukannya menjalankan fungsinya sebagai pengawasan malah diduga ikut mengambil keuntungan pribadi dari atas pembodohan terhadap masyarakat.
‎
‎Upaya konfirmasi mengenai adanya informasi dari warga yang menyebutkan secara spesifik bahwa bandar atau pemodal jalannya praktik perjudian di Deli Serdang maupun di Serdang Bedagai aktor utamanya bernama Bongotan Siburian, mengenai pertanyaan wartawan, alih-alih ditanggapi lazimnya wakil rakyat yang merakyat, malah memutus komunikasi dengan cara memblokir kontak wartawan.
‎
‎Hal itu diketahui, setelah sebelumnya wartawan telah melayangkan konfirmasi resmi kepada Bongotan Siburian. Pesan konfirmasi tampak diterima dengan tanda pesan terkirim centang garis dua. Tetapi setelah tidak mendapatkan respons apapun, kru media kembali mengkonfirmasi lanjutan dan ternyata pesan tidak terkirim dengan tanda centang satu.

(Red/tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pendapatan Pemkab Deli Serdang dari Sektor Retribusi “Terjun Bebas,” Marak Bangunan Berdiri Tanpa Izin, Salah Satunya di Desa Suka Maju

17 September 2026 - 10:53 WIB

Terungkap!!! Peredaran Judi Togel Marak Diduga Dikendalikan Oknum Kades, Polres Dairi Kehilangan ‘Taji’ DPRD Sumut Angkat Suara

16 September 2026 - 21:29 WIB

“Kasus Anak 13 Tahun Jadi Sorotan, Praktisi Hukum: Jika Bukti Cukup, Tangkap! Jangan Persulit Keluarga Korban”

15 September 2026 - 14:58 WIB

Kapolres Dairi Dinilai Lihai Dihadapan Kamera, Buktinya Judi Togel Milik Oknum Kades Masih Leluasa Meresahkan Masyarakat

15 September 2026 - 13:18 WIB

Polres Dairi Belum Sepenuhnya Membersihkan Aktivitas Perjudian yang Meresahkan Masyarakat, Ini Buktinya..

11 September 2026 - 14:11 WIB

Trending di HUKUM