Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Imigrasi Belawan Kawal Deportasi Tiga WN China, Tegaskan Penegakan Hukum Keimigrasian Secara Profesional dan Humanis Imigrasi Belawan Perkuat Sinergi dengan Pendawa di Puncak Milad ke-27 Kapolres Binjai Pimpin Giat Audit dan Pengawasan SPPG di Sendang Rejo Diduga Bandar Sabu Diciduk di Warung, 4 Paket 0,65 Gram dan Timbangan Elektrik Diamankan Polres Samosir Buka Kartu! Narkoba, Illegal Logging, Pencurian hingga Dugaan Kejahatan Seksual Anak Diungkap Geger! Bus Wisatawan Masuk Permukiman Warga di Boho Samosir, 26 Penumpang Terluka

Pendidikan

Walikota Medan Riko Waas Dinas PKPCKTR Medan Soal Perencanaan dan Perawatan Aset

badge-check


					Walikota Medan Riko Waas Dinas PKPCKTR Medan Soal Perencanaan dan Perawatan Aset Perbesar

Bedahkasus.com, Medan – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pembangunan dimulai dengan perencanaan yang baik berlandaskan data dan riset, dieksekusi dengan sempurna, dan setelah selesai aset itu dirawat dengan baik.

Penekanan ini disampaikan Wali Kota saat memimpin rapat dengan jajaran Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan, Selasa (8/4) di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan.

Dalam rapat yang diikuti Sekda Wiriya Alrahman, Asisten Administrasi Umum Ferry Ichsan, Asisten Ekbang H. Agus Suriyono, Kepala Bappeda Benny Iskandar, dan Plt. Kadis PKPCKTR Melvin Marlabayana beserta para kepala bidang itu, Wali Kota juga menekankan agar ini Dinas ini dapat melayani pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang cepat, memudahkan, dan tidak membingungkan masyarakat.

“Harapan kami rekan-rekan dapat bekerja secara profesional, efisien, dan tidak membuat masalah yang sejatinya tidak perlu terjadi,” pesannya.

Terkait perawatan, Rico Waas mengatakan membangun sama sulitnya dengan merawat. Wali Kota mencontohkan Gedung Warenhuis yang telah direvitalisasi dan kini menjadi aset baru Pemko Medan.

Dia menyebutkan harus dipikirkan bagaimana merawat aset Gedung Warenhuis. Selain itu perlu dilakukan pembenahan hasil pekerjaan yang belum maksimal atau sudah rusak.

“Kita butuh update aset yang telah kita bangun. Bagaimana solusinya dan secepatnya kita serahterimakan kepada perangkat daerah yang mengelolanya,” sebutnya.

Rico Waas mengingatkan pihak Dinas PKPCKTR agar memperhatikan puing-puing pekerjaan di Stadion Kebun Bunga yang masih berserakan. Dia juga menyayangkan ada tumbuhan vertikal yang mati karena tidak dirawat.

Dia menegaskan, seluruh aset telah terbangun harus dijaga dan dirawat. Jangan hanya membuat, tetapi mengabaikan perawatan.

“Buatlah karya kita berumur panjang, bukan hanya satu dua tahun,” tandasnya.

Dia mengingatkan agar pihak Dinas PKPCKTR tidak sungkan menyampaikan kendala yang dihadapi kepada pimpinan. Karena, Dinas PKPCKTR juga merupakan bagian dari Pemko Medan.

(Ris).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Bandar Sabu Diciduk di Warung, 4 Paket 0,65 Gram dan Timbangan Elektrik Diamankan

22 September 2026 - 16:53 WIB

Dari Ruang Belajar Menuju Profesi, PERATIN Membuka Jalan bagi Calon Advokat Muda

16 September 2026 - 11:59 WIB

Strategi Pengiriman Barang dari Medan untuk Mendukung Distribusi Bisnis

14 September 2026 - 10:09 WIB

OTT KPK di Unsoed Momen KPK Telisik Kasus Dugaan Korupsi Obyek Kebondalem, Purwokerto

7 September 2026 - 11:26 WIB

Program MBG Polresta Deli Serdang Menjangkau Pelajar hingga Balita

29 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Trending di Pendidikan