Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Kepastian Hukum Kasus Pin Emas DPRD Samosir Diuji, Pengamat Minta Penanganan Transparan Aroma Solar Menyengat dari Gudang di Manunggal, Dugaan Penimbunan BBM Subsidi Jadi Sorotan Ditengah Kelangkaan BBM, Diduga Gudang Penimbunan Solar Subsidi Beroperasi di Labuhan Deli Euforia Perempat Final Piala Dunia 2026, Jajaran Kodim 0501/Jakarta Pusat Pererat Kebersamaan Melalui Nobar Bersama Masyarakat Undercover Buy, Satnarkoba Polres Sergai Tangkap Pengedar Sabu di Pantai Cermin Team GAMA Polres Sergai Raih Juara II Turnamen Esport Kapolri Cup Polda Sumut

Pendidikan

Walikota Medan Riko Waas Dinas PKPCKTR Medan Soal Perencanaan dan Perawatan Aset

badge-check


					Walikota Medan Riko Waas Dinas PKPCKTR Medan Soal Perencanaan dan Perawatan Aset Perbesar

Bedahkasus.com, Medan – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pembangunan dimulai dengan perencanaan yang baik berlandaskan data dan riset, dieksekusi dengan sempurna, dan setelah selesai aset itu dirawat dengan baik.

Penekanan ini disampaikan Wali Kota saat memimpin rapat dengan jajaran Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan, Selasa (8/4) di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan.

Dalam rapat yang diikuti Sekda Wiriya Alrahman, Asisten Administrasi Umum Ferry Ichsan, Asisten Ekbang H. Agus Suriyono, Kepala Bappeda Benny Iskandar, dan Plt. Kadis PKPCKTR Melvin Marlabayana beserta para kepala bidang itu, Wali Kota juga menekankan agar ini Dinas ini dapat melayani pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang cepat, memudahkan, dan tidak membingungkan masyarakat.

“Harapan kami rekan-rekan dapat bekerja secara profesional, efisien, dan tidak membuat masalah yang sejatinya tidak perlu terjadi,” pesannya.

Terkait perawatan, Rico Waas mengatakan membangun sama sulitnya dengan merawat. Wali Kota mencontohkan Gedung Warenhuis yang telah direvitalisasi dan kini menjadi aset baru Pemko Medan.

Dia menyebutkan harus dipikirkan bagaimana merawat aset Gedung Warenhuis. Selain itu perlu dilakukan pembenahan hasil pekerjaan yang belum maksimal atau sudah rusak.

“Kita butuh update aset yang telah kita bangun. Bagaimana solusinya dan secepatnya kita serahterimakan kepada perangkat daerah yang mengelolanya,” sebutnya.

Rico Waas mengingatkan pihak Dinas PKPCKTR agar memperhatikan puing-puing pekerjaan di Stadion Kebun Bunga yang masih berserakan. Dia juga menyayangkan ada tumbuhan vertikal yang mati karena tidak dirawat.

Dia menegaskan, seluruh aset telah terbangun harus dijaga dan dirawat. Jangan hanya membuat, tetapi mengabaikan perawatan.

“Buatlah karya kita berumur panjang, bukan hanya satu dua tahun,” tandasnya.

Dia mengingatkan agar pihak Dinas PKPCKTR tidak sungkan menyampaikan kendala yang dihadapi kepada pimpinan. Karena, Dinas PKPCKTR juga merupakan bagian dari Pemko Medan.

(Ris).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mantan Penyidik KPK: Aktor Intelektual Korupsi Suplai Batu Bara Pemicu Blackout Listrik Harus Ditangkap

8 Juli 2026 - 23:01 WIB

Metro Jaya Gelar Randurlap, Bagikan Makanan Gratis Poldadi Bundaran HI

5 Juli 2026 - 18:54 WIB

Doa Lintas Agama Jadi Momentum Perkuat Sinergi Jelang HUT Bhayangkara ke-80 di Samosir

30 Juni 2026 - 12:50 WIB

Presiden KSBSI Elly Rosida Silaban Apresiasi Kepercayaan Publik terhadap Polri, Harap Tetap Menjadi Sahabat Buruh

30 Juni 2026 - 12:35 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Dugaan Penyekapan di Mau Print Sesuai Prosedur

30 Juni 2026 - 12:31 WIB

Trending di Pendidikan