Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak PLT BKPSDM Nias Selatan Tegaskan Penempatan PPPK Berdasarkan Pemetaan Jabatan OPD Sungai Sei Ular Diporak Porandakan Mafia Tambang Ilegal, Masyarakat Nantikan Ketegasan Bobby Nasution Bupati Samosir Beserta Tim Temui Menkes RI Bahas Penguatan Pelayanan Kesehatan Pemkab Samosir Tegaskan Kondisi Ekonomi Terus Membaik, Capaian Makro 2021–2025 Jadi Bukti Nyata Pelantikan ASN Samosir 2026 Dinilai Minim Keterbukaan,Sekda Belum Beri Penjelasan Terungkap !! Kapolresta Deli Serdang “Bersikukuh” Membiarkan Paktik Perjudian Beroperasi di Desa Bakaran Batu Ada Apa?

HUKUM

RAGUSTA TEMPE Produksi Warga Binaan Rutan Kelas I Medan Berhasil Masuk Program Dapur MBG

badge-check


					RAGUSTA TEMPE Produksi Warga Binaan Rutan Kelas I Medan Berhasil Masuk Program Dapur MBG Perbesar

Bedahkasus.com, Medan – Program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan kembali menunjukkan hasil positif. Produk tempe hasil karya warga binaan yang diberi nama RAGUSTA TEMPE kini berhasil menembus pasar dan dipercaya menjadi salah satu pemasok bahan pangan ke Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) yang bertempat di Jl. Lembaga Pemasyarakatan. Rabu (17/12/2025).

Melalui kegiatan produksi yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan, warga binaan Rutan Kelas I Medan mampu menghasilkan tempe berkualitas yang memenuhi standar kebutuhan dapur MBG. Setiap minggunya, RAGUSTA TEMPE secara rutin menyuplai sebanyak 220 batang tempe dengan total berat mencapai kurang lebih 106 kilogram.

Keberhasilan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Rutan Kelas I Medan dalam melaksanakan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, khususnya di bidang ketahanan pangan dan kewirausahaan. Selain memberikan keterampilan produksi, kegiatan ini juga membekali warga binaan dengan pengetahuan tentang manajemen usaha, kualitas produk, serta kedisiplinan kerja.

Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya menyampaikan bahwa masuknya RAGUSTA TEMPE ke dapur MBG menjadi bukti bahwa hasil karya warga binaan mampu bersaing dan diterima oleh masyarakat. “Alhamdulillah tempe produksi warga binaan kita berhasil masuk untuk menyuplai kebutuhan tempe di dapur MBG. Hal ini membuktikan bahwa hasil karya warga binaan mampu bersaing dan diterima oleh masyarakat sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk mempersiapkan warga binaan agar memiliki bekal keterampilan dan kepercayaan diri saat kembali ke tengah masyarakat.” Ujar Andi Surya.

Melalui kerja sama ini, Rutan Kelas I Medan berharap program pembinaan kemandirian terus berkembang dan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.

(Gayus HTB).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terungkap !! Kapolresta Deli Serdang “Bersikukuh” Membiarkan Paktik Perjudian Beroperasi di Desa Bakaran Batu Ada Apa?

14 Januari 2026 - 18:57 WIB

Polsek Labuhan Ruku Dinilai Tak Berdaya Tindak Judi Ikan-ikan, Diduga Terkait Oknum TNI Berinisial DS

14 Januari 2026 - 17:32 WIB

Perjudian Meja Ikan – ikan Logo Mahjong Mendapat Restu Terselubung di Medan Tuntungan Diduga Dikendalikan Oknum TNI

8 Januari 2026 - 15:58 WIB

Sudah Dinikmati Publik, Pembayaran Mandek: Kontraktor Ancam Gugat RSUD Djoelham

19 Desember 2025 - 23:34 WIB

10 Tahun Mangkrak, Kasus Serobot Lahan Minta Buka Kembali

17 Desember 2025 - 12:11 WIB

Trending di HUKUM