Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Sistem APAR Modern Kini Dilengkapi Teknologi Monitoring untuk Meningkatkan Keamanan Operasional Gerebek Lapak Narkoba di Perbaungan, Satres Narkoba Polres Sergai Amankan Dua Pengedar MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri Kortastipidkor Polri Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes Sinergi TNI, Polri dan Warga Perkuat Keamanan Malam, Koramil 01/Jatinegara Gelar Patroli Keliling Wilayah Bambang Rukminto Dorong Pengusutan Dugaan Korupsi DMO Batu Bara Dilakukan Secara Komprehensif

HUKUM

RAGUSTA TEMPE Produksi Warga Binaan Rutan Kelas I Medan Berhasil Masuk Program Dapur MBG

badge-check


					RAGUSTA TEMPE Produksi Warga Binaan Rutan Kelas I Medan Berhasil Masuk Program Dapur MBG Perbesar

Bedahkasus.com, Medan – Program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan kembali menunjukkan hasil positif. Produk tempe hasil karya warga binaan yang diberi nama RAGUSTA TEMPE kini berhasil menembus pasar dan dipercaya menjadi salah satu pemasok bahan pangan ke Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) yang bertempat di Jl. Lembaga Pemasyarakatan. Rabu (17/12/2025).

Melalui kegiatan produksi yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan, warga binaan Rutan Kelas I Medan mampu menghasilkan tempe berkualitas yang memenuhi standar kebutuhan dapur MBG. Setiap minggunya, RAGUSTA TEMPE secara rutin menyuplai sebanyak 220 batang tempe dengan total berat mencapai kurang lebih 106 kilogram.

Keberhasilan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Rutan Kelas I Medan dalam melaksanakan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, khususnya di bidang ketahanan pangan dan kewirausahaan. Selain memberikan keterampilan produksi, kegiatan ini juga membekali warga binaan dengan pengetahuan tentang manajemen usaha, kualitas produk, serta kedisiplinan kerja.

Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya menyampaikan bahwa masuknya RAGUSTA TEMPE ke dapur MBG menjadi bukti bahwa hasil karya warga binaan mampu bersaing dan diterima oleh masyarakat. “Alhamdulillah tempe produksi warga binaan kita berhasil masuk untuk menyuplai kebutuhan tempe di dapur MBG. Hal ini membuktikan bahwa hasil karya warga binaan mampu bersaing dan diterima oleh masyarakat sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk mempersiapkan warga binaan agar memiliki bekal keterampilan dan kepercayaan diri saat kembali ke tengah masyarakat.” Ujar Andi Surya.

Melalui kerja sama ini, Rutan Kelas I Medan berharap program pembinaan kemandirian terus berkembang dan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.

(Gayus HTB).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri

10 Juli 2026 - 10:28 WIB

Memutus Perkara, Padahal Diduga Masih Dalam Sanksi Non Palu Selama 6 Bulan, Oknum Hakim di PN Medan di Laporkan Ke Komisi Yudisial

9 Juli 2026 - 19:18 WIB

Belum Tuntas di Polres, Kini Muncul Dugaan Penggunaan Pin Berbeda oleh Seorang Anggota DPRD Samosir, Publik Pertanyakan Keberadaan Pin Emas Resmi

6 Juli 2026 - 21:12 WIB

Gudang Solar Misterius di Tengah Permukiman Manunggal, Warga Khawatir Ledakan

30 Juni 2026 - 10:36 WIB

Menjelang HUT Bhayangkara ke-80, Publik Menanti Ketegasan Pengusutan Polemik Pin Emas DPRD Samosir

29 Juni 2026 - 11:40 WIB

Trending di HUKUM