Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Operasi Gabungan Imigrasi Belawan Temukan WNA dengan Beragam Izin Tinggal Tim Sergap Polres Asahan Amankan 10 Remaja Diduga Hendak Tawuran, Sajam dan 6 Sepeda Motor Diamankan Respons Cepat Polda Sumut, 96 Kasus Curas-Curat Terungkap dalam Tiga Hari di Sumut Sat PJR Induk Sumbar 2 Gencarkan Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas, Ajak Masyarakat Jadikan Tertib sebagai Budaya Kualitas Udara Memburuk, Pengendara Diimbau Gunakan Masker dan Tingkatkan Kewaspadaan Ditlantas Polda Sumbar Gelar Aksi Donor Darah Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

HUKUM

RAGUSTA TEMPE Produksi Warga Binaan Rutan Kelas I Medan Berhasil Masuk Program Dapur MBG

badge-check


					RAGUSTA TEMPE Produksi Warga Binaan Rutan Kelas I Medan Berhasil Masuk Program Dapur MBG Perbesar

Bedahkasus.com, Medan – Program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan kembali menunjukkan hasil positif. Produk tempe hasil karya warga binaan yang diberi nama RAGUSTA TEMPE kini berhasil menembus pasar dan dipercaya menjadi salah satu pemasok bahan pangan ke Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) yang bertempat di Jl. Lembaga Pemasyarakatan. Rabu (17/12/2025).

Melalui kegiatan produksi yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan, warga binaan Rutan Kelas I Medan mampu menghasilkan tempe berkualitas yang memenuhi standar kebutuhan dapur MBG. Setiap minggunya, RAGUSTA TEMPE secara rutin menyuplai sebanyak 220 batang tempe dengan total berat mencapai kurang lebih 106 kilogram.

Keberhasilan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Rutan Kelas I Medan dalam melaksanakan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, khususnya di bidang ketahanan pangan dan kewirausahaan. Selain memberikan keterampilan produksi, kegiatan ini juga membekali warga binaan dengan pengetahuan tentang manajemen usaha, kualitas produk, serta kedisiplinan kerja.

Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya menyampaikan bahwa masuknya RAGUSTA TEMPE ke dapur MBG menjadi bukti bahwa hasil karya warga binaan mampu bersaing dan diterima oleh masyarakat. “Alhamdulillah tempe produksi warga binaan kita berhasil masuk untuk menyuplai kebutuhan tempe di dapur MBG. Hal ini membuktikan bahwa hasil karya warga binaan mampu bersaing dan diterima oleh masyarakat sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk mempersiapkan warga binaan agar memiliki bekal keterampilan dan kepercayaan diri saat kembali ke tengah masyarakat.” Ujar Andi Surya.

Melalui kerja sama ini, Rutan Kelas I Medan berharap program pembinaan kemandirian terus berkembang dan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.

(Gayus HTB).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pendapatan Pemkab Deli Serdang dari Sektor Retribusi “Terjun Bebas,” Marak Bangunan Berdiri Tanpa Izin, Salah Satunya di Desa Suka Maju

17 September 2026 - 10:53 WIB

Terungkap!!! Peredaran Judi Togel Marak Diduga Dikendalikan Oknum Kades, Polres Dairi Kehilangan ‘Taji’ DPRD Sumut Angkat Suara

16 September 2026 - 21:29 WIB

“Kasus Anak 13 Tahun Jadi Sorotan, Praktisi Hukum: Jika Bukti Cukup, Tangkap! Jangan Persulit Keluarga Korban”

15 September 2026 - 14:58 WIB

Kapolres Dairi Dinilai Lihai Dihadapan Kamera, Buktinya Judi Togel Milik Oknum Kades Masih Leluasa Meresahkan Masyarakat

15 September 2026 - 13:18 WIB

Polres Dairi Belum Sepenuhnya Membersihkan Aktivitas Perjudian yang Meresahkan Masyarakat, Ini Buktinya..

11 September 2026 - 14:11 WIB

Trending di HUKUM