Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Markas Penimbunan BBM Bersubsidi Terendus, Polisi dan Pertamina Diminta Tindak Gudang Penimbunan BBM di Pasar IX Labuhan Deli Euforia Perempat Final Piala Dunia 2026, Jajaran Kodim 0501/Jakarta Pusat Pererat Kebersamaan Melalui Nobar Bersama Masyarakat Undercover Buy, Satnarkoba Polres Sergai Tangkap Pengedar Sabu di Pantai Cermin Team GAMA Polres Sergai Raih Juara II Turnamen Esport Kapolri Cup Polda Sumut TSTH2 Didorong Jadi Pusat Inovasi Danau Toba, Pemkab Samosir Dukung Investasi Internasional Sistem APAR Modern Kini Dilengkapi Teknologi Monitoring untuk Meningkatkan Keamanan Operasional

Pendidikan

STM Nasional Wartawan Serukan Dukungan Penuh untuk Polisi Tegas

badge-check


					STM Nasional Wartawan Serukan Dukungan Penuh untuk Polisi Tegas Perbesar

Bedahkasus.com, Medan – Serikat Tolong Menolong (STM) Nasional Wartawan mendukung tindakan tegas Kepolisian dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat di Belawan, Sumatera utara.

Merupakan referensi yang luar biasa Akbp Oloan Siahaan, turun lapangan pada Sabtu (4/5/2025) dini hari demi suasana aman dan nyaman bagi masyarakat Belawan.
Tindakan tegas Polisi bagi pelaku tawuran adalah ultimatum untuk orang yang suka melakukan kejahatan, sehingga ada efek jera.

Hal itu dikatakan Pasrah Ketua STM Nasional wartawan kepada beberapa awak media di sekitaran Polrestabes Medan, Senin (5/5/2025).

“Sumut butuh penegak hukum yang berani dan tegas, serta orang mau bekerja keras demi terciptanya rasa aman bagi masyarakat”, sebut Pasrah.

Dia juga meminta agar Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto yang merupakan Kapolda Sumut, agar cinta kepada masyarakat yang membutuhkan Polisi pekerja keras sehingga mampu menciptakan suasana aman dan nyaman di setiap waktu.

“Bertahun sudah urusan tawuran di Medan sekitarnya tidak kunjung selesai, Apa Polisi kurang pintar, di kota medan lengkap intel Polsek, Polres, Polda, Mabes. Kok bisa tak selesai” ungkap Pasrah.

Menurut Pasrah, kurangnya dukungan dari pemimpin akan melemahkan semangat anggota dalam beraktivitas.

Bahkan bisa di anggap merupakan cara untuk menghancurkan kepercayaan masyarakat yang cinta Polisi.

Trauma akan menjadi suatu kelemahan besar bagi organisasi Kepolisian, karena akan membunuh respon kreatif anggota bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

Jika hal itu tidak segera di benahi, maka sangat kecil kemungkinan Sumut akan aman, tentram dan damai untuk makmur.
Pantauan saat ini, hampir setiap kampung maupun lingkungan di Kota Medan ada orang positif Narkoba, ada orang korban judi online.

Tak jarang mereka menjadi pelaku kejahatan yang bermoduskan masalah ekonomi.

Amatan di tengah masyarakat umumnya korban dari Narkotika dan Judi Online merupakan masyarakat yang ekonominya menengah kebawah.

Sehingga sering tidak mampu membeli barang haram (Narkotika), kemudian mencari segala cara termasuk melakukan tindak pidana kejahatan agar bisa membeli Narkotika atau main judi Online.

Untuk itu Pasrah berharap agar Kapolda Sumut membuat strategi Jitu menyelesaikan itu semua. “Masyarakat tidak butuh laporan pencapaian masyarakat hanya butuh aman, nyaman”, sebut Pasrah.

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mantan Penyidik KPK: Aktor Intelektual Korupsi Suplai Batu Bara Pemicu Blackout Listrik Harus Ditangkap

8 Juli 2026 - 23:01 WIB

Metro Jaya Gelar Randurlap, Bagikan Makanan Gratis Poldadi Bundaran HI

5 Juli 2026 - 18:54 WIB

Doa Lintas Agama Jadi Momentum Perkuat Sinergi Jelang HUT Bhayangkara ke-80 di Samosir

30 Juni 2026 - 12:50 WIB

Presiden KSBSI Elly Rosida Silaban Apresiasi Kepercayaan Publik terhadap Polri, Harap Tetap Menjadi Sahabat Buruh

30 Juni 2026 - 12:35 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Dugaan Penyekapan di Mau Print Sesuai Prosedur

30 Juni 2026 - 12:31 WIB

Trending di Pendidikan