Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Kepastian Hukum Kasus Pin Emas DPRD Samosir Diuji, Pengamat Minta Penanganan Transparan Aroma Solar Menyengat dari Gudang di Manunggal, Dugaan Penimbunan BBM Subsidi Jadi Sorotan Ditengah Kelangkaan BBM, Diduga Gudang Penimbunan Solar Subsidi Beroperasi di Labuhan Deli Euforia Perempat Final Piala Dunia 2026, Jajaran Kodim 0501/Jakarta Pusat Pererat Kebersamaan Melalui Nobar Bersama Masyarakat Undercover Buy, Satnarkoba Polres Sergai Tangkap Pengedar Sabu di Pantai Cermin Team GAMA Polres Sergai Raih Juara II Turnamen Esport Kapolri Cup Polda Sumut

Pendidikan

Seorang Ibu di Tapanuli Utara Meminta Polisi Menangkap Pelaku Pelecehan Anak Dibawah Umur

badge-check


					Seorang Ibu di Tapanuli Utara Meminta Polisi Menangkap Pelaku Pelecehan Anak Dibawah Umur Perbesar

Bedahkasus.com, Tapanuli Utara– Orang tua korban dugaan pelecehan anak dibawah umur meminta Polisi menangkap terduga pelaku pelecehan, Kepada wartawan orang tua korban menerangkan sudah membuat laporan ke Polres Tapanuli Utara pada tanggal 21 Januari 2025 lalu namun hingga saat ini pelaku tak kunjung ditangkap.

” Kemarin kami buat laporan. Sudah di visum, sudah dimintai keterangan, tapi masih juga tidak ada tindak lanjut penangkapan terduga pelaku,” ujar orang tua korban inisial SS, Jum’at (25/04/2025).

Orang tua mana di muka bumi ini yang sanggup mendengar putrinya yang masih umur balita dinodai secara keji, begini ucapnya berurai air mata.

” Saya memohon, kami warga lemah yang buta hukum tolong berikan kami keadilan. Anak saya masih trauma, dan kesakitan dari kemalu*nnya ” katanya.

Seorang balita usia empat tahun setengah sebut saja namanya Butet, diduga dilecehkan oleh orang yang tak bertanggung jawab di kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Peristiwa ini disebutkan terjadi pada tanggal 19 Januari 2025 sekira pukul 17.00 wib. Berawal dari keluhan Butet kepada orang tuanya inisial SS bahwa korban mengeluhkan kesakitan dari arah kemaluannya, kemudian ibu korban membawa putrinya ke dokter di puskesmas terdekat dari hasil pemeriksaan menerangkan bahwa dikemaluan terdapat luka yang serius hingga mengalami rasa sakit.

Mendengar keluhan Butet membuat perasaan SS seperti dicabik – cabik dan rasa sakit yang mendalam. Apalagi penuturan anaknya yang masih lugu ditambah tak bisa bicara bagian dari dalam rongga mulut dari kecil hanya menunjuk dengan memakai tangan,” sambungnya.

Seorang Ibu di kabupaten Tapanuli Utara Meminta Polisi Menangkap Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur.

Kita berharap terduga pelaku segera ditangkap, karena perlakuan ini tidak dapat ditoleransi.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Tapanuli Utara melalui Kanit PPA BRIPKA Indra T.S Nababan mengatakan, Kalau posisi kasus masih tahap penyelidikan,” sebutnya

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mantan Penyidik KPK: Aktor Intelektual Korupsi Suplai Batu Bara Pemicu Blackout Listrik Harus Ditangkap

8 Juli 2026 - 23:01 WIB

Metro Jaya Gelar Randurlap, Bagikan Makanan Gratis Poldadi Bundaran HI

5 Juli 2026 - 18:54 WIB

Doa Lintas Agama Jadi Momentum Perkuat Sinergi Jelang HUT Bhayangkara ke-80 di Samosir

30 Juni 2026 - 12:50 WIB

Presiden KSBSI Elly Rosida Silaban Apresiasi Kepercayaan Publik terhadap Polri, Harap Tetap Menjadi Sahabat Buruh

30 Juni 2026 - 12:35 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Dugaan Penyekapan di Mau Print Sesuai Prosedur

30 Juni 2026 - 12:31 WIB

Trending di Pendidikan