Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Patroli Brimob Polda Metro Jaya dan Perintis Presisi Cegah Tawuran di Koja, Tiga Pelaku Diamankan Aksi BEM UI di Bundaran HI Tak Ajukan Surat Pemberitahuan Resmi Babinsa Koramil 08/Duren Sawit Gelar Patroli dan Siskamling Keliling Bersama Komponen Masyarakat Kodim 0504/Jakarta Selatan Gelar Nobar Sepak Bola Gembira Bersama Masyarakat Menyapa dari Jantung Papua, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor

Pemerintah

Logistik Sumut Mulai Bangkit, Arus Peti Kemas Tumbuh 5% di Awal 2026

badge-check


					Logistik Sumut Mulai Bangkit, Arus Peti Kemas Tumbuh 5% di Awal 2026 Perbesar

Bedahkasus.com, Belawan– Aktivitas logistik di Sumatera Utara mulai menunjukkan tanda pemulihan pada awal

tahun ini. Di tengah tekanan rantai pasok global dan ketidakpastian perdagangan internasional, arus peti
kemas di Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung justru mencatatkan pertumbuhan.

PT Prima Multi Terminal (PMT) melaporkan volume peti kemas hingga Maret 2026 mencapai 168.478
TEUs, atau meningkat sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan ini mencerminkan mulai bergeraknya kembali distribusi barang, terutama untuk kebutuhan domestik dan ekspor dari wilayah barat Indonesia.

Pertumbuhan ditopang oleh aktivitas di Terminal 1 Belawan. Arus domestik tercatat mencapai 152.452
TEUs, naik 5 persen secara tahunan.

Peningkatan ini didorong oleh distribusi barang konsumsi dan bahan baku industri yang relatif stabil, seiring terjaganya daya beli masyarakat.

Sementara itu, lonjakan signifikan terjadi di Terminal 2 Kuala Tanjung pada segmen internasional.

Volume peti kemas internasional mencapai 5.579 TEUs atau tumbuh lebih dari dua kali lipat
dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan ini dipengaruhi oleh bertambahnya layanan pelayaran serta
meningkatnya aktivitas ekspor dari kawasan industri di Sumatera.

Direktur Utama PT Prima Multi Terminal, Rudi Susanto, mengatakan bahwa tren tersebut menjadi
indikasi awal membaiknya pergerakan ekonomi daerah, meskipun masih dibayangi tantangan global.

“Kami melihat adanya perbaikan arus barang, khususnya untuk komoditas ekspor dan distribusi
antardaerah.

Ini menunjukkan aktivitas industri mulai kembali bergerak, walau pelaku usaha tetap
berhati-hati menghadapi dinamika global,” ujarnya.

Di tengah isu gangguan rantai pasok global, pergeseran jalur perdagangan, serta penyesuaian jaringan
pelayaran internasional, pelabuhan dituntut meningkatkan efisiensi layanan.

Dari sisi operasional, PMT
mencatat perbaikan kinerja, antara lain rasio effective time terhadap berthing time (ET/BT) di Terminal
Belawan yang mencapai 85,95 persen.

Adapun di Kuala Tanjung, rasio ET/BT internasional sebesar
75,57 persen dan domestik 66,74 persen, yang seluruhnya menunjukkan tren peningkatan.

Perbaikan ini dilakukan melalui penataan area penumpukan, optimalisasi peralatan bongkar muat, serta
penguatan koordinasi operasional.

Efisiensi layanan dinilai menjadi kunci untuk menjaga daya saing
pelabuhan di tengah kompetisi regional yang semakin ketat.

Selain itu, upaya pemerintah menekan biaya logistik nasional dan mendorong ekspor berbasis hilirisasi
turut menjadi faktor pendukung. Namun,

pelaku industri masih menghadapi tantangan dari fluktuasi
permintaan global dan ketidakpastian ekonomi di sejumlah negara mitra dagang.

Di sisi lain, aspek keselamatan kerja juga menjadi perhatian. Perusahaan memperkuat implementasi
program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui standardisasi peralatan, inspeksi berkala, serta
pelatihan tenaga kerja dengan target nihil kecelakaan.

Rudi menambahkan, peran pelabuhan semakin penting dalam menjaga kelancaran distribusi dan
mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. “Keandalan layanan pelabuhan akan berpengaruh langsung .

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi BEM UI di Bundaran HI Tak Ajukan Surat Pemberitahuan Resmi

14 Juni 2026 - 20:15 WIB

Dijual Dulu, Dikembalikan Kemudian: Apakah Aset Negara Bisa “Disulap” Seolah Tak Pernah Hilang?

11 Juni 2026 - 15:30 WIB

Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

10 Juni 2026 - 10:29 WIB

Ketua FKDM Pastikan Tangsel Aman, Warga Diimbau Bijak Sikapi Informasi

28 Mei 2026 - 19:13 WIB

Arus Peti Kemas di Sumatera Utara Meningkat, Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung Tunjukkan Pemulihan Logistik

28 Mei 2026 - 15:58 WIB

Trending di Pemerintah