Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Polda Metro Jaya Tangkap Enam Pelaku Curas yang Buntuti Nasabah Bank Hasil Olah Tkp Penembakan di Pintu Masuk FBLB, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan EG dan PN Polri Perkuat Layanan Publik yang Mudah, Cepat dan Responsif melalui SuperApp Polri Kapolri Tutup E-SPORTS Kapolri Cup 2026, Ajak Generasi Muda Jadi Duta Kamtibmas Dan Aktif Laporkan Gqngguan Ke 110 Koramil 01/Jatinegara Gelar Patroli/Siskamling Jaga Kamtibmas Bersama Komduk Bukan Hanya PWI, Masyarakat Samosir Angkat Suara: Ada Apa dengan Akses Wartawan di Festival Tao Toba Jou-Jou?

Kepolisian

Kapolri Tutup E-SPORTS Kapolri Cup 2026, Ajak Generasi Muda Jadi Duta Kamtibmas Dan Aktif Laporkan Gqngguan Ke 110

badge-check


					Kapolri Tutup E-SPORTS Kapolri Cup 2026, Ajak Generasi Muda Jadi Duta Kamtibmas Dan Aktif Laporkan Gqngguan Ke 110 Perbesar

Bedahkasus.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. resmi menutup E-Sports Kapolri Cup 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (9/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menerima tiga penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sekaligus mengajak generasi muda menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tiga Rekor MURI tersebut yakni Defile Cosplay Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 117 peserta, Kompetisi Keamanan Siber Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 734 peserta, serta Pengukuhan Duta Kamtibmas Siber kepada Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 27.686 peserta.

Kapolri mengapresiasi antusiasme para peserta yang mencapai 35.936 orang dari 34 Polda dan 403 Polres. Menurutnya, perkembangan e-sports saat ini tidak lagi sekadar permainan, tetapi telah berkembang menjadi olahraga dengan potensi prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya melihat bahwa perkembangan dari esport ini sangat luar biasa. Dulu yang kita anggap ini sebagai suatu permainan, namun ternyata perlahan namun pasti ini tidak hanya berkembang menjadi suatu olahraga nasional, bahkan juga sudah beranjak kepada olahraga internasional. Dan pesertanya pun ternyata sangat-sangat besar,” ujar Kapolri.

Kapolri berharap kompetisi tersebut terus dikembangkan hingga mampu melahirkan lebih banyak talenta baru. Ia bahkan mendorong agar jumlah peserta pada tahun depan dapat meningkat hingga sepuluh kali lipat dengan menggelar kompetisi secara rutin di tingkat kewilayahan.

“Saya sampaikan dengan jumlah penggemar yang sangat luar biasa ini, pertanyaannya: bisa enggak tahun ini 35.936, tahun depan kali 10?” kata Kapolri.

Selain menjadi atlet dan talenta e-sports, Kapolri mengajak para peserta menjadi agen perubahan dan Duta Kamtibmas yang ikut mengajak generasi muda meninggalkan aktivitas kontraproduktif seperti tawuran, balap liar, dan vandalisme, serta mendorong kegiatan positif dan berprestasi.

Kapolri juga menitipkan pesan agar para Duta Kamtibmas ikut mencegah berbagai ancaman di ruang digital, seperti hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, perundungan, judi online, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Saya menitip pesan karena di dunia maya ini banyak sekali disalahgunakan. Baik untuk kegiatan-kegiatan negatif, apakah itu judi online, apakah itu game-game yang kemudian membahayakan generasi muda, dan juga model-model penipuan. Tolong bantu para Duta Kamtibmas ini untuk menginformasikan kepada teman-temannya yang ini berbahaya. Bila perlu, laporkan ke Pak Polisi,” tegas Kapolri.

Kapolri mendorong kolaborasi antara Polri, komunitas e-sports, dan platform digital dalam melakukan pencegahan kejahatan siber. Masyarakat juga diimbau tidak ragu melaporkan gangguan keamanan maupun indikasi kejahatan melalui kanal pengaduan Polri, termasuk layanan 110 dan kanal Patroli Siber.

E-Sports Kapolri Cup 2026 sendiri menghadirkan berbagai kompetisi, mulai dari Mobile Legends, Capture The Flag (CTF), Cosplay, Influencer Hunt, Trading Card Game hingga Youth Movement. Kapolri menilai kegiatan tersebut menjadi ruang positif untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, sportivitas, sekaligus literasi dan kesadaran keamanan digital generasi muda.

“Dengan melihat pertunjukan-pertunjukan yang ada, bagaimana tadi ditampilkan robotik, kemudian IoT, AI, saya yakin bahwa generasi-generasi kita betul-betul siap untuk mengisi dan menunjukkan bahwa kalian semua mampu untuk mengantarkan Indonesia ini menjadi generasi-generasi terbaik menuju visi Indonesia Emas 2045,” ujar Kapolri.

Rangkaian E-Sports Kapolri Cup 2026 kemudian secara resmi ditutup oleh Kapolri pada Minggu (9/8/2026) malam.

(Julius).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Metro Jaya Tangkap Enam Pelaku Curas yang Buntuti Nasabah Bank

10 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Hasil Olah Tkp Penembakan di Pintu Masuk FBLB, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan EG dan PN

10 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Polri Perkuat Layanan Publik yang Mudah, Cepat dan Responsif melalui SuperApp Polri

10 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Bukan Hanya PWI, Masyarakat Samosir Angkat Suara: Ada Apa dengan Akses Wartawan di Festival Tao Toba Jou-Jou?

10 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Kamera Wartawan Dibatasi di Panggung, Bukan Hanya PWI: Masyarakat dan IWO Samosir Kini Angkat Suara

10 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Trending di Kepolisian