Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Operasi Gabungan Imigrasi Belawan Temukan WNA dengan Beragam Izin Tinggal Tim Sergap Polres Asahan Amankan 10 Remaja Diduga Hendak Tawuran, Sajam dan 6 Sepeda Motor Diamankan Respons Cepat Polda Sumut, 96 Kasus Curas-Curat Terungkap dalam Tiga Hari di Sumut Sat PJR Induk Sumbar 2 Gencarkan Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas, Ajak Masyarakat Jadikan Tertib sebagai Budaya Kualitas Udara Memburuk, Pengendara Diimbau Gunakan Masker dan Tingkatkan Kewaspadaan Ditlantas Polda Sumbar Gelar Aksi Donor Darah Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

HUKUM

Kadis Kesehatan Samosir Pilih Bungkam soal Dugaan Skandal Perselingkuhan Pejabat Desa yang Menggemparkan Warga

badge-check


					Kadis Kesehatan Samosir Pilih Bungkam soal Dugaan Skandal Perselingkuhan Pejabat Desa yang Menggemparkan Warga Perbesar

Bedahkasus.com, Samosir – Publik Kabupaten Samosir dikejutkan oleh mencuatnya dugaan skandal moral yang diduga melibatkan seorang Kepala Desa berinisial TSP dari Kecamatan Palipi dan seorang bidan desa berinisial NAMH dari Kecamatan Harian.

Isu tersebut merebak setelah keduanya digerebek oleh warga bersama Pemerintah Desa Sait Nihuta di sebuah rumah kontrakan di wilayah Pangururan, Sabtu, 29 November 2025.

Penggerebekan Dibenarkan Pemerintah Desa

Kepala Desa Sait Nihuta, Aman Sitanggang, membenarkan adanya penggerebekan tersebut saat dikonfirmasi pada Senin (1/12/25). Ia menyebutkan bahwa tindakan itu diambil untuk merespons laporan dan keresahan masyarakat.

“Kami hanya menindaklanjuti laporan warga. Mereka sudah gelisah, jadi kami harus turun langsung,” ujarnya.

Diduga Tinggal Bersama dalam Satu Kontrakan

Aman menjelaskan bahwa kedua pihak diduga telah lama menempati rumah kontrakan tersebut dan dicurigai menjalin hubungan layaknya pasangan suami istri. Informasi awal yang diterima pihak desa juga menyebutkan bahwa Kepala Desa TSP sudah tidak tinggal serumah dengan istrinya.

Berita Acara Dibuat, Bidan NAMH Hadir dan Kooperatif

Sebagai langkah administratif, Pemerintah Desa menyusun berita acara dan surat pernyataan. Proses itu dihadiri bidan NAMH, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, serta sejumlah warga.

“Beliau datang, mengakui kekeliruannya, dan siap mengikuti keputusan desa. Kami masih menunggu kehadiran oknum kades agar keputusan tidak sepihak,” kata Aman.

Kepala Desa Berinisial TSP Belum Hadir untuk Klarifikasi

Berbeda dengan bidan desa, TSP hingga kini belum menghadiri proses klarifikasi meski telah dipanggil beberapa kali. Upaya komunikasi yang dilakukan pemerintah desa juga disebut belum mendapat respons.

Kadis Kesehatan Memilih Tidak Berkomentar

Saat dimintai tanggapan mengenai dugaan keterlibatan bidan desa dalam kasus ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir, Dina Hutapea, memilih tidak memberikan komentar, Jumat (5/12/25).

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Desa masih menunggu kehadiran TSP untuk memberikan klarifikasi resmi. Warga berharap kasus ini dapat diproses sesuai aturan, sekaligus menjadi evaluasi atas integritas aparatur pelayanan publik di Kabupaten Samosir.

(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pendapatan Pemkab Deli Serdang dari Sektor Retribusi “Terjun Bebas,” Marak Bangunan Berdiri Tanpa Izin, Salah Satunya di Desa Suka Maju

17 September 2026 - 10:53 WIB

Terungkap!!! Peredaran Judi Togel Marak Diduga Dikendalikan Oknum Kades, Polres Dairi Kehilangan ‘Taji’ DPRD Sumut Angkat Suara

16 September 2026 - 21:29 WIB

“Kasus Anak 13 Tahun Jadi Sorotan, Praktisi Hukum: Jika Bukti Cukup, Tangkap! Jangan Persulit Keluarga Korban”

15 September 2026 - 14:58 WIB

Kapolres Dairi Dinilai Lihai Dihadapan Kamera, Buktinya Judi Togel Milik Oknum Kades Masih Leluasa Meresahkan Masyarakat

15 September 2026 - 13:18 WIB

Polres Dairi Belum Sepenuhnya Membersihkan Aktivitas Perjudian yang Meresahkan Masyarakat, Ini Buktinya..

11 September 2026 - 14:11 WIB

Trending di HUKUM