Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Kajati Sumut: Perdamaian dan Pemaafan adalah Esensi Keadilan Restoratif dalam Kasus Pencurian Batubara Pendidikan Bintara Polri TA 2026 Resmi Dimulai di SPN Hinai, Wakapolda Sumut Tekankan Moral, Integritas, dan Pelayanan Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti Polda Metro Jaya Hormati Putusan PN Jaksel Tolak Praperadilan Kedua Roy Suryo Tiga Kapal Terbakar di Dermaga Kaliadem Muara Angke, Polisi Amankan Lokasi

HUKUM

Eksklusif: Dugaan Gudang Penimbunan Solar Subsidi di Labuhan Deli, Nama Mantan Kades Disebut Warga

badge-check

Bedahkasus.com, Labuhan Deli – Mantan Kepala Desa berinsial nama Mis disinyalir terlibat dalam kasus dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jalan Beringin Raya Pasar X, Dusun.VIII, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Informasi teranyar diperoleh dari narasumber media ini yang meminta namanya agar dirahasiakan demi alasan keamanan menandaskan bahwa, oknum Kades berinisial Mis selepas pensiun dari jabatannya sebagai kepala desa diduga ikut nimbrung dalam bisnis penimbunan BBM bersubsidi jenis solar.

” Warga taunya itu gudang minyak solar. Pemiliknya salah satunya mantan Kades inisial Mis ” ucap sumber media ini, Senin (20/07/2026)

Diduga kuat, celah dari selisih harga BBM jenis solar subsidi dengan harga solar industri terpaut selisih harga yang dapat digunakan untuk meraup keuntungan yang besar untuk diperjualbelikan kembali ke sejumlah perusahaan dengan harga industri.

Sementara itu, fenomena krisis BBM di wilayah Sumatera Utara belakangan ini mengalami gejolak ditengah masyarakat. Situasi terkini di daerah Kota Medan dan Deli Serdang sejumlah titik SPBU masih dipadati kendaraan roda dua maupun roda empat akibat kelangkaan minyak.

Disaat yang bersamaan, ditemukan gudang diduga menimbun BBM jenis solar dilahan tanah garapan, tepatnya di Jalan Beringin Raya Pasar X, Dusun Vlll, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Temuan ini tentunya berbanding terbalik dengan realita yang dialami oleh masyarakat. Warga rela mengantre berjam – jam untuk memperoleh BBM bersubsidi, sementara disisi lain ada dugaan oknum mafia migas leluasa melakukan dugaan penimbunan BBM tanpa takut sangsi hukum.

Lokasi gudang berada di Wilayah Hukum (Polres Pelabuhan Belawan) akan tetapi hingga saat ini, gudang dugaan penimbunan BBM jenis solar yang disubsidi pemerintah tersebut belum ditindak hingga saat ini.

Dikonfirmasi terpisah Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya Sembiring, melalui Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo mengenai adanya temuan dugaan penimbunan BBM bersubsidi pemerintah di wilayah kerjanya, akan tetapi Agus Purnomo belum memberikan tanggapan resmi hingga berita ini diturunkan oleh redaksi.

Menurut keterangan warga kepada wartawan menyebutkan bahwa, sebuah gudang tertutup berlapis yang berada di lokasi tersebut diduga kuat dijadikan tempat penimbunan BBM jenis solar dalam jumlah yang besar.

Warga sekitar mengungkapkan, aktivitas keluar-masuk kendaraan tangki ber lis biru pengangkut BBM kerap terjadi dilokasi terlebih di malam hari.

“Gudang itu sudah lama beroperasi. Kami tahu itu tempat penimbunan solar,” ungkap salah seorang warga.

Warga dilokasi menuturkan, gudang – gudang misterius marak di lahan garapan tersebut, dan rata – rata aktivitas disana jarang termonitor oleh Aparat Penegak Hukum (APH) maupun pemerintah setempat, mulai dari izin pergudangan maupun Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) ujar warga.

Namun hingga kini, aktivitas gudang tersebut terkesan tidak tersentuh oleh aparat penegak hukum.

“Baunya sangat kuat, menyengat hidung. Kami terganggu, apalagi kalau angin kencang,” kata warga lainnya.

Yang lebih mengkhawatirkan, lokasi gudang berada di kawasan padat penduduk serta dekat rumah ibadah, sehingga warga takut potensi kebakaran atau ledakan sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Kalau sampai terbakar, dampaknya bisa ke mana-mana. Rumah warga dekat semua,” tambah warga.

“Kami heran, kenapa bisa aman terus. Katanya ada yang membekingi,” ujar warga.

Masyarakat sekitar mendesak aparat Kepolisian, TNI, serta instansi terkait seperti Pertamina dan pemerintah daerah untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan penimbunan BBM ilegal ini.

Kru media ini mencoba mengkonfirmasi ke lokasi gudang yang berada di Pasar X, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli ini, akan tetapi kru media ini belum berhasil terhubung akibat pintu gerbang besi yang membubung tinggi selalu tertutup rapat.

Sampai saat ini, kru awak media ini masih berupaya memintai keterangan penanggungjawab pergudangan maupun pemilik gudang mengenai dugaan penyelewengan BBM di areal gudang tersebut

(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Menantikan Ketegasan Kombes Cornelis Mangarahon Simanjuntak Menumpas Praktik Perjudian di Kabupaten Humbahas

17 Juli 2026 - 20:29 WIB

Kejari Samosir Buka Babak Baru, Tiga Dugaan Penyimpangan di Sekretariat DPRD Masuk Tahap Puldata dan Pulbaket

17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Ditengah Krisis Pasokan BBM di Medan, Ditemukan Dugaan Penimbunan Minyak Bersubsidi, Polres Belawan Masih Enggan Menanggapi !

17 Juli 2026 - 13:33 WIB

Aktivis Pemuda Papua Dorong Dialog dan Penegakan Hukum Berjalan Beriringan di Papua

17 Juli 2026 - 11:26 WIB

Aroma Solar Menyengat dari Gudang di Pasar X Manunggal, Dugaan Penimbunan BBM Subsidi Jadi Sorotan

17 Juli 2026 - 10:34 WIB

Trending di HUKUM