Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Polres Samosir Buka Kartu! Narkoba, Illegal Logging, Pencurian hingga Dugaan Kejahatan Seksual Anak Diungkap Geger! Bus Wisatawan Masuk Permukiman Warga di Boho Samosir, 26 Penumpang Terluka Kapolres Binjai AKBP Bimo Moernanda Persempit Ruang Gerak Pengedar Sabu, Satu Pria Diamankan Kapolres Binjai Anjangsana dan Berikan Tali Asih kepada Personel yang Sakit Menahun Bambang Sah Nahkodai DPD FTI 1973 Sumut Periode 2026–2031, Kibarkan Roda-Roda Organisasi di Daerah Operasi Gabungan Imigrasi Belawan Temukan WNA dengan Beragam Izin Tinggal

HUKUM

Doa Lintas Agama, Kapolda Sumut : Kritik Jadi Energi, Polisi Hadir Untuk Masyarakat

badge-check


					Doa Lintas Agama, Kapolda Sumut : Kritik Jadi Energi, Polisi Hadir Untuk Masyarakat Perbesar

Bedahkasus.com, Medan – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam momentum Doa Lintas Agama yang digelar bersama Gubernur Sumut Bobby Nasution, Forkopimda, serta elemen masyarakat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Selasa (2/8).

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Whisnu menyampaikan pesan penting tentang disiplin, evaluasi, dan semangat kebersamaan seluruh pihak dalam mewujudkan Sumut yang kondusif.

“Disiplin harus terus ditingkatkan, lebih mahir, dan lebih baik lagi dalam melakukan tindakan-tindakan di lapangan. Kami dari kepolisian bersama pemerintah terus berupaya menjaga keamanan, termasuk saat ada kegiatan di DPR,” ujar Kapolda.

Kapolda juga mengakui bahwa dalam pelaksanaan tugas, masih ada anggota yang mungkin menghadapi kendala atau bahkan melakukan pelanggaran. Untuk itu, ia menekankan pentingnya perhatian dan pembinaan terhadap setiap personel.

“Jika ada anggota yang mengalami kendala atau sakit saat bertugas, akan tetap mendapat perhatian penuh. Saya berkomitmen memberikan yang terbaik agar mereka pulih dan kembali menjalankan tugas dengan baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Irjen Pol Whisnu menekankan keterbukaan Polri terhadap kritik masyarakat sebagai bahan evaluasi.

“Saya menyadari tidak bisa mengawasi langsung seluruh anggota di lapangan. Karena itu, kritik dan masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi saya untuk mengendalikan anggota agar bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Kapolda menegaskan bahwa orientasi utama Polri adalah keselamatan masyarakat. “Dari hati yang paling dalam, kami di kepolisian selalu berpikir bagaimana menyelamatkan masyarakat seluas-luasnya. Kita ingin menjaga agar Sumatera Utara tetap menjadi daerah percontohan di Indonesia, meskipun di daerah lain masih banyak terjadi situasi yang sulit diprediksi,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan bahwa dirinya bersama Gubernur Sumut Bobby Nasution secara intens berdiskusi untuk mencari solusi terbaik dalam menjaga kondusivitas.

“Saya bersama Bapak Gubernur terus berdiskusi, bahkan hingga larut malam, mencari cara terbaik untuk mengendalikan situasi dan menjaga kondusivitas. Saya yakin, dengan dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, maupun mahasiswa, kita bisa menjaga keamanan Sumatera Utara,” kata Whisnu.

Menutup pernyataannya, Kapolda menekankan pentingnya komunikasi dengan generasi muda.

“Kalau ada adik-adik pelajar atau mahasiswa yang terbawa emosi dalam aksi, tentu akan kita bina. Harapan saya, ke depan komunikasi bisa terus dibangun, sehingga aspirasi masyarakat dapat disampaikan dengan baik dan diterima secara adil. Polda Sumut akan terus berkomitmen melakukan perbaikan, menjaga keamanan, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pendapatan Pemkab Deli Serdang dari Sektor Retribusi “Terjun Bebas,” Marak Bangunan Berdiri Tanpa Izin, Salah Satunya di Desa Suka Maju

17 September 2026 - 10:53 WIB

Terungkap!!! Peredaran Judi Togel Marak Diduga Dikendalikan Oknum Kades, Polres Dairi Kehilangan ‘Taji’ DPRD Sumut Angkat Suara

16 September 2026 - 21:29 WIB

“Kasus Anak 13 Tahun Jadi Sorotan, Praktisi Hukum: Jika Bukti Cukup, Tangkap! Jangan Persulit Keluarga Korban”

15 September 2026 - 14:58 WIB

Kapolres Dairi Dinilai Lihai Dihadapan Kamera, Buktinya Judi Togel Milik Oknum Kades Masih Leluasa Meresahkan Masyarakat

15 September 2026 - 13:18 WIB

Polres Dairi Belum Sepenuhnya Membersihkan Aktivitas Perjudian yang Meresahkan Masyarakat, Ini Buktinya..

11 September 2026 - 14:11 WIB

Trending di HUKUM