Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Operasi Gabungan Imigrasi Belawan Temukan WNA dengan Beragam Izin Tinggal Tim Sergap Polres Asahan Amankan 10 Remaja Diduga Hendak Tawuran, Sajam dan 6 Sepeda Motor Diamankan Respons Cepat Polda Sumut, 96 Kasus Curas-Curat Terungkap dalam Tiga Hari di Sumut Sat PJR Induk Sumbar 2 Gencarkan Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas, Ajak Masyarakat Jadikan Tertib sebagai Budaya Kualitas Udara Memburuk, Pengendara Diimbau Gunakan Masker dan Tingkatkan Kewaspadaan Ditlantas Polda Sumbar Gelar Aksi Donor Darah Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

HUKUM

Dibiayai dari Dana APBD, Namun Tak Dipakai dalam Agenda Resmi, Pin Emas DPRD Samosir Semakin Dipertanyakan

badge-check


					Dibiayai dari Dana APBD, Namun Tak Dipakai dalam Agenda Resmi, Pin Emas DPRD Samosir Semakin Dipertanyakan Perbesar

Bedahkasus.com, Samosir– Pengadaan pin emas bagi anggota DPRD Kabupaten Samosir yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sejatinya bukan sekadar persoalan nilai materi, melainkan simbol kehormatan dan identitas lembaga, Senin (22/6/2026).

Karena itu, ketika dalam sejumlah agenda resmi para anggota dewan justru tidak mengenakan atribut tersebut, masyarakat Samosir wajar mempertanyakan komitmen terhadap aturan serta penghormatan terhadap barang yang dibeli menggunakan uang rakyat.

Apabila pin emas tersebut merupakan atribut resmi yang telah diserahkan kepada masing-masing anggota DPRD, maka penggunaannya dalam rapat paripurna maupun kegiatan kedinasan semestinya menjadi bagian dari kepatuhan terhadap tata tertib dan etika kelembagaan.

Ketidak konsistenan penggunaan atribut resmi berpotensi menimbulkan kesan bahwa simbol kehormatan lembaga tidak lagi dihargai sebagaimana mestinya.

Lebih jauh, kondisi ini memunculkan pertanyaan mendasar, apakah pin emas tersebut masih berada dalam penguasaan masing-masing anggota DPRD atau terdapat alasan tertentu sehingga atribut yang dibiayai dari APBD tersebut tidak lagi digunakan.

Pertanyaan itu penting dijawab demi menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif.

Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Samosir diharapkan dapat menelaah persoalan tersebut secara terbuka dan objektif apabila memang terdapat ketentuan mengenai kewajiban penggunaan atribut resmi.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah anggota DPRD Kab.Samosir yang menghadiri Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang digelar pada Senin (22/6/26) di ruangan DPRD Kab.Samosir.

Tampak sejumlah DPRD Kab.Samosir tidak mengenakan Pin Emas yang sebelumnya dianggarkan sebagai atribut kehormatan anggota dewan tersebut.

Padahal, atribut tersebut selama ini dipandang sebagai tanda kehormatan yang lazim digunakan dalam acara-acara resmi, baik di tingkat Kabupaten maupun Provinsi.

Kondisi ini pun memunculkan perhatian Masyarakat Samosir, mengingat pengadaan pin emas tersebut berasal dari anggaran daerah yang bersumber dari uang Rakyat Samosir.

Di tengah berbagai pertanyaan yang berkembang, DPRD Kabupaten Samosir diharapkan dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi yang dapat mencederai marwah lembaga perwakilan rakyat.

“Kehormatan sebuah lembaga tidak hanya diukur dari pidato dan seremonial, tetapi juga dari kepatuhan terhadap amanah dan tanggung jawab yang dipercayakan oleh rakyat.”(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pendapatan Pemkab Deli Serdang dari Sektor Retribusi “Terjun Bebas,” Marak Bangunan Berdiri Tanpa Izin, Salah Satunya di Desa Suka Maju

17 September 2026 - 10:53 WIB

Terungkap!!! Peredaran Judi Togel Marak Diduga Dikendalikan Oknum Kades, Polres Dairi Kehilangan ‘Taji’ DPRD Sumut Angkat Suara

16 September 2026 - 21:29 WIB

“Kasus Anak 13 Tahun Jadi Sorotan, Praktisi Hukum: Jika Bukti Cukup, Tangkap! Jangan Persulit Keluarga Korban”

15 September 2026 - 14:58 WIB

Kapolres Dairi Dinilai Lihai Dihadapan Kamera, Buktinya Judi Togel Milik Oknum Kades Masih Leluasa Meresahkan Masyarakat

15 September 2026 - 13:18 WIB

Polres Dairi Belum Sepenuhnya Membersihkan Aktivitas Perjudian yang Meresahkan Masyarakat, Ini Buktinya..

11 September 2026 - 14:11 WIB

Trending di HUKUM