Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Polres Dairi Belum Sepenuhnya Membersihkan Aktivitas Perjudian yang Meresahkan Masyarakat, Ini Buktinya.. Antisipasi Karhutla, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini dan Patroli di Sumatera-Kalimantan Alvonso Manihuruk S.H., M.H. Resmi Dilantik Sebagai Kasi Pidum Kejari Belawan Aktivitas Perjudian Beroperasi di Deli Serdang Mendapat Lisensi Khusus dari Kapolresta Deli Serdang Kombes Hendria Lesmana ? Dugaan Pencemaran Lingkungan Pabrik Kelapa Sawit di Desa Sei Semayang Kembali Disoal, Bau Menyengat Mengganggu Aktivitas Belajar Sekolah 418 Warga Kuta Tengah Dipulangkan dari Pengungsian, Polda Sumut Kawal Proses Kepulangan

Pemerintah

Bupati Samosir kunjungi bakti KOMDIGI,Usulkan penanganan BLANK SPOT

badge-check


					Bupati Samosir kunjungi bakti KOMDIGI,Usulkan penanganan BLANK SPOT Perbesar

Bedahkasus.com, Samosir– Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Samosir, Immanuel Sitanggang, mengunjungi Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI Komdigi) di Centennial Tower, Jakarta, pada 19 Mei 2026.

Kehadiran Bupati Samosir diterima langsung oleh Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar, didampingi Plt. Direktur Infrastruktur, Darien Aldiano.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Samosir menyampaikan sejumlah usulan penanganan wilayah blank spot dan gangguan kestabilan sinyal telekomunikasi di Kabupaten Samosir.

Usulan yang diajukan mencakup penanganan pada 15 titik lokasi yang hingga saat ini masih mengalami keterbatasan jaringan dan sinyal tidak stabil.

Bupati Samosir menegaskan bahwa peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi sangat dibutuhkan mengingat Kabupaten Samosir merupakan bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba yang setiap tahunnya dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Sebagai kawasan strategis pariwisata nasional, Kabupaten Samosir terus mengalami peningkatan kunjungan wisatawan.

Pada tahun lalu, jumlah kunjungan wisata mencapai sekitar 2,4 juta orang. Kondisi ini tentu membutuhkan dukungan jaringan telekomunikasi yang memadai.

Karena itu, kami berharap dukungan pemerintah pusat, khususnya BAKTI Komdigi, dalam penanganan blank spot dan sinyal tidak stabil di Kabupaten Samosir,” ujar Vandiko.

Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar, menyambut baik usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Samosir.

Ia menyatakan bahwa pada prinsipnya BAKTI Komdigi mendukung langkah penanganan blank spot dan peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut.

“Usulan yang disampaikan kami terima dengan baik. Kami meminta agar tim teknis Pemkab Samosir dapat segera berkoordinasi dengan tim teknis BAKTI Komdigi untuk proses tindak lanjut.

Kami siap mendukung percepatan penanganan blank spot ini, terlebih Kabupaten Samosir kerap menjadi tuan rumah berbagai event berskala nasional maupun internasional,” ungkap Fadhilah.

Pertemuan tersebut menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Samosir dalam memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah pusat guna meningkatkan kualitas infrastruktur telekomunikasi dan pelayanan digital bagi masyarakat serta wisatawan di Kabupaten Samosir.

(Tim/Rp/li).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antisipasi Karhutla, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini dan Patroli di Sumatera-Kalimantan

10 September 2026 - 17:41 WIB

Relawan Kesehatan ProBIS Sumut Dorong Kolaborasi dengan Kanwil Ditjenpas, Fokus pada Kesehatan dan Kemandirian WBP

28 Agustus 2026 - 08:19 WIB

Dari Kamar Mayat ke DANA: Narasumber Ungkap Cara Bayar Mobil Jenazah RSUD Samosir

28 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Lapor Bapak/Ibu Pemkab Samosir! Rumah Sudah Dibangun, Rp8 Juta Masih “OTW”?

26 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Direktur RSUD Samosir, Rp2,67 Miliar Sudah Berdiri: yang Diisolasi Pasien atau Gedungnya?

26 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Trending di Pemerintah