Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak BIMSALABIM… Sejumlah Pin Emas DPRD Samosir Hilang, Dari Dana APBD ke Toko Emas? Mahasiswa Desak GM PLN UID Sumut Dicopot, Saatnya Polda Sumut Dalami Dugaan Pencurian Arus Listrik Tambang Bitcoin Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas Masyarakat Kabupaten Samosir Apresiasi Respons Cepat POLRES SAMOSIR dalam Menerima Laporan Dugaan Korupsi Patroli Brimob PMJ dan Polres Amankan 3 Terduga Pengguna Sabu di Jakarta Utara Polres Kediri Kota Gelar Wayang Karton Sarana Edukasi di HKGB ke-74 Tahun 2026

HUKUM

BIMSALABIM… Sejumlah Pin Emas DPRD Samosir Hilang, Dari Dana APBD ke Toko Emas?

badge-check


					BIMSALABIM… Sejumlah Pin Emas DPRD Samosir Hilang, Dari Dana APBD ke Toko Emas? Perbesar

Bedahkasus.com, Samosir– Keberadaan sejumlah pin emas DPRD Kabupaten Samosir yang pengadaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Samosir menjadi perhatian masyarakat,Sabtu (6/6/26).

Informasi yang diperoleh kru media ini menyebutkan, sejumlah pin emas yang merupakan bagian dari atribut resmi anggota DPRD diduga telah berpindah tangan dan beredar di beberapa toko emas atau toko perhiasan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, beberapa PIN EMAS disebut berada di wilayah Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara, sementara itu PIN lainnya dikabarkan berada di Kota Pangururan, Kabupaten Samosir, Jumat (5/6/2026).

Namun, informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Diketahui, pin emas tersebut merupakan simbol kedudukan sekaligus tanda kehormatan bagi anggota DPRD dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Keberadaan pin emas tersebut kini memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat, terutama terkait status kepemilikan serta mekanisme pengelolaannya setelah diserahkan kepada penerima.

Berdasarkan informasi yang diperoleh kru media ini, pin emas tersebut merupakan bagian dari pengadaan yang bersumber dari APBD Kabupaten Samosir sebanyak 25 buah dengan nilai anggaran diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber yang mengetahui perkembangan penanganan perkara, aparat penegak hukum disebut tengah melakukan pendalaman atas informasi yang beredar terkait keberadaan pin emas tersebut.

Selain itu, diperoleh pula informasi bahwa sejumlah pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Samosir telah dimintai keterangan oleh pihak berwenang.

Namun hingga saat ini belum terdapat keterangan resmi dari kepolisian mengenai substansi pemeriksaan maupun status hukum pihak-pihak yang dimintai klarifikasi.

Hingga berita ini diterbitkan, kru media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Polres Samosir dan Sekretariat DPRD Kabupaten Samosir guna mendapatkan penjelasan resmi terkait informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, maka penanganannya sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan hasil penyelidikan dan pembuktian sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mahasiswa Desak GM PLN UID Sumut Dicopot, Saatnya Polda Sumut Dalami Dugaan Pencurian Arus Listrik Tambang Bitcoin

6 Juni 2026 - 15:56 WIB

Masyarakat Kabupaten Samosir Apresiasi Respons Cepat POLRES SAMOSIR dalam Menerima Laporan Dugaan Korupsi

6 Juni 2026 - 15:18 WIB

Heboh di Pangururan! Satu Pekerja THM Tewas, Lokasi Langsung Dipasang Police Line

5 Juni 2026 - 14:09 WIB

Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho Masih Kukuh Untuk Tidak Memberantas Judi Online (Togel), Segini Harta Kekayaannya di LHKPN

2 Juni 2026 - 19:48 WIB

LMND Sumut Desak Polda Sumut Ungkap Aktor Peredaran Judi Online (Togel) di Humbahas

2 Juni 2026 - 09:43 WIB

Trending di HUKUM