Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Polisi Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Dolok Masihul, Empat Pria Melarikan Diri Proyek Makam Kerajaan Meha di Kecamatan Tarabintang Humbahas Disorot, Diduga Sarat Penyimpangan DUGAAN GUDANG OPLOS LPG BERSUBSIDI DI TANJUNG MORAWA: APARAT DIMINTA JANGAN TUTUP MATA, SEGERA UNGKAP FAKTANYA! Kapolres Binjai Dukung Generasi Muda Melalui Pembukaan Aksadaya Perlombaan Pengibaran Bendera Dan Vapor Program MBG Polresta Deli Serdang Menjangkau Pelajar hingga Balita Empat Bulan Buron, Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai

HUKUM

Proyek Makam Kerajaan Meha di Kecamatan Tarabintang Humbahas Disorot, Diduga Sarat Penyimpangan

badge-check


					Proyek Makam Kerajaan Meha di Kecamatan Tarabintang Humbahas Disorot, Diduga Sarat Penyimpangan Perbesar

Bedahkasus.com, Humbahas – Pembangunan jalan Rabat Beton Makam Kerajaan Meha di Desa Tarabintang Kecamatan Tarabintang Kabupaten Humbang Hasundutan diduga sarat dengan penyimpangan.

Proyek yang dibangun menggunakan Anggaran Dana Desa Tahun 2024 dengan pagi anggaran sekitar Rp 69 jutaan itu menjadi pertanyaan besar warga Desa Tarabintang.

Warga yang juga merupakan keturunan Raja si Meka-Meka (Meha) meminta Aparat Penegak Hukum (APH) turun ke lapangan untuk mengusut hal tersebut.

Warga menuding bahwa proyek tersebut disinyalir tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) .

” Pekerjaan itu menyisakan pertanyaan kepada kami saat itu (saat dikerjakan), karena yang kami pahami pada umumnya membangun jalan rabat beton itu utuh menggunakan material batu pecah (stone cruisher ) namun yang kami lihat di lapangan, batu kasar/batu padas disusun terlebih dahulu dan di siram dengan adukan campuran semen ” ungkap warga.

Warga menyebut selain kwalitas pekerjaan yang diragukan, ada dugaan penyalahgunaan dalam proyek itu.

” Kami menduga ada penyalahgunaan dalam proyek desa ini, pekerjaan rabat beton menuju makam Kerajaan Meha, campuran semennya diduga jauh dari yang sesuai direncanakan , pekerjaan tersebut sisi kiri dan kanan jalan rabat beton digali/dikorek agak lebih sehingga ketika diukur ketebalannya sisi kiri kanan akan lebih tebal dari yang di tengah sehingga menyisakan pertanyaan” jelas Warga.

Warga berharap dari perihal ini agar dapat ditindaklanjuti dan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

” Kita minta agar diproses secara hukum agar ada efek jera dan kedepan tidak adalagi terjadi hal hal seperti ini,” imbuhnya.

Menindaklanjuti informasi tersebut , Wartawan mencoba konfirmasi kepada Kepala Desa Tarabintang, (28/8) Marwanto Bancin SE,namun tidak memberikan penjelasan atas beberapa pertanyaan yang disampaikan. Berulangkali kru media ini mengirim konfirmasi , Marwanto hanya menjawab singkat dan mengirim foto plank Proyek kegiatan .

“Nanti malam saya kirim sabar ya pak” jawab Marwanto singkat lewat pesan tertulisnya disertai mengirimkan foto papan proyek kegiatan.

Dan hingga berita ini disajikan ,,Marwanto belum memberikan jawaban tentang sanggahan mengenai tudingan warga tersebut
(LAM/Red/LN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DUGAAN GUDANG OPLOS LPG BERSUBSIDI DI TANJUNG MORAWA: APARAT DIMINTA JANGAN TUTUP MATA, SEGERA UNGKAP FAKTANYA!

29 Agustus 2026 - 18:21 WIB

“Drama PHK di Kebun Sikapas: Tak Teken Kontrak, Pekerja Mengaku Langsung Dicopot Setelah Hampir 5 Tahun Mengabdi”

28 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Inilah Wajah – wajah Oknum Polisi Diduga Melakukan Pembiaran Praktik Perjudian Merajalela Resahkan Masyarakat

24 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Sekwan Rajin Dinas, SPD-nya Sudah Dapat Restu Siapa, Pak Sekda Kab. Samosir?

23 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Jenazah Sudah Tenang, Tarif Mobil Jenazah Kok Bikin Tidak Tenang?

23 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Trending di HUKUM