Bedahkasus.com, Samosir – Pengumuman tiga besar hasil Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Kabupaten Samosir kembali memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat,kamis (11/6/26).
Sejumlah pejabat eselon II definitif yang masih aktif menjabat diketahui kembali masuk dalam daftar kandidat untuk jabatan strategis lainnya.
Meski tidak bertentangan dengan aturan, kondisi ini menimbulkan persepsi bahwa seleksi terbuka yang seharusnya menjadi momentum regenerasi birokrasi justru berpotensi hanya menjadi ajang perpindahan jabatan di kalangan pejabat yang sama.
Masyarakat berharap seleksi terbuka tidak sekadar memenuhi prosedur administratif, tetapi benar-benar membuka ruang bagi ASN lain yang memiliki kompetensi, integritas, dan prestasi untuk tampil memimpin perangkat daerah.
Masyarakat Samosir kini menanti keputusan akhir Bupati Samosir.
Apakah hasil seleksi ini akan melahirkan wajah-wajah baru yang membawa semangat perubahan, atau hanya memperlihatkan bahwa jabatan strategis masih berputar di lingkaran yang sama.
Sebab jika yang terjadi hanya perpindahan kursi dari satu pejabat ke pejabat yang sama, maka yang terlihat bukan regenerasi, melainkan sekadar tukar kursi jabatan.
(Tim).










