Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Siaga Tanpa Henti! Brimob Polda Sumut Kawal Ketat Arus Mudik Lebaran di Sibolga dalam Operasi Ketupat Toba 2026 Polda Sumut Tetapkan Eks Kepala Unit BNI Aek Nabara Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Rp28 Miliar Pemuda Marga Silima Kota Medan Salurkan 2.000 Paket Sembako Sambut Idul Fitri Ramadan Penuh Berkah: STM Nasional Wartawan Santuni Puluhan Anak Yatim di Masjid Al-Ikhlas Marak Judi di Tandem Hilir, Publik Pertanyakan Langkah Nyata Kapolres Binjai Polisi Bongkar Penimbunan BBM Subsidi, Diduga sejumlah Kendaraan Jadi Barang Bukti

HUKUM

Warga Tutup Jalan Umum di Pangururan Aktivitas Masyarakat Terganggu, Minta Pemerintahan dan Aparat Penegak Hukum Bertindak 

badge-check


					Warga Tutup Jalan Umum di Pangururan Aktivitas Masyarakat Terganggu, Minta Pemerintahan dan Aparat Penegak Hukum Bertindak  Perbesar

Bedahkasus.com, Samosir – Akses jalan umum di Jalan Lingkungan Sitakkaren, Kelurahan Pasar Pangururan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, ditutup oleh seorang warga berinisial AN,Selasa (2/9/2025).

Penutupan jalan tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena berdampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari, termasuk proses pembangunan rumah warga.

Hendrik Sitanggang, salah seorang pekerja pembangunan rumah di lokasi tersebut, mengaku dirugikan akibat penutupan jalan yang sudah berlangsung hampir dua bulan.

“Saya tidak tahu apa alasan bapak itu menutup jalan ini. Yang pasti, akibat penutupan jalan, pekerjaan kami terhambat. Saya membawa tukang dan pekerja lain, semua harus saya upah, tapi pekerjaan jadi terbengkalai,” ujarnya kepada wartawan.

Hendrik menambahkan, ia sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

Pihak kelurahan disebut telah menegaskan bahwa jalan Lingkungan Sitakkaren berstatus sebagai jalan umum.

“Lurah bilang, ini jalan umum,jadi seharusnya bisa digunakan masyarakat,” tambahnya.

Lurah Pasar Pangururan, Tiodoran Br Manalu, saat dikonfirmasi sebelumnya, juga menyatakan hal serupa.

“Jalan Lingkungan Sitakkaren yang berada di Kelurahan Pasar Pangururan adalah jalan umum,” ujarnya singkat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jalan tersebut merupakan fasilitas umum yang dibangun Pemerintah Kabupaten Samosir melalui dana APBD dan PAPBD Tahun Anggaran 2016 dengan anggaran sebesar Rp100 juta.

Menurut narasumber,Proyek itu kala itu dilaksanakan oleh CV Panalaksak sebagai bentuk upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur lingkungan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, akibat penutupan jalan, pembangunan salah satu rumah warga tidak bisa berjalan lancar.

Bahan material seperti semen, kerikil, dan pasir sulit diangkut ke lokasi pembangunan,kondisi ini dikhawatirkan berpotensi menimbulkan kesenjangan sosial antarwarga.

Hendrik Sitanggang juga mengungkapkan telah melaporkan persoalan tersebut kepada Polres Samosir dengan harapan aparat penegak hukum segera mengambil tindakan.

Masyarakat berharap, pemerintah daerah dan aparat kepolisian dapat bertindak cepat untuk menyelesaikan persoalan ini agar tidak menimbulkan konflik sosial di tengah warga.(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Marak Judi di Tandem Hilir, Publik Pertanyakan Langkah Nyata Kapolres Binjai

18 Maret 2026 - 09:40 WIB

Polisi Bongkar Penimbunan BBM Subsidi, Diduga sejumlah Kendaraan Jadi Barang Bukti

17 Maret 2026 - 17:16 WIB

Skandal Lingkungan? Gudang Oplosan Oli di Sidomulyo Diduga Beroperasi di Tengah Permukiman

17 Maret 2026 - 10:58 WIB

Diduga Gudang Oplosan Oli Beroperasi di Permukiman Warga Sidomulyo, Pernah Terjadi Ledakan hingga Picu Protes Masyarakat

14 Maret 2026 - 10:26 WIB

Polres Binjai Jangan Tutup Mata, Maraknya Perjudian Diduga Ganggu Kamtibmas dan Picu Peningkatan Kriminalitas di Wilkum Polres Binjai

11 Maret 2026 - 15:48 WIB

Trending di HUKUM