Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Sistem APAR Modern Kini Dilengkapi Teknologi Monitoring untuk Meningkatkan Keamanan Operasional Gerebek Lapak Narkoba di Perbaungan, Satres Narkoba Polres Sergai Amankan Dua Pengedar MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri Kortastipidkor Polri Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes Sinergi TNI, Polri dan Warga Perkuat Keamanan Malam, Koramil 01/Jatinegara Gelar Patroli Keliling Wilayah Bambang Rukminto Dorong Pengusutan Dugaan Korupsi DMO Batu Bara Dilakukan Secara Komprehensif

HUKUM

Warga Tutup Jalan Umum di Pangururan Aktivitas Masyarakat Terganggu, Minta Pemerintahan dan Aparat Penegak Hukum Bertindak 

badge-check


					Warga Tutup Jalan Umum di Pangururan Aktivitas Masyarakat Terganggu, Minta Pemerintahan dan Aparat Penegak Hukum Bertindak  Perbesar

Bedahkasus.com, Samosir – Akses jalan umum di Jalan Lingkungan Sitakkaren, Kelurahan Pasar Pangururan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, ditutup oleh seorang warga berinisial AN,Selasa (2/9/2025).

Penutupan jalan tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena berdampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari, termasuk proses pembangunan rumah warga.

Hendrik Sitanggang, salah seorang pekerja pembangunan rumah di lokasi tersebut, mengaku dirugikan akibat penutupan jalan yang sudah berlangsung hampir dua bulan.

“Saya tidak tahu apa alasan bapak itu menutup jalan ini. Yang pasti, akibat penutupan jalan, pekerjaan kami terhambat. Saya membawa tukang dan pekerja lain, semua harus saya upah, tapi pekerjaan jadi terbengkalai,” ujarnya kepada wartawan.

Hendrik menambahkan, ia sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

Pihak kelurahan disebut telah menegaskan bahwa jalan Lingkungan Sitakkaren berstatus sebagai jalan umum.

“Lurah bilang, ini jalan umum,jadi seharusnya bisa digunakan masyarakat,” tambahnya.

Lurah Pasar Pangururan, Tiodoran Br Manalu, saat dikonfirmasi sebelumnya, juga menyatakan hal serupa.

“Jalan Lingkungan Sitakkaren yang berada di Kelurahan Pasar Pangururan adalah jalan umum,” ujarnya singkat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jalan tersebut merupakan fasilitas umum yang dibangun Pemerintah Kabupaten Samosir melalui dana APBD dan PAPBD Tahun Anggaran 2016 dengan anggaran sebesar Rp100 juta.

Menurut narasumber,Proyek itu kala itu dilaksanakan oleh CV Panalaksak sebagai bentuk upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur lingkungan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, akibat penutupan jalan, pembangunan salah satu rumah warga tidak bisa berjalan lancar.

Bahan material seperti semen, kerikil, dan pasir sulit diangkut ke lokasi pembangunan,kondisi ini dikhawatirkan berpotensi menimbulkan kesenjangan sosial antarwarga.

Hendrik Sitanggang juga mengungkapkan telah melaporkan persoalan tersebut kepada Polres Samosir dengan harapan aparat penegak hukum segera mengambil tindakan.

Masyarakat berharap, pemerintah daerah dan aparat kepolisian dapat bertindak cepat untuk menyelesaikan persoalan ini agar tidak menimbulkan konflik sosial di tengah warga.(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri

10 Juli 2026 - 10:28 WIB

Memutus Perkara, Padahal Diduga Masih Dalam Sanksi Non Palu Selama 6 Bulan, Oknum Hakim di PN Medan di Laporkan Ke Komisi Yudisial

9 Juli 2026 - 19:18 WIB

Belum Tuntas di Polres, Kini Muncul Dugaan Penggunaan Pin Berbeda oleh Seorang Anggota DPRD Samosir, Publik Pertanyakan Keberadaan Pin Emas Resmi

6 Juli 2026 - 21:12 WIB

Gudang Solar Misterius di Tengah Permukiman Manunggal, Warga Khawatir Ledakan

30 Juni 2026 - 10:36 WIB

Menjelang HUT Bhayangkara ke-80, Publik Menanti Ketegasan Pengusutan Polemik Pin Emas DPRD Samosir

29 Juni 2026 - 11:40 WIB

Trending di HUKUM