Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Siaga Tanpa Henti! Brimob Polda Sumut Kawal Ketat Arus Mudik Lebaran di Sibolga dalam Operasi Ketupat Toba 2026 Polda Sumut Tetapkan Eks Kepala Unit BNI Aek Nabara Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Rp28 Miliar Pemuda Marga Silima Kota Medan Salurkan 2.000 Paket Sembako Sambut Idul Fitri Ramadan Penuh Berkah: STM Nasional Wartawan Santuni Puluhan Anak Yatim di Masjid Al-Ikhlas Marak Judi di Tandem Hilir, Publik Pertanyakan Langkah Nyata Kapolres Binjai Polisi Bongkar Penimbunan BBM Subsidi, Diduga sejumlah Kendaraan Jadi Barang Bukti

Pendidikan

DPRD Samosir Dorong Kejelasan Status Tenaga Kesehatan Sukarela (TKS)

badge-check


					DPRD Samosir Dorong Kejelasan Status Tenaga Kesehatan Sukarela (TKS) Perbesar

Bedahkasus.com, Samosir-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir menaruh perhatian serius terhadap keberadaan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di bidang kesehatan.

Hal ini terungkap dalam rapat kerja bersama Pemerintah Kabupaten Samosir yang digelar di ruang rapat DPRD pada Senin (19/8/2025).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Samosir, Nasib Simbolon, serta dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris DPRD, jajaran Dinas Kesehatan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), kepala puskesmas, dan perwakilan TKS.

Dalam pertemuan itu, para tenaga kesehatan sukarela menyampaikan keresahan atas ketidakjelasan status mereka.

Regulasi nasional saat ini hanya mengakomodir Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam bentuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sehingga posisi TKS tidak diakui secara hukum.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran mereka akan diberhentikan, meskipun keberadaannya terbukti sangat membantu pelayanan kesehatan masyarakat di daerah.

Menanggapi hal tersebut, DPRD Samosir menyampaikan sejumlah rekomendasi. Pertama, TKS tetap diberdayakan sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan.

Kedua, DPRD bersama Pemkab akan melakukan konsultasi ke pemerintah pusat untuk memperjuangkan kejelasan status TKS.

Ketiga, Pemkab diminta melakukan kajian regulasi terkait insentif maupun penghargaan bagi tenaga sukarela.

Ketua DPRD Samosir, Nasib Simbolon, menegaskan komitmen lembaganya.

“Kontribusi TKS bagi masyarakat tidak bisa dipandang sebelah mata. DPRD akan terus mengawal aspirasi ini agar keberadaan mereka mendapat pengakuan yang jelas dalam sistem kepegawaian nasional,” tegasnya.

Dengan hasil rapat tersebut, DPRD dan Pemkab Samosir bersepakat menjaga keberlangsungan tenaga sukarela kesehatan agar pelayanan publik di bidang kesehatan tetap berjalan optimal.

(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bedah Teknologi OpenClaw: AI Agent yang Mulai Digunakan untuk Automasi Sistem Digital

9 Maret 2026 - 06:42 WIB

Cara Membuat Itinerary Liburan di Indonesia agar Perjalanan Lebih Efektif

9 Maret 2026 - 06:37 WIB

PT Tau Aja Digital Indonesia Akan Luncurkan Platform SIMI, Solusi Pembuatan Website Semudah Mendesain di Canva

9 Maret 2026 - 06:36 WIB

Satreskrim Narkoba Polres Serdang Bedagai Gerak Cepat Ringkus Dua Pengedar Sabu di Pantai Cermin

5 Maret 2026 - 17:07 WIB

Di Bulan Suci Ramadhan, Judi Diduga Tetap Beroperasi di Deli Serdang, Warga Nilai Kapolres Tak Peduli

24 Februari 2026 - 10:45 WIB

Trending di Kriminal