Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Siaga Tanpa Henti! Brimob Polda Sumut Kawal Ketat Arus Mudik Lebaran di Sibolga dalam Operasi Ketupat Toba 2026 Polda Sumut Tetapkan Eks Kepala Unit BNI Aek Nabara Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Rp28 Miliar Pemuda Marga Silima Kota Medan Salurkan 2.000 Paket Sembako Sambut Idul Fitri Ramadan Penuh Berkah: STM Nasional Wartawan Santuni Puluhan Anak Yatim di Masjid Al-Ikhlas Marak Judi di Tandem Hilir, Publik Pertanyakan Langkah Nyata Kapolres Binjai Polisi Bongkar Penimbunan BBM Subsidi, Diduga sejumlah Kendaraan Jadi Barang Bukti

Pendidikan

Diduga Rusak Sebelum Lelang, Mobil Dinas DPRD Samosir Tuai Sorotan

badge-check


					Diduga Rusak Sebelum Lelang, Mobil Dinas DPRD Samosir Tuai Sorotan Perbesar

Bedahkasus.com, Samosir- Dugaan manipulasi aset negara kembali mencuat, kali ini datang dari lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir.

Sebuah mobil dinas yang sebelumnya dalam kondisi layak pakai, diduga “dipreteli” dibongkar agar terlihat rusak dan bisa dilelang dengan harga murah,” Minggu (3/8/2025).

Informasi ini terungkap setelah mobil dinas yang sehari-hari digunakan oleh anggota DPRD tersebut tampak dalam kondisi tidak wajar menjelang proses lelang beberapa waktu lalu.

Padahal, kendaraan tersebut merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir yang rutin dirawat menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kami tahu mobil itu sebelumnya dalam kondisi bagus, rapi dan layak pakai. Tapi karena mau dilelang tiba-tiba dirombak (diubah). Supaya harganya jatuh,” ungkap salah satu staf DPRD Samosir kepada media, dengan syarat anonim.

Lebih lanjut, staf tersebut menyebutkan bahwa perombakan ( perubahan ) dilakukan secara diam-diam, dan keberadaan mobil sempat diketahui dibawa ke salah satu bengkel di wilayah Samosir.

Diduga kuat supir pribadi DPRD adalah sosok yang paling mengetahui detil proses perombakan (perubahan mobil)
tersebut.

“Ada ketakutan dari pegawai untuk bersuara. Banyak dari kami takut kehilangan pekerjaan, jadi memilih diam saja,” ujarnya.

Dugaan perusakan aset negara ini menuai keprihatinan publik, mengingat setiap pembelian dan perawatan mobil dinas dibiayai dari uang rakyat. Bila benar adanya maka tindakan tersebut tak hanya mencederai kepercayaan masyarakat, tetapi juga berpotensi melanggar hukum.

Sedangkan untuk mobil dinas tersebut belum diketahui secara pasti apakah itu milik ketua DPRD atau wakil ketua DPRD Kabupaten Samosir.

Hingga berita ini diturunkan,  pihak  DPRD kabupaten Samosir belum memberikan keterangan resmi.(Rps/tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bedah Teknologi OpenClaw: AI Agent yang Mulai Digunakan untuk Automasi Sistem Digital

9 Maret 2026 - 06:42 WIB

Cara Membuat Itinerary Liburan di Indonesia agar Perjalanan Lebih Efektif

9 Maret 2026 - 06:37 WIB

PT Tau Aja Digital Indonesia Akan Luncurkan Platform SIMI, Solusi Pembuatan Website Semudah Mendesain di Canva

9 Maret 2026 - 06:36 WIB

Satreskrim Narkoba Polres Serdang Bedagai Gerak Cepat Ringkus Dua Pengedar Sabu di Pantai Cermin

5 Maret 2026 - 17:07 WIB

Di Bulan Suci Ramadhan, Judi Diduga Tetap Beroperasi di Deli Serdang, Warga Nilai Kapolres Tak Peduli

24 Februari 2026 - 10:45 WIB

Trending di Kriminal