Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Operasi Gabungan Imigrasi Belawan Temukan WNA dengan Beragam Izin Tinggal Tim Sergap Polres Asahan Amankan 10 Remaja Diduga Hendak Tawuran, Sajam dan 6 Sepeda Motor Diamankan Respons Cepat Polda Sumut, 96 Kasus Curas-Curat Terungkap dalam Tiga Hari di Sumut Sat PJR Induk Sumbar 2 Gencarkan Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas, Ajak Masyarakat Jadikan Tertib sebagai Budaya Kualitas Udara Memburuk, Pengendara Diimbau Gunakan Masker dan Tingkatkan Kewaspadaan Ditlantas Polda Sumbar Gelar Aksi Donor Darah Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

advertorial

Ujung Jembatan Susua Longsor Sejak Dua Bulan Lalu, Satulo Tafonao Desak Pemkab Nias Selatan Segera Bertindak

badge-check


					Ujung Jembatan Susua Longsor Sejak Dua Bulan Lalu, Satulo Tafonao Desak Pemkab Nias Selatan Segera Bertindak Perbesar

Bedahkasus.com, Nias Selatan – Kondisi ujung Jembatan Susua yang terletak di Desa Hilisao’oto, Kecamatan Siduaori, Kabupaten Nias Selatan, kian memprihatinkan. Hingga Sabtu (25/01/2026), longsor yang terjadi di sisi kiri dan kanan ujung jembatan tersebut belum juga mendapat penanganan serius, meski telah berlangsung hampir dua bulan.

Pantauan di lokasi menunjukkan, longsoran tanah pada kedua sisi ujung jembatan telah mencapai bibir jalan beraspal. Situasi ini dinilai sangat berbahaya karena berpotensi menggerus badan jalan dan mengancam keselamatan pengguna jalan yang melintas setiap hari. Jika dibiarkan berlarut-larut, kerusakan dikhawatirkan akan semakin meluas dan berdampak pada struktur jembatan secara keseluruhan.

Jembatan Susua sendiri merupakan akses vital yang menghubungkan sedikitnya tujuh kecamatan di wilayah Kabupaten Nias Selatan, yakni Kecamatan Gomo, Boronadu, Idanotae, Susua, Umbunasi, Mazo, dan Ulu Idanotae. Keberadaan jembatan ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas sosial, pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun distribusi hasil pertanian dan perekonomian warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerusakan di ujung Jembatan Susua mulai terjadi pada akhir November 2025 lalu. Namun hingga kini, belum terlihat adanya langkah penanganan permanen dari pihak terkait. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama para pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Menanggapi situasi ini, mantan Anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Satulo Tafonao, menyampaikan desakan keras kepada Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, khususnya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), agar segera turun tangan menangani longsor di ujung Jembatan Susua.

“Longsor di ujung jembatan ini sudah sangat mengkhawatirkan. Jika tidak segera ditangani, bukan hanya jalan yang akan rusak total, tetapi jembatan yang sudah ada juga bisa mengalami kerusakan yang lebih parah,” tegas Satulo.

Menurutnya, penanganan dini menjadi langkah krusial untuk mencegah longsor semakin meluas, mengingat posisi kerusakan saat ini sudah berada tepat di tepi jalan beraspal. Ia menilai Jembatan Susua memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antar kecamatan di wilayah Nias Selatan bagian utara.

Satulo Tafonao juga berharap Dinas PUTR Kabupaten Nias Selatan segera mengambil langkah-langkah teknis yang tepat dan berkelanjutan, seperti penguatan tebing, pembangunan bronjong, atau solusi konstruksi lain yang bersifat jangka panjang dan mampu menjamin keamanan jembatan serta jalan di sekitarnya.

“Ini bukan hanya soal infrastruktur semata, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat dan keberlangsungan aktivitas ekonomi warga di tujuh kecamatan yang sangat bergantung pada akses ini,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat setempat masih menaruh harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Nias Selatan segera merespons kondisi tersebut dengan tindakan nyata, sebelum kerusakan bertambah parah dan akses penghubung antarwilayah tidak lagi dapat digunakan secara aman.

(Riswan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Branding sampai Quality Control: Yang Sering Terlewat soal Seragam Perusahaan

29 Juli 2026 - 11:55 WIB

Ekspedisi Surabaya Makassar Termurah, Aman, Cepat Bersama CV Fio Trans Cargo

22 Juli 2026 - 10:04 WIB

Liburan ke Korea Saat Musim Gugur? Ini Rute Seoul–Nami–Everland yang Paling Sering Dipilih Wisatawan

22 Juli 2026 - 10:00 WIB

Sistem APAR Modern Kini Dilengkapi Teknologi Monitoring untuk Meningkatkan Keamanan Operasional

10 Juli 2026 - 21:27 WIB

Masyarakat Mulai Beralih ke Donasi Digital untuk Mendukung Program Sosial

19 Juni 2026 - 19:54 WIB

Masyarakat Mulai Beralih ke Donasi Digital untuk Mendukung Program Sosial
Trending di advertorial