Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Libur Lebaran Hari Ketiga, Lalu Lintas Serdang Bedagai Terpantau Kondusif Petugas Pos Yan Polres Serdang Bedagai Kembalikan Tas Hilang Warga, Isi Rp301 Ribu Utuh Siaga Tanpa Henti! Brimob Polda Sumut Kawal Ketat Arus Mudik Lebaran di Sibolga dalam Operasi Ketupat Toba 2026 Polda Sumut Tetapkan Eks Kepala Unit BNI Aek Nabara Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Rp28 Miliar Pemuda Marga Silima Kota Medan Salurkan 2.000 Paket Sembako Sambut Idul Fitri Ramadan Penuh Berkah: STM Nasional Wartawan Santuni Puluhan Anak Yatim di Masjid Al-Ikhlas

Pendidikan

STM Nasional Wartawan Serukan Dukungan Penuh untuk Polisi Tegas

badge-check


					STM Nasional Wartawan Serukan Dukungan Penuh untuk Polisi Tegas Perbesar

Bedahkasus.com, Medan – Serikat Tolong Menolong (STM) Nasional Wartawan mendukung tindakan tegas Kepolisian dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat di Belawan, Sumatera utara.

Merupakan referensi yang luar biasa Akbp Oloan Siahaan, turun lapangan pada Sabtu (4/5/2025) dini hari demi suasana aman dan nyaman bagi masyarakat Belawan.
Tindakan tegas Polisi bagi pelaku tawuran adalah ultimatum untuk orang yang suka melakukan kejahatan, sehingga ada efek jera.

Hal itu dikatakan Pasrah Ketua STM Nasional wartawan kepada beberapa awak media di sekitaran Polrestabes Medan, Senin (5/5/2025).

“Sumut butuh penegak hukum yang berani dan tegas, serta orang mau bekerja keras demi terciptanya rasa aman bagi masyarakat”, sebut Pasrah.

Dia juga meminta agar Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto yang merupakan Kapolda Sumut, agar cinta kepada masyarakat yang membutuhkan Polisi pekerja keras sehingga mampu menciptakan suasana aman dan nyaman di setiap waktu.

“Bertahun sudah urusan tawuran di Medan sekitarnya tidak kunjung selesai, Apa Polisi kurang pintar, di kota medan lengkap intel Polsek, Polres, Polda, Mabes. Kok bisa tak selesai” ungkap Pasrah.

Menurut Pasrah, kurangnya dukungan dari pemimpin akan melemahkan semangat anggota dalam beraktivitas.

Bahkan bisa di anggap merupakan cara untuk menghancurkan kepercayaan masyarakat yang cinta Polisi.

Trauma akan menjadi suatu kelemahan besar bagi organisasi Kepolisian, karena akan membunuh respon kreatif anggota bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

Jika hal itu tidak segera di benahi, maka sangat kecil kemungkinan Sumut akan aman, tentram dan damai untuk makmur.
Pantauan saat ini, hampir setiap kampung maupun lingkungan di Kota Medan ada orang positif Narkoba, ada orang korban judi online.

Tak jarang mereka menjadi pelaku kejahatan yang bermoduskan masalah ekonomi.

Amatan di tengah masyarakat umumnya korban dari Narkotika dan Judi Online merupakan masyarakat yang ekonominya menengah kebawah.

Sehingga sering tidak mampu membeli barang haram (Narkotika), kemudian mencari segala cara termasuk melakukan tindak pidana kejahatan agar bisa membeli Narkotika atau main judi Online.

Untuk itu Pasrah berharap agar Kapolda Sumut membuat strategi Jitu menyelesaikan itu semua. “Masyarakat tidak butuh laporan pencapaian masyarakat hanya butuh aman, nyaman”, sebut Pasrah.

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bedah Teknologi OpenClaw: AI Agent yang Mulai Digunakan untuk Automasi Sistem Digital

9 Maret 2026 - 06:42 WIB

Cara Membuat Itinerary Liburan di Indonesia agar Perjalanan Lebih Efektif

9 Maret 2026 - 06:37 WIB

PT Tau Aja Digital Indonesia Akan Luncurkan Platform SIMI, Solusi Pembuatan Website Semudah Mendesain di Canva

9 Maret 2026 - 06:36 WIB

Satreskrim Narkoba Polres Serdang Bedagai Gerak Cepat Ringkus Dua Pengedar Sabu di Pantai Cermin

5 Maret 2026 - 17:07 WIB

Di Bulan Suci Ramadhan, Judi Diduga Tetap Beroperasi di Deli Serdang, Warga Nilai Kapolres Tak Peduli

24 Februari 2026 - 10:45 WIB

Trending di Kriminal