Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Libur Lebaran Hari Ketiga, Lalu Lintas Serdang Bedagai Terpantau Kondusif Petugas Pos Yan Polres Serdang Bedagai Kembalikan Tas Hilang Warga, Isi Rp301 Ribu Utuh Siaga Tanpa Henti! Brimob Polda Sumut Kawal Ketat Arus Mudik Lebaran di Sibolga dalam Operasi Ketupat Toba 2026 Polda Sumut Tetapkan Eks Kepala Unit BNI Aek Nabara Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Rp28 Miliar Pemuda Marga Silima Kota Medan Salurkan 2.000 Paket Sembako Sambut Idul Fitri Ramadan Penuh Berkah: STM Nasional Wartawan Santuni Puluhan Anak Yatim di Masjid Al-Ikhlas

advertorial

Perbatasan Jorong Oauh Anok dan Jorong Lubuk Tabuan Kenagarian pangkalan Kota Baru Kabupaten 50 Kota Dipenuhi Tumpukan Sampah

badge-check


					Perbatasan Jorong Oauh Anok dan Jorong Lubuk Tabuan Kenagarian pangkalan Kota Baru Kabupaten 50 Kota Dipenuhi Tumpukan Sampah Perbesar

Bedahkasus.com, Pangkalan Kota Baru -Perbatasan jorong oauh anok dan jorong lubuk tabuan kenagarian pangkalan Kota Baru Kabupaten 50 Kota penuh tumpukan sampah,”Minggu (22/06/2025).

“Warga Pangkalan, Koto Baru, resah dengan kondisi sampah yang semakin memprihatinkan. Sampah yang berserakan di sepanjang jalan menjadi ancaman bagi kesehatan dan keselamatan warga. Belum lagi, iuran sampah dari masyarakat dan pasar yang tidak transparan, menimbulkan pertanyaan tentang pengelolaan dana tersebut.

Lokasi pembuangan sampah yang tidak sesuai dengan aturan juga menjadi sorotan. Seharusnya, lokasi pembuangan sampah berada di tempat yang jauh dari permukiman warga, namun saat ini lokasi tersebut justru berada di perbatasan Jorong Oauh Anok dan Jorong Lubuk Tabuan, Kenagarian Pangkalan.LSM LPKP2 DPP Turun ke lokasih sampah yang di wakil kan oleh dewan penasehat romizal dan humas asral LSM LPKP2 DPP mengatakan ini sudah kelewatan sampah yang harus nya sesuai lokasih nya malah ini di dekat bahu jalan sampah yang harus nya di olah yang bener ini malah sampah di biarkan sampai berserakan di jalan, iuran sampah selalu di kutip ada apa ini ujarnya .

Yang lebih memprihatinkan lagi, jalan pembuangan sampah belum dilakukan selama 3 tahun terakhir oleh Wali Nagari Pangkalan. Pertanyaan yang muncul, ada apa dengan Wali Nagari Pangkalan? Apakah kurangnya perhatian terhadap masalah sampah ini disebabkan oleh kurangnya sumber daya atau kurangnya komitmen untuk meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan?

Warga Pangkalan berharap agar Wali Nagari Pangkalan segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah sampah ini. Dengan demikian, lingkungan dapat menjadi lebih bersih dan sehat, serta warga dapat hidup dengan lebih nyaman dan aman.”

(Dermawan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang Bentuk Protes Negara Lalai Terhadap Hak Masyarakat di Tapanuli Utara

28 Februari 2026 - 14:20 WIB

Dorong Investasi Emas Syariah, DSN-MUI Terbitkan Fatwa Usaha Bulion

23 Februari 2026 - 17:52 WIB

Investigasi Data: Pariwisata Denpasar Adopsi Standar Konektor untuk Atasi ‘Kebocoran’ Iklan

9 Februari 2026 - 15:47 WIB

Satgas Yonzipur I/DD TNI AD Percepat Pembangunan Jembatan Bailey, Buka Akses Wilayah Terisolasi di Boronadu

9 Februari 2026 - 14:09 WIB

Kanopi Tangerang: Investasi Kecil yang Dampaknya Besar untuk Rumah dan Usaha

4 Februari 2026 - 01:38 WIB

Kanopi Tangerang: Investasi Kecil yang Dampaknya Besar untuk Rumah dan Usaha
Trending di advertorial