Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Siaga Tanpa Henti! Brimob Polda Sumut Kawal Ketat Arus Mudik Lebaran di Sibolga dalam Operasi Ketupat Toba 2026 Polda Sumut Tetapkan Eks Kepala Unit BNI Aek Nabara Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Rp28 Miliar Pemuda Marga Silima Kota Medan Salurkan 2.000 Paket Sembako Sambut Idul Fitri Ramadan Penuh Berkah: STM Nasional Wartawan Santuni Puluhan Anak Yatim di Masjid Al-Ikhlas Marak Judi di Tandem Hilir, Publik Pertanyakan Langkah Nyata Kapolres Binjai Polisi Bongkar Penimbunan BBM Subsidi, Diduga sejumlah Kendaraan Jadi Barang Bukti

Pendidikan

Penguatan Demokrasi Desa: Wakil Bupati Samosir Resmikan 93 Penjaga Aspirasi Rakyat Palipi

badge-check

Bedahkasus.com, Samosir -Di tengah semilir angin Danau Toba dan semangat gotong royong masyarakat, sebanyak 93 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 17 desa di Kecamatan Palipi resmi dikukuhkan perpanjangan masa jabatannya oleh Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, SE, MM, pada Selasa (5/8/25), bertempat di Tanah Lapang Mogang.

Upacara ini bukan sekadar seremoni formal, namun menjadi simbol penguatan peran desa sebagai garda terdepan demokrasi lokal dan pelestari nilai-nilai budaya Batak yang menjunjung musyawarah dan mufakat. Hadir dalam kesempatan ini unsur Forkopimca, perwakilan OPD, para Kepala Desa, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wabup Ariston menegaskan bahwa anggota BPD bukan hanya perpanjangan tangan sistem pemerintahan, tetapi juga roh dari aspirasi rakyat desa, yang bertugas menjaga keseimbangan antara pemerintah desa dan masyarakat.

“Saudara adalah penjaga nilai, pelindung suara rakyat, dan penyangga harmoni desa. Tugas ini mulia dan penuh tanggung jawab.

Laksanakanlah dengan tulus, penuh cinta kepada tanah kelahiran dan adat yang kita junjung bersama,” ujar Ariston.

Ia mengingatkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila dan adat Batak yang harus menjadi fondasi moral dalam menjalankan tugas: menjunjung keadilan sosial, mendahulukan kepentingan umum, serta menjaga martabat desa sebagai ruang tumbuhnya kearifan lokal.

Ariston juga menekankan pentingnya kolaborasi antara BPD dan kepala desa dalam menciptakan peraturan-peraturan desa yang mencerminkan kebutuhan masyarakat serta menghidupkan kembali tradisi gotong royong, kepedulian sosial, dan tata tertib adat dalam kehidupan sehari-hari.

“Desa bukan hanya tempat tinggal, tapi adalah rumah budaya, tempat nilai-nilai warisan leluhur diwariskan kepada anak cucu. Maka, pengelolaannya harus dengan hati, dengan semangat kebersamaan,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, Wabup juga mengajak anggota BPD untuk aktif mendukung kebijakan pembangunan dari tingkat pusat hingga kabupaten, serta menjadi pelopor partisipasi masyarakat dalam program-program kemajuan desa.

“Kita tidak akan bisa membangun Samosir yang maju tanpa fondasi desa yang kuat. Dan fondasi itu dibangun dari dialog, semangat kolektif, dan dedikasi para pelayan desa seperti saudara semua,” tutupnya.

Upacara ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat dalihan na tolu, mempererat hubungan antar elemen masyarakat, dan melangkah bersama membangun desa sebagai cermin jati diri Kabupaten Samosir yang berbudaya, bermartabat, dan berdaya saing.(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bedah Teknologi OpenClaw: AI Agent yang Mulai Digunakan untuk Automasi Sistem Digital

9 Maret 2026 - 06:42 WIB

Cara Membuat Itinerary Liburan di Indonesia agar Perjalanan Lebih Efektif

9 Maret 2026 - 06:37 WIB

PT Tau Aja Digital Indonesia Akan Luncurkan Platform SIMI, Solusi Pembuatan Website Semudah Mendesain di Canva

9 Maret 2026 - 06:36 WIB

Satreskrim Narkoba Polres Serdang Bedagai Gerak Cepat Ringkus Dua Pengedar Sabu di Pantai Cermin

5 Maret 2026 - 17:07 WIB

Di Bulan Suci Ramadhan, Judi Diduga Tetap Beroperasi di Deli Serdang, Warga Nilai Kapolres Tak Peduli

24 Februari 2026 - 10:45 WIB

Trending di Kriminal