Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak HUT ke-22 Samosir Siap Digelar Meriah, Musisi Nasional dan Lokal Turut Ambil Bagian Takjil Boleh Gratis, Pelanggaran Tetap Ditindak! Polantas Sergai Tegas di Jalan, Tertib Jadi Harga Mati Polda Sumut Musnahkan 161 Kg Sabu dan 435 Kg Ganja, Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba Penyidik Kejatisu Tahan 3 KSOP Tersangka Korupsi Pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Jasa Kepelabuhanan Dan Kenavigasian Pelabuhan Belawan Tahun 2023 s.d 2024 Polda Sumut Ungkap 923 Kasus Narkoba Awal 2026, Selamatkan 1,48 Juta Jiwa Menumbuhkan Karakter Religius Sejak Dini, Brimob Hadir Dampingi Siswa SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan

Pemerintah

Pembangunan Jembatan Bailey Desa Sifalago Gomo Hampir Rampung. Tokoh Masyarakat, Ama Wati Sadawa Ucapkan Banyak Terimakasih

badge-check

Bedahkasus.com, Nias Selatan – Satgas Yonzipur I/Dhira Dharma (DD) TNI AD terus mempercepat pembangunan jembatan Bailey sepanjang 33 meter yang lokasinya berada di wilayah Teritorial Kodim 0213 Nias tepatnya di Desa Sifalago Gomo, Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan.

Pembangunan jembatan ini bertujuan membuka akses wilayah terisolasi serta meningkatkan mobilitas dan perekonomian masyarakat setempat.

Jembatan Bailey tersebut akan menghubungkan Desa Sifalago Gomo dengan Desa Balohili Gomo serta 9 desa lainnya yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar distribusi logistik, aktivitas sosial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga.

Berdasarkan pemantauan awak media dilapangan, hingga selasa (25/2/2026), progres pembangunan jembatan sudah hampir rampung dengan progres 90 Persen. Dilokasi para personil masih bekerja keras demi menuntaskan penyelesaian pembangunan jembatan tersebut dalam 3-5 hari kedepan.

Pembangunan jembatan ini menggunakan material Bailey dengan bentangan sepanjang 33 meter, yang dikenal memiliki kekuatan dan kepraktisan dalam pemasangan, khususnya di wilayah dengan kondisi geografis yang sulit dijangkau.

Danyon Zipur 1/DD, Letkol Czi Andri Prasetyo Wibowo, S.Hub. Int kepada awak media menyampaikan bahwa pembangunan jembatan bailey tersebut
merupakan salah satu solusi yang nyata dan cepat untuk mengatasi kesulitan masyarakat serta
merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemulihan dan peningkatan infrastruktur di wilayah terpencil, guna mendukung kelancaran distribusi logistik serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Ditargetkan 3-5 hari kedepan jembatan Bailey ini sudah bisa difungsikan, ucapnya.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Boronadu, Bowoziduhu Sadawa, yang sering disapa Ama Wati kepada awak media menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Wakil Presiden RI, Pimpinan TNI dan juga kepada Danyon Zipur I/DD, Letkol Czi Andri Prasetio Wibowo, S.Hub. Int, Dandim 0213 Nias, Lekol Inf Sampe T Butar Butar, Danramil 11 Gomo, Kapten Inf Jamborniaman Harefa beserta seluruh unsur atas bantuan dan dukungan pada pelaksanaan pembangunan jembatan Bailey ini. Kami berharap proses pembangunan jembatan Bailey ini dapat segera diselesaikan agar dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

“Semoga pembangunan jembatan ini segera selesai sehingga bisa digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Ama Wati Sadawa.

(Tafon).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT ke-22 Samosir Siap Digelar Meriah, Musisi Nasional dan Lokal Turut Ambil Bagian

25 Februari 2026 - 12:30 WIB

Apresiasi Medan Urban Runway, Airin Rico Waas: Bukti Nyata Geliat Industri Kreatif Medan

25 Februari 2026 - 11:04 WIB

Polisi Tertibkan Kendaraan Bising di Pangururan, Warga Minta Pengawasan Lebih Intensif

23 Februari 2026 - 12:28 WIB

Abaikan Surat Edaran Wali Kota Medan, Toko Miras di Simpang Barat Masih Beroperasi Saat Ramadan

20 Februari 2026 - 22:11 WIB

Perkuat Pengawasan Lewat SAPA KOTA, Rico Waas Ultimatum Camat: Tak Ada Lagi Sampah Berserakan Di Medan!

18 Februari 2026 - 19:09 WIB

Trending di Pemerintah