Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Sistem APAR Modern Kini Dilengkapi Teknologi Monitoring untuk Meningkatkan Keamanan Operasional Gerebek Lapak Narkoba di Perbaungan, Satres Narkoba Polres Sergai Amankan Dua Pengedar MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri Kortastipidkor Polri Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes Sinergi TNI, Polri dan Warga Perkuat Keamanan Malam, Koramil 01/Jatinegara Gelar Patroli Keliling Wilayah Bambang Rukminto Dorong Pengusutan Dugaan Korupsi DMO Batu Bara Dilakukan Secara Komprehensif

HUKUM

Mulya Koto Turun Tangan Bela Raja, Adik Almarhum Siwa Sangker Terkait Rencana Pembongkaran Bangunan

badge-check


					Mulya Koto Turun Tangan Bela Raja, Adik Almarhum Siwa Sangker Terkait Rencana Pembongkaran Bangunan Perbesar

Bedahkasus.com, Medan – Setelah mengirimkan surat kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, pada 3 Desember 2025, terkait surat dari Satpol-PP Kota Medan, Raja—adik dari Almarhum Siwa Sangker—akhirnya bisa bernapas lega. Bangunan yang sebelumnya dikabarkan akan dibongkar karena dianggap melanggar Perda, pada Kamis, 4 Desember 2025, dipastikan tidak jadi dirobohkan.

Situasi sempat memanas akibat keberatan keluarga Almarhum Siwa Sangker yang menilai hanya bangunan peninggalan almarhum yang disorot melanggar Perda, sementara bangunan lain yang juga diduga melanggar Perda tidak mendapat perlakuan serupa. Ketegangan tersebut berhasil diredam setelah dilakukan komunikasi di lokasi.

Pantauan awak media di Jalan Teratai, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, tampak Camat Medan Maimun Al Muqarrom hadir bersama Mulya Koto, Ketua Lembaga MPSU (Masyarakat Perjuangan Sumatera Utara).

Mulya Koto: “Saya tidak bisa menolak permintaan rakyat yang mencari keadilan”

Kepada awak media, Mulya Koto aktivis vokal yang dikenal membela masyarakat kecil—membenarkan bahwa Raja datang ke rumahnya pada malam hari untuk meminta bantuan terkait polemik tersebut.

> “Saya tidak bisa menolak permintaan atas nama rakyat yang menginginkan tegaknya keadilan. Karena itu saya minta Raja untuk mengirimkan surat resmi kepada Lembaga MPSU, dan itu sudah dilakukan,” ujar Mulya Koto.

(Mulya Darma).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri

10 Juli 2026 - 10:28 WIB

Memutus Perkara, Padahal Diduga Masih Dalam Sanksi Non Palu Selama 6 Bulan, Oknum Hakim di PN Medan di Laporkan Ke Komisi Yudisial

9 Juli 2026 - 19:18 WIB

Belum Tuntas di Polres, Kini Muncul Dugaan Penggunaan Pin Berbeda oleh Seorang Anggota DPRD Samosir, Publik Pertanyakan Keberadaan Pin Emas Resmi

6 Juli 2026 - 21:12 WIB

Gudang Solar Misterius di Tengah Permukiman Manunggal, Warga Khawatir Ledakan

30 Juni 2026 - 10:36 WIB

Menjelang HUT Bhayangkara ke-80, Publik Menanti Ketegasan Pengusutan Polemik Pin Emas DPRD Samosir

29 Juni 2026 - 11:40 WIB

Trending di HUKUM