Bedahkasus.com, Samosir – Masa remaja seorang siswi SMA di Kabupaten Samosir harus berubah setelah dirinya diduga menjadi korban kekerasan seksual hingga mengalami kehamilan,Selasa (1/9/26).
Korban, sebut saja Melati (nama samaran), disebut mengalami dugaan kekerasan seksual selama sekitar satu tahun. Kasus tersebut akhirnya terungkap dan dilaporkan kepada kepolisian.
Ironisnya, terduga pelaku disebut masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. Informasi lain menyebut korban diduga pernah mendapat ancaman.
Personel Unit PPA Polres Samosir, K. Simanjuntak, saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2026), membenarkan adanya laporan dan penangkapan terhadap seorang terduga pelaku.
“Benar, kita ada menerima laporan atas peristiwa tersebut dan kita sudah menangkap pelakunya. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ujarnya.
Polisi masih mendalami motif dan kronologi kasus tersebut. Informasi mengenai dugaan ancaman maupun terduga pelaku yang sempat melarikan diri masih harus dibuktikan melalui proses penyidikan.
Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut anak. Publik berharap kepolisian mengungkap fakta secara profesional serta memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan.
Identitas korban tidak diungkap demi menjaga privasi dan masa depannya.(rps/Tim).










