Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Polres Dairi Belum Sepenuhnya Membersihkan Aktivitas Perjudian yang Meresahkan Masyarakat, Ini Buktinya.. Antisipasi Karhutla, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini dan Patroli di Sumatera-Kalimantan Alvonso Manihuruk S.H., M.H. Resmi Dilantik Sebagai Kasi Pidum Kejari Belawan Aktivitas Perjudian Beroperasi di Deli Serdang Mendapat Lisensi Khusus dari Kapolresta Deli Serdang Kombes Hendria Lesmana ? Dugaan Pencemaran Lingkungan Pabrik Kelapa Sawit di Desa Sei Semayang Kembali Disoal, Bau Menyengat Mengganggu Aktivitas Belajar Sekolah 418 Warga Kuta Tengah Dipulangkan dari Pengungsian, Polda Sumut Kawal Proses Kepulangan

Pemerintah

Litbang Kompas: Kepercayaan Publik kepada Polri Naik, KP Norman Sebut Bukti Reformasi Berjalan

badge-check


					Litbang Kompas: Kepercayaan Publik kepada Polri Naik, KP Norman Sebut Bukti Reformasi Berjalan Perbesar

Bedahkasus.com, Jakarta – Survei terbaru Litbang Kompas mencatat peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Dalam survei tersebut, tingkat kepercayaan publik mencapai 82,4 persen, naik dari 76,2 persen pada hasil survei tahun 2025. Kenaikan tersebut dinilai sebagai sinyal positif atas berbagai upaya pembenahan yang terus dilakukan institusi kepolisian.

Ketua Dewan Pembina Aliansi Indonesia, Kanjeng Pangeran Norman, menyambut baik capaian tersebut. Ia menilai meningkatnya kepercayaan masyarakat menunjukkan bahwa reformasi yang dijalankan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai memberikan dampak yang dirasakan publik.

Menurut Norman, kepercayaan masyarakat tidak terbentuk dalam waktu singkat. Capaian itu merupakan hasil dari proses panjang melalui penguatan reformasi internal, peningkatan kualitas pelayanan, serta komitmen membangun profesionalisme personel di seluruh tingkatan organisasi.

“Angka kepercayaan publik yang terus meningkat menunjukkan masyarakat mulai melihat adanya perubahan nyata dalam kinerja Polri. Pembenahan organisasi, peningkatan kualitas pelayanan, dan penguatan profesionalisme menjadi faktor yang mendorong tumbuhnya kepercayaan tersebut,” kata KP. Norman, Jumat (26/6/2026).

Ia menilai kepercayaan publik memiliki peran strategis dalam mendukung tugas kepolisian sebagai aparat penegak hukum. Dengan kepercayaan yang semakin kuat, Polri diharapkan mampu menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara lebih efektif, sekaligus terus memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan penegakan hukum yang berkeadilan.

Lebih lanjut, Norman menyebut hasil survei Litbang Kompas juga dapat dipandang sebagai bentuk pengakuan masyarakat terhadap transformasi yang terus dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat institusi kepolisian cepat berpuas diri.

“Kepercayaan publik tidak lahir begitu saja, melainkan dibangun melalui konsistensi dalam bekerja. Karena itu, integritas harus terus dijaga, pelayanan perlu semakin ditingkatkan, dan respons terhadap kebutuhan masyarakat harus semakin cepat agar kepercayaan ini tetap terpelihara,” ujarnya.

(Julius).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antisipasi Karhutla, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini dan Patroli di Sumatera-Kalimantan

10 September 2026 - 17:41 WIB

Relawan Kesehatan ProBIS Sumut Dorong Kolaborasi dengan Kanwil Ditjenpas, Fokus pada Kesehatan dan Kemandirian WBP

28 Agustus 2026 - 08:19 WIB

Dari Kamar Mayat ke DANA: Narasumber Ungkap Cara Bayar Mobil Jenazah RSUD Samosir

28 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Lapor Bapak/Ibu Pemkab Samosir! Rumah Sudah Dibangun, Rp8 Juta Masih “OTW”?

26 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Direktur RSUD Samosir, Rp2,67 Miliar Sudah Berdiri: yang Diisolasi Pasien atau Gedungnya?

26 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Trending di Pemerintah