Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Korem 051/Wijayakarta Resmikan Empat Jembatan Armco, Wujud Nyata Asta Cita Presiden RI Kepada Masyarakat Indonesia Respons Cepat Polisi, Anak Terpisah dari Orang Tua di Thamrin Kembali ke Pelukan Keluarga Brimob Metro Jaya Raih Juara Nasional di Kejuaraan Perbakin 2026 Sertijab Digelar Hari Ini, AKP Edward Sidauruk Akhiri Pengabdian di Polres Samosir menuju Ditressiber Polda Sumut Peresmian Pondok Pesantren Nur Al-‘Alim Al-Hasyimi dan Peletakan Batu Pertama Surau Suluk Nour Miftahul Jannah RNH Muaro Bungo Babinsa Koramil 06/Cakung Laksanakan Patroli dan Siskamling, Ciptakan Rasa Aman di Malam Minggu

Pemerintah

Litbang Kompas: Kepercayaan Publik kepada Polri Naik, KP Norman Sebut Bukti Reformasi Berjalan

badge-check


					Litbang Kompas: Kepercayaan Publik kepada Polri Naik, KP Norman Sebut Bukti Reformasi Berjalan Perbesar

Bedahkasus.com, Jakarta – Survei terbaru Litbang Kompas mencatat peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Dalam survei tersebut, tingkat kepercayaan publik mencapai 82,4 persen, naik dari 76,2 persen pada hasil survei tahun 2025. Kenaikan tersebut dinilai sebagai sinyal positif atas berbagai upaya pembenahan yang terus dilakukan institusi kepolisian.

Ketua Dewan Pembina Aliansi Indonesia, Kanjeng Pangeran Norman, menyambut baik capaian tersebut. Ia menilai meningkatnya kepercayaan masyarakat menunjukkan bahwa reformasi yang dijalankan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai memberikan dampak yang dirasakan publik.

Menurut Norman, kepercayaan masyarakat tidak terbentuk dalam waktu singkat. Capaian itu merupakan hasil dari proses panjang melalui penguatan reformasi internal, peningkatan kualitas pelayanan, serta komitmen membangun profesionalisme personel di seluruh tingkatan organisasi.

“Angka kepercayaan publik yang terus meningkat menunjukkan masyarakat mulai melihat adanya perubahan nyata dalam kinerja Polri. Pembenahan organisasi, peningkatan kualitas pelayanan, dan penguatan profesionalisme menjadi faktor yang mendorong tumbuhnya kepercayaan tersebut,” kata KP. Norman, Jumat (26/6/2026).

Ia menilai kepercayaan publik memiliki peran strategis dalam mendukung tugas kepolisian sebagai aparat penegak hukum. Dengan kepercayaan yang semakin kuat, Polri diharapkan mampu menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara lebih efektif, sekaligus terus memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan penegakan hukum yang berkeadilan.

Lebih lanjut, Norman menyebut hasil survei Litbang Kompas juga dapat dipandang sebagai bentuk pengakuan masyarakat terhadap transformasi yang terus dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat institusi kepolisian cepat berpuas diri.

“Kepercayaan publik tidak lahir begitu saja, melainkan dibangun melalui konsistensi dalam bekerja. Karena itu, integritas harus terus dijaga, pelayanan perlu semakin ditingkatkan, dan respons terhadap kebutuhan masyarakat harus semakin cepat agar kepercayaan ini tetap terpelihara,” ujarnya.

(Julius).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kepercayaan Publik Terhadap Polri Tembus 82,4 Persen Berdasarkan Survei Litbang Kompas, Penasehat Khusus Presiden Beri Apresiasi

29 Juni 2026 - 11:48 WIB

Penasehat Khusus Presiden: Tren Positif Kepercayaan Publik terhadap Polri Patut Diapresiasi

29 Juni 2026 - 11:45 WIB

9 Pejabat Tinggi Pratama Resmi Dilantik, Selamat Menjalankan Amanah untuk Kemajuan Samosir

27 Juni 2026 - 19:46 WIB

PTPN IV Regional 2 Antar IKM Pandai Besi Simalungun Naik Kelas, 8.126 Alat Pertanian Dilepas ke Unit Operasional

27 Juni 2026 - 10:30 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan di Jorong Banjaranah Berjalan Lancar, Warga Bersyukur di Tengah Lesunya Harga Gambir

23 Juni 2026 - 21:25 WIB

Trending di Pemerintah