Bedahkasus.com, Samosir – Pemerintah Kabupaten Samosir memastikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 tahun ini akan berlangsung semarak dan penuh nuansa kebersamaan,Selasa (24/2/26).
Rencananya perayaan tersebut akan dipusatkan di kawasan Waterfront City Pangururan selama dua hari itu diproyeksikan menjadi pesta rakyat berskala besar.
Momentum hari jadi ini tidak hanya menjadi ajang seremoni dan refleksi atas perjalanan pembangunan daerah, tetapi juga dirancang sebagai hiburan terbuka bagi masyarakat.
Beragam kegiatan telah disiapkan, mulai dari upacara resmi hingga panggung hiburan yang menghadirkan artis nasional dan lokal.
Grup band papan atas Tanah Air, Ungu, dijadwalkan tampil dan menjadi magnet utama yang diperkirakan mampu menarik ribuan penonton.
Selain itu, deretan musisi lokal seperti Joton Caribo, The Boys Trio, Nabasa Trio, D’Roha Voice, dan Nauli Sister juga akan meramaikan panggung dengan balutan musik khas Batak yang kental.
Perpaduan musik nasional dan sentuhan budaya lokal tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana yang meriah sekaligus mempertegas identitas budaya Samosir.
Menjelang pelaksanaan acara, geliat antusiasme warga mulai terasa.
Sejumlah pedagang tampak mempersiapkan lapak dagangan di sekitar lokasi kegiatan, berharap perayaan ini membawa berkah tersendiri bagi peningkatan pendapatan mereka.
Diketahui, rangkaian HUT ke-22 Kabupaten Samosir akan berlangsung selama dua hari, 26–27 Februari 2026, dimulai sejak pagi hingga malam hari.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Samosir, Imanuel Sitanggang, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Selasa (24/2/2026), membenarkan bahwa perayaan akan digelar selama dua hari penuh.
“Benar, kegiatan akan dilaksanakan selama dua hari.
Kami berharap momentum ini dapat meningkatkan perekonomian lokal sekaligus menghibur seluruh masyarakat Kabupaten Samosir,” ujarnya.
Pemerintah daerah pun mengajak masyarakat dari berbagai kecamatan di Samosir hingga luar daerah untuk turut hadir dan menyemarakkan peringatan hari bersejarah tersebut.
Selain sebagai ajang hiburan, perayaan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat, serta semakin mengukuhkan Samosir sebagai destinasi unggulan di kawasan Danau Toba.
(Ls/Rp/tim).











