Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Pemuda Marga Silima Kota Medan Salurkan 2.000 Paket Sembako Sambut Idul Fitri Ramadan Penuh Berkah: STM Nasional Wartawan Santuni Puluhan Anak Yatim di Masjid Al-Ikhlas Marak Judi di Tandem Hilir, Publik Pertanyakan Langkah Nyata Kapolres Binjai Polisi Bongkar Penimbunan BBM Subsidi, Diduga sejumlah Kendaraan Jadi Barang Bukti Kapolres Nias Selatan Cek Persiapan Pengamanan Sekaligus Pemberian Bingkisan Perayaan Idul Fitri 1447 H 2026 Di Kabupaten Nias Selatan Kajatisu dan KNPI Sumut Perkuat Kolaborasi Wujudkan Sumatera Utara Bersih dari Korupsi

Pemerintah

Calon Jaksa Tewas Terseret Arus Saat Kejar Tersangka Korupsi di Asahan

badge-check


					Calon Jaksa Tewas Terseret Arus Saat Kejar Tersangka Korupsi di Asahan Perbesar

Calon Jaksa Tewas Terseret Arus Saat Kejar Tersangka Korupsi di Asahan

ASAHAN, bedahkasus.com – Seorang calon jaksa bernama Reynanda Prima Ginting (26) ditemukan tewas setelah terseret arus Sungai Silau di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Peristiwa tragis ini terjadi saat Reynanda ikut dalam pengejaran seorang kepala desa yang menjadi tersangka kasus korupsi pada hari Rabu (2/7/2025).

Menurut informasi yang dihimpun, Reynanda yang merupakan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, turut serta dalam tim yang hendak menangkap Kardianto, Kepala Desa Banjar Hulu, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun. Kardianto merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana desa.

Pengejaran berlangsung dramatis di Jalan HM Yamin, Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. Saat hendak diringkus, Kardianto nekat melarikan diri dengan melompat ke dalam aliran Sungai Silau.

Melihat tersangka berusaha kabur, seorang warga bernama Fahri (juga dilaporkan bernama Muhammad Safari Siregar) mencoba membantu pengejaran dengan ikut masuk ke sungai. Namun, Fahri justru mengalami kesulitan dan terseret arus.

Menyaksikan kejadian itu, Reynanda Ginting dengan sigap berusaha menolong Fahri. Nahas, arus sungai yang deras membuat keduanya kewalahan hingga akhirnya terseret dan menghilang. Sementara itu, tersangka korupsi, Kardianto, dilaporkan berhasil selamat dan meloloskan diri dari kejaran aparat.

Tim SAR gabungan yang menerima laporan segera melakukan operasi pencarian. Upaya tersebut membuahkan hasil pada Kamis (3/7/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, saat jasad Reynanda ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar tiga kilometer dari lokasi awal kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Fahri yang juga menjadi korban dalam insiden ini. Pihak Kejaksaan Negeri Simalungun telah mengonfirmasi kejadian yang menimpa salah satu calon pegawainya tersebut. Reynanda dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dan loyal dalam menjalankan tugasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pegadaian Kanwil 1 Medan Fasilitasi 250 Pemudik Lebaran Lewat Program TJSL

17 Maret 2026 - 14:13 WIB

Ketua MPSU Mulya Koto Apresiasi Respons Cepat Satpol PP dan Dinsos Kota Medan Amankan ODGJ

11 Maret 2026 - 17:47 WIB

20 Tahun Jadi Ikon Kota, Ramadan Fair Medan Kembali Hidupkan UMKM dan Kebersamaan Warga

2 Maret 2026 - 11:39 WIB

Samosir Ukir Prestasi Nasional, Satu-Satunya Daerah di Sumut Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih 2026

26 Februari 2026 - 07:33 WIB

HUT ke-22 Samosir Siap Digelar Meriah, Musisi Nasional dan Lokal Turut Ambil Bagian

25 Februari 2026 - 12:30 WIB

Trending di Pemerintah