Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Mantan Penyidik KPK: Aktor Intelektual Korupsi Suplai Batu Bara Pemicu Blackout Listrik Harus Ditangkap Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Hadir Membawa Harapan bagi Warga Tembagapura Wakapolri Kawal Ketat Seleksi Taruna Akpol, Teknologi Kedokteran Terbaru Perkuat Akurasi Rekrutmen Pakar Energi Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU yang Ditaksir Rugikan Negara Rp5 Triliun 100 Warga Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis Di Koramil 01/Tebet Kapolri Instruksikan Optimalkan Penanganan Karhutla di Riau

Pemerintah

Bupati Samosir kunjungi bakti KOMDIGI,Usulkan penanganan BLANK SPOT

badge-check


					Bupati Samosir kunjungi bakti KOMDIGI,Usulkan penanganan BLANK SPOT Perbesar

Bedahkasus.com, Samosir– Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Samosir, Immanuel Sitanggang, mengunjungi Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI Komdigi) di Centennial Tower, Jakarta, pada 19 Mei 2026.

Kehadiran Bupati Samosir diterima langsung oleh Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar, didampingi Plt. Direktur Infrastruktur, Darien Aldiano.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Samosir menyampaikan sejumlah usulan penanganan wilayah blank spot dan gangguan kestabilan sinyal telekomunikasi di Kabupaten Samosir.

Usulan yang diajukan mencakup penanganan pada 15 titik lokasi yang hingga saat ini masih mengalami keterbatasan jaringan dan sinyal tidak stabil.

Bupati Samosir menegaskan bahwa peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi sangat dibutuhkan mengingat Kabupaten Samosir merupakan bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba yang setiap tahunnya dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Sebagai kawasan strategis pariwisata nasional, Kabupaten Samosir terus mengalami peningkatan kunjungan wisatawan.

Pada tahun lalu, jumlah kunjungan wisata mencapai sekitar 2,4 juta orang. Kondisi ini tentu membutuhkan dukungan jaringan telekomunikasi yang memadai.

Karena itu, kami berharap dukungan pemerintah pusat, khususnya BAKTI Komdigi, dalam penanganan blank spot dan sinyal tidak stabil di Kabupaten Samosir,” ujar Vandiko.

Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar, menyambut baik usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Samosir.

Ia menyatakan bahwa pada prinsipnya BAKTI Komdigi mendukung langkah penanganan blank spot dan peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut.

“Usulan yang disampaikan kami terima dengan baik. Kami meminta agar tim teknis Pemkab Samosir dapat segera berkoordinasi dengan tim teknis BAKTI Komdigi untuk proses tindak lanjut.

Kami siap mendukung percepatan penanganan blank spot ini, terlebih Kabupaten Samosir kerap menjadi tuan rumah berbagai event berskala nasional maupun internasional,” ungkap Fadhilah.

Pertemuan tersebut menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Samosir dalam memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah pusat guna meningkatkan kualitas infrastruktur telekomunikasi dan pelayanan digital bagi masyarakat serta wisatawan di Kabupaten Samosir.

(Tim/Rp/li).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nikolas AP: Satgas Operasi Damai Cartenz Berperan Penting Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

30 Juni 2026 - 13:03 WIB

Prof. Adrianus Meliala: Survei Litbang Kompas Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Kepolisian

30 Juni 2026 - 13:00 WIB

Guru Besar STIK-PTIK Apresiasi Kenaikan Kepercayaan Publik terhadap Polri hingga 82,4 Persen

30 Juni 2026 - 12:57 WIB

Kepercayaan Publik Terhadap Polri Tembus 82,4 Persen Berdasarkan Survei Litbang Kompas, Penasehat Khusus Presiden Beri Apresiasi

29 Juni 2026 - 11:48 WIB

Penasehat Khusus Presiden: Tren Positif Kepercayaan Publik terhadap Polri Patut Diapresiasi

29 Juni 2026 - 11:45 WIB

Trending di Pemerintah