Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Operasi Gabungan Imigrasi Belawan Temukan WNA dengan Beragam Izin Tinggal Tim Sergap Polres Asahan Amankan 10 Remaja Diduga Hendak Tawuran, Sajam dan 6 Sepeda Motor Diamankan Respons Cepat Polda Sumut, 96 Kasus Curas-Curat Terungkap dalam Tiga Hari di Sumut Sat PJR Induk Sumbar 2 Gencarkan Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas, Ajak Masyarakat Jadikan Tertib sebagai Budaya Kualitas Udara Memburuk, Pengendara Diimbau Gunakan Masker dan Tingkatkan Kewaspadaan Ditlantas Polda Sumbar Gelar Aksi Donor Darah Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

HUKUM

Oknum Reskrim Polsek Helvetia Diduga Lakukan Praktik “Tangkap Lepas” Bandar Sabu

badge-check


					Oknum Reskrim Polsek Helvetia Diduga Lakukan Praktik “Tangkap Lepas” Bandar Sabu Perbesar

Bedahkasus.com, Medan – Pemberantasan narkoba di wilayah Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara memang sudah mantab.

Tetapi lain hal nya Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia terkait dugaan praktik “tangkap lepas” terhadap dua tersangka bandar narkoba.

Dua pria yang masing – masing berinisial HD alias Aseng dan TM, warga Dusun V Klumpang Kampung, Kecamatan Hamparan Perak,Kabupaten Deli Serdang, diamankan pada Selasa (21/4/2026) kemarin.

Namun, penangkapan tersebut justru memunculkan dugaan adanya permainan oleh oknum aparat dari Polsek Helvetia dan mata – mata di lapangan.

Modusnya yang dilakukan adalah penindakan dilakukan di luar wilayah hukum Polsek Helvetia untuk kemudian dijadikan celah mencari keuntungan,termasuk dugaan permintaan uang kepada pihak keluarga tersangka agar tidak ditahan.

Informasi dari masyarakat menyebutkan bahwa oknum Polisi disebut-sebut dimintai sejumlah uang hingga puluhan juta rupiah dengan dalih “pengurusan perkara”.

Dugaan praktik ini pun memicu kecurigaan adanya skenario “tangkap lepas” yang mencederai upaya pemberantasan narkoba.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi terkait status kedua tersangka maupun kebenaran dugaan praktik “tangkap lepas” tersebut.

Masyarakat pun berharap Kapolrestabes Medan dan Kapolda Sumatera Utara turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh.

Jika terbukti, tindakan tegas dinilai penting untuk menjaga integritas institusi Polri serta memastikan perang terhadap narkoba tidak dikotori oleh oknum yang menyalahgunakan wewenang.

Terpisah, Kapolsek Helvetia, Kompol Nelson J.P. Sipahutar, S.H., M.M., saat dikonfirmasi melalui Panit Reskrim terkait dugaan tersebut, memberikan tanggapan singkat. “Apa perintah Kapolsek, Bang, menunggu beritanya apa nanti. Kata Kapolsek nanti kita sampaikan,” ujarnya.

Masyarakat pun mendesak Kapolrestabes Medan dan Kapolda Sumatera Utara untuk turun tangan melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Jika terbukti, tindakan tegas dinilai penting demi menjaga integritas institusi Polri serta memastikan perang terhadap narkoba tidak dikotori oleh oknum yang menyalahgunakan kewenangan.

(Red/Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pendapatan Pemkab Deli Serdang dari Sektor Retribusi “Terjun Bebas,” Marak Bangunan Berdiri Tanpa Izin, Salah Satunya di Desa Suka Maju

17 September 2026 - 10:53 WIB

Terungkap!!! Peredaran Judi Togel Marak Diduga Dikendalikan Oknum Kades, Polres Dairi Kehilangan ‘Taji’ DPRD Sumut Angkat Suara

16 September 2026 - 21:29 WIB

“Kasus Anak 13 Tahun Jadi Sorotan, Praktisi Hukum: Jika Bukti Cukup, Tangkap! Jangan Persulit Keluarga Korban”

15 September 2026 - 14:58 WIB

Kapolres Dairi Dinilai Lihai Dihadapan Kamera, Buktinya Judi Togel Milik Oknum Kades Masih Leluasa Meresahkan Masyarakat

15 September 2026 - 13:18 WIB

Polres Dairi Belum Sepenuhnya Membersihkan Aktivitas Perjudian yang Meresahkan Masyarakat, Ini Buktinya..

11 September 2026 - 14:11 WIB

Trending di HUKUM