Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Status Tahanan Rumah Disorot, Kasus Nuriana Sinurat Kembali Dipertanyakan Presensi Ada, Tugas Dipertanyakan di RSUD Hadrianus Sinaga Eks Gudang Pengoplos LPG yang Pernah Digerebek Tim Gabungan BAIS Diduga Beralih Jadi Gudang Solar Subsidi Ilegal “Paripurna DPRD Samosir Mandek, Kursi Kosong Gagalkan Pembahasan APBD dan Ranperda Sampah” Dari Branding sampai Quality Control: Yang Sering Terlewat soal Seragam Perusahaan Rakerhut Situmorang Tantang Kepastian Hukum Dugaan Penyimpangan Samosir: Proses atau Hentikan!

Pemerintah

Ketua Yopie H Batubara menggelar kejuaraan Cabang Olahraga Domino Provinsi Sumatra Utara(Sumut) tgl 19 /4/2026 Di Aula PRSU Medan

badge-check


					Ketua Yopie H Batubara menggelar kejuaraan Cabang Olahraga Domino Provinsi Sumatra Utara(Sumut) tgl 19 /4/2026 Di Aula PRSU Medan Perbesar

Bedahkasus.com, Medan – Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Provinsi Sumut menggelar Kejuaraan Cabang (Kejurcab) 2026 di Aula PRSU Jalan Gatot Subroto Minggu (19/4/2026). Ajang ini menjadi panggung strategis untuk menjaring sekaligus mengasah talenta domino terbaik dari daerah.

Kejurcab dibuka secara resmi oleh Kadispora Sumut Muhammad Pratama Daulay di dampingi oleh Ketua Umum PB Perado Kakung Santosa dan Ketua Pengprov ORADO Sumatera Utara Yopie H Batubara dalam seremoni yang berlangsung khidmat, menandai dimulainya kompetisi yang tak sekadar adu strategi, tetapi juga pembuktian kualitas atlet lokal.

Ketua ORADO Sumut Yopie H Batubara menegaskan bahwa kejuaraan ini merupakan langkah konkret dalam membangun fondasi prestasi domino di tingkat

“Kejurcab ini bukan sekadar kompetisi, tetapi proses seleksi untuk menemukan atlet terbaik yang siap membawa nama Sumut ke level nasional,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Yopie itu menyebut, para peserta terbaik akan dipersiapkan secara khusus untuk tampil pada Kejuaraan Tingkat Nasional

Lebih dari itu, Kejurcab ini juga menjadi ruang edukasi publik. Pengrov ORADO Sumut berupaya mengikis stigma lama yang kerap melekat pada permainan domino.
“Domino bukan perjudian. Ini olahraga resmi yang berada di bawah naungan KONI, menjunjung tinggi sportivitas, kecermatan, dan strategi,” tegas Yopie Batubara

Melalui pembinaan berkelanjutan hingga ke tingkat desa, ORADO terus mendorong masyarakat—terutama generasi muda—untuk melihat domino sebagai aktivitas positif, kompetitif, dan berintegritas.

Kejuaraan yang berlangsung selama satu hari ini mempertandingkan berbagai kategori. Panitia menyiapkan uang pembinaan dan medali sebagai bentuk apresiasi bagi para pemenang.

(Gayus HTB).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presensi Ada, Tugas Dipertanyakan di RSUD Hadrianus Sinaga

29 Juli 2026 - 14:35 WIB

Satgas Pangan Polri Perkuat Swasembada Bawang Putih, Lahan Tanam di Sembalun Capai 534 Hektare

28 Juli 2026 - 08:02 WIB

Catar Kalteng Catat Jarak Lari Tertinggi pada Seleksi Tingkat Pusat Akpol 2026

28 Juli 2026 - 07:51 WIB

Seskab Teddy Spill Deretan Event Besar di Indonesia, Mulai dari Konser Musisi Dunia hingga MotoGP Mandalika

27 Juli 2026 - 14:13 WIB

Hotman Paris Menuai Kecaman Kalangan Pers DI Karenakan Celotehan nya Di Nilai Merendahkan Martabat Wartawan

20 Juli 2026 - 10:04 WIB

Trending di Pemerintah