Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Patroli Brimob Polda Metro Jaya dan Perintis Presisi Cegah Tawuran di Koja, Tiga Pelaku Diamankan Aksi BEM UI di Bundaran HI Tak Ajukan Surat Pemberitahuan Resmi Babinsa Koramil 08/Duren Sawit Gelar Patroli dan Siskamling Keliling Bersama Komponen Masyarakat Kodim 0504/Jakarta Selatan Gelar Nobar Sepak Bola Gembira Bersama Masyarakat Menyapa dari Jantung Papua, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor

Pemerintah

PT PMT Catatkan Layanan Perdana SSL, Perkuat Jalur Logistik Internasional

badge-check


					PT PMT Catatkan Layanan Perdana SSL, Perkuat Jalur Logistik Internasional Perbesar

Bedahkasus.com, Batu Bara – Awal triwulan II tahun 2026, PT Prima Multi Terminal (PT PMT) menunjukkan geliggat baru. PT Prima Multi Terminal (PMT) untuk pertama kalinya melayani kapal petikemas milik Samudera Shipping Line Ltd (SSL), perusahaan pelayaran yang mengoperasikan berbagai jenis kapal besar. Kapal bernama MV Sinar Bajo sandar di dermaga dalam PMT pada Kamis (16/04/2026), memberikan dorongan penting bagi pengembangan pelabuhan strategis di pesisir timur Sumatera Utara tersebut.

Kapal berbendera Singapura itu memiliki panjang 171,9 meter dengan kapasitas mencapai 2.000 TEUs. Dalam pelayaran perdananya, kapal mengangkut sekitar 400 boks peti kemas. Rute pelayaran MV Sinar Bajo mencakup Singapura-Belawan-Kuala Tanjung-Singapura, yang sekaligus membuka jalur tetap di Selat Malaka.

“Kami sangat mengapresiasi kedatangan MV Sinar Bajo di Pelabuhan Kuala Tanjung. Ini merupkan milestone untuk semakin menciptakan peningkatan arus peti kemas di Kuala Tanjung. Dengan semakin meningkatkan pertumbuhan. Kami terus menyiapkan operasional agar kegiatan logistic dapat berjala efisien dan aman” ujar Rudi Susanto, Direktur Utama PT PMT, di sela acara penyambutan.

Menurut Rudi, kehadiran SSL juga memperkuat posisi Kuala Tanjung sebagai pelabuhan yang mulai dilirik dalam jaringan pelayaran internasional. PMT, kata dia, menargetkan semakin banyak kapal berkapasitas besar bersandar di pelabuhan tersebut.

Hal senada disampaikan Senior Vice President Komersial dan Hubungan Pelanggan PT Pelindo Terminal Petikemas, Muchammad Ali Afandi. Ia menilai bertambahnya operator pelayaran akan berdampak pada peningkatan aktivitas logistik dan kawasan industri di sekitar pelabuhan.

“Penambahan layanan pelayaran akan memperbesar peluang pertumbuhan, baik untuk pelabuhan maupun kawasan industri di sekitarnya,” kata Ali.

Dari sisi operator, Kuala Tanjung Branch Head PT Samudera Agencies Indonesia, Arrayyan Averus Chairan, menyebut layanan ini akan beroperasi secara rutin setiap pekan.

“Kami akan melayani rute ini secara berkala. Ini juga menjadi peluang bagi pelaku usaha di Sumatera Utara untuk memanfaatkan kapasitas pengiriman yang tersedia,” ujarnya.

Ia menambahkan, lokasi Kuala Tanjung yang dekat dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei dan kawasan industri lainnya menjadi faktor pendukung pengembangan rute tersebut.

Kerjasama yang terjalin antara PMT dan SSL juga disambut baik oleh Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia/Indonesia Logistics Forwarders Association (ALFI/ILFA) Sumatera Utara.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) ALFI/ILFA, Surianto, masuknya kapal SSL rutin setiap minggu akan meningkatkan kepercayaan pemilik kargo di wilayah hinterland Kuala Tanjung.

“Dengan semakin banyaknya kapal besar melayani kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Kuala Tanjungmaka akan semakin banyak pilihan rute dan kapal sehingga fistribusi barang akan semakin berkembang,” ujar Surianto.

Upacara penyambutan kapal perdana ini berlangsung di dermaga utama PMT Kuala Tanjung dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kuala Tanjung, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kuala Tanjung, Administrator KEK Sei Mangkei, Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan, Balai Besar Karantina Kesehatan Medan Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Kuala Tanjung, perwakilan Regional 1 Pelindo, Cabang Kuala Tanjung, PT Prima Indonesia Logistik, PT Prima Pengembangan Kawasan, Asosiasi ALFI ILFA Sumatera Utara, INSA Medan-Bealwan, Organda Angsuspel Belawan, serta sejumlah perusahaan pemilik barang (cargo owner) yang berada di hinterland Kuala Tanjung sekitarnya dan KEK Sei Mangkei.

Secara proyeksi, layanan SSL diperkirakan mampu menyumbang throughput sekitar 1.600 TEUs per bulan atau sekitar 19.200 TEUs per tahun. Dengan mulai beroperasinya layanan internasional secara rutin, Pelabuhan Kuala Tanjung diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai salah satu simpul logistik di Selat Malaka, sekaligus mendukung peningkatan daya saing ekspor dari Sumatera Utara. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi BEM UI di Bundaran HI Tak Ajukan Surat Pemberitahuan Resmi

14 Juni 2026 - 20:15 WIB

Dijual Dulu, Dikembalikan Kemudian: Apakah Aset Negara Bisa “Disulap” Seolah Tak Pernah Hilang?

11 Juni 2026 - 15:30 WIB

Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

10 Juni 2026 - 10:29 WIB

Ketua FKDM Pastikan Tangsel Aman, Warga Diimbau Bijak Sikapi Informasi

28 Mei 2026 - 19:13 WIB

Arus Peti Kemas di Sumatera Utara Meningkat, Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung Tunjukkan Pemulihan Logistik

28 Mei 2026 - 15:58 WIB

Trending di Pemerintah