Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Memutus Perkara, Padahal Diduga Masih Dalam Sanksi Non Palu Selama 6 Bulan, Oknum Hakim di PN Medan di Laporkan Ke Komisi Yudisial Mantan Penyidik KPK: Aktor Intelektual Korupsi Suplai Batu Bara Pemicu Blackout Listrik Harus Ditangkap Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Hadir Membawa Harapan bagi Warga Tembagapura Wakapolri Kawal Ketat Seleksi Taruna Akpol, Teknologi Kedokteran Terbaru Perkuat Akurasi Rekrutmen Pakar Energi Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU yang Ditaksir Rugikan Negara Rp5 Triliun 100 Warga Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis Di Koramil 01/Tebet

Pemerintah

Pemkab Samosir Klarifikasi Isu Kematian Warga, Tegaskan Bukan karena Faktor Ekonomi

badge-check


					Pemkab Samosir Klarifikasi Isu Kematian Warga, Tegaskan Bukan karena Faktor Ekonomi Perbesar

Bedahkasus.com, Samosir-Pemkab Samosir melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Samosir angkat bicara terkait pemberitaan yang mengaitkan kematian almarhum Jonius Taripar Sidabutar dengan dugaan himpitan ekonomi,Rabu (1/4/26).

Pemerintah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalah pahaman di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Samosir, Imanuel Sitanggang, saat dikonfirmasi di kantornya,
menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran berdasarkan data dan koordinasi dengan instansi terkait.

“Kami menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan kematian almarhum disebabkan oleh faktor ekonomi tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Pemerintah selama ini telah hadir melalui berbagai program bantuan sosial kepada keluarga,” ujar Imanuel,Rabu (1/4/26).

Dalam penyampaiannya, ia didampingi oleh Kepala Bidang terkait, Togarma Naibaho, yang turut menambahkan bahwa klarifikasi ini penting guna menjaga akurasi informasi publik.

Menurut Kominfo, berdasarkan data resmi Pemerintah Kabupaten Samosir, keluarga almarhum merupakan penerima sejumlah bantuan sosial, di antaranya

– Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2026,
– Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang masih aktif,
– Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra Tahun 2025,
– Bantuan Pangan Tahun 2025, Program Bedah Rumah Tahun 2021, serta Program Keluarga Harapan (PKH) periode 2021–2023.

“Fakta ini menunjukkan bahwa kebutuhan dasar keluarga telah mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Oleh karena itu, sangat tidak tepat jika peristiwa ini dikaitkan dengan tekanan ekonomi,” tambah Togarma.

Dinas Kominfo juga mengimbau masyarakat serta insan pers agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi, dengan mengedepankan prinsip verifikasi dan konfirmasi kepada pihak berwenang sebelum dipublikasikan.

“Kami berharap semua pihak dapat menjaga kondusivitas dan menghormati perasaan keluarga yang sedang berduka, serta tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar,” tutup Imanuel.(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nikolas AP: Satgas Operasi Damai Cartenz Berperan Penting Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

30 Juni 2026 - 13:03 WIB

Prof. Adrianus Meliala: Survei Litbang Kompas Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Kepolisian

30 Juni 2026 - 13:00 WIB

Guru Besar STIK-PTIK Apresiasi Kenaikan Kepercayaan Publik terhadap Polri hingga 82,4 Persen

30 Juni 2026 - 12:57 WIB

Kepercayaan Publik Terhadap Polri Tembus 82,4 Persen Berdasarkan Survei Litbang Kompas, Penasehat Khusus Presiden Beri Apresiasi

29 Juni 2026 - 11:48 WIB

Penasehat Khusus Presiden: Tren Positif Kepercayaan Publik terhadap Polri Patut Diapresiasi

29 Juni 2026 - 11:45 WIB

Trending di Pemerintah