Bedahkasus.com, Sergai – Mayat seorang perempuan ditemukan di tumpukan sampah belakang rumah warga di Dusun V Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin (9/3/2026).
Penemuan mengerikan itu sontak menggegerkan warga setempat. Korban diketahui bernama Irawati (59), warga Dusun V Desa Pulau Gambar, dengan alamat sesuai KTP di Dusun I Desa Timbang Deli, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang. Aparat kepolisian yang turun ke lokasi langsung melakukan penyelidikan karena kuat dugaan korban merupakan korban pembunuhan.
Peristiwa tersebut langsung ditangani jajaran Polsek Dolok Masihul bersama personel Polres Sergai dengan melakukan cek dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi memasang garis polisi di sekitar lokasi guna mengamankan area serta mengumpulkan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kematian korban.
Kapolsek Dolok Masihul AKP HD. Simanjuntak, S.H, didampingi Waka Polsek IPTU Sunarto, S.H, KBO Sat Reskrim Polres Sergai IPTU Qory Oloan Siregar, S.H., M.H, Kanit Intelkam IPDA NL. Sembiring, serta sejumlah personel lainnya termasuk Tim Identifikasi Inafis Polres Sergai AIPTU Sahat M.P. Siregar, turun langsung ke lokasi untuk memimpin proses olah TKP dan penyelidikan awal.
Kehadiran aparat
kepolisian juga disaksikan unsur pemerintah setempat, di antaranya Camat Serba Jadi Sry Rahmayani Saragih, S.H, Sekcam Serba Jadi Endang Wahyu Ningsih, SST, Kepala Desa Pulau Gambar Suriadi, perangkat desa, serta ratusan warga yang sejak pagi memadati lokasi penemuan mayat.
Bau Menyengat Picu Kecurigaan Warga
Kapolsek Dolok Masihul melalui Ps Kasi Humas Polres Sergai IPTU LB. Manulang menjelaskan, penemuan mayat tersebut berawal dari kecurigaan seorang warga bernama Basri alias Abas yang mencium bau menyengat saat membuka pintu rumahnya untuk makan sahur sekitar pukul 02.00 WIB.
Merasa ada yang tidak beres, sekitar pukul 03.00 WIB Basri kemudian melaporkan bau tersebut kepada Kepala Dusun V Desa Pulau Gambar Setiawan. Mendapat laporan itu, Setiawan bersama beberapa warga mencoba menelusuri sumber bau di sekitar permukiman.
Pencarian dilakukan sejak pukul 03.30 WIB hingga 04.15 WIB, namun saat itu warga belum berhasil menemukan sumber bau menyengat tersebut. Situasi sempat mereda hingga akhirnya pencarian kembali dilakukan pada pagi hari.
Bagian Kaki Manusia Ditemukan di Tumpukan Sampah
Sekitar pukul 09.00 WIB, Kepala Dusun kembali melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Pulau Gambar Suriadi. Mendapat informasi tersebut, kepala desa bersama perangkat desa dan warga kembali melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 10.00 WIB, ketika seorang warga bernama Joko Susanto, yang juga menjabat sebagai kepala dusun setempat, menemukan bagian kaki manusia di tumpukan sampah yang berada di belakang rumah Basri.
Temuan tersebut sontak membuat warga terkejut dan geger. Kepala desa kemudian segera melaporkan penemuan tersebut kepada pihak kepolisian.
Polisi Turun Lakukan Olah TKP
Mendapat laporan dari warga, sekitar pukul 11.45 WIB Kapolsek Dolok Masihul bersama personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan cek dan olah TKP secara menyeluruh.
Petugas kepolisian segera memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan mayat guna mengamankan area dari kerumunan warga sekaligus mempermudah proses penyelidikan.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tumpukan sampah. Polisi kemudian mengevakuasi jenazah korban sekitar pukul 12.20 WIB dan membawanya ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.
Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan
Ps Kasi Humas Polres Sergai IPTU LB. Manulang mengatakan, berdasarkan hasil awal cek dan olah TKP, terdapat indikasi kuat bahwa korban diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan.
“Dari hasil cek dan olah TKP sementara, korban diduga merupakan korban pembunuhan. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian,” ujar IPTU LB. Manulang.
Penemuan mayat tersebut langsung menjadi perhatian masyarakat Kecamatan Serba Jadi. Informasi mengenai peristiwa itu juga dengan cepat menyebar dan ramai diperbincangkan di berbagai media sosial.
Hingga saat ini, aparat kepolisian dari Polres Sergai masih terus melakukan penyelidikan mendalam dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi, serta menelusuri kemungkinan adanya pihak yang terlibat dalam kematian korban.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila mengetahui informasi yang dapat membantu proses pengungkapan kasus tersebut.
(GH).











