Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Strategi Pengiriman Barang dari Medan untuk Mendukung Distribusi Bisnis Polres Dairi Belum Sepenuhnya Membersihkan Aktivitas Perjudian yang Meresahkan Masyarakat, Ini Buktinya.. Antisipasi Karhutla, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini dan Patroli di Sumatera-Kalimantan Alvonso Manihuruk S.H., M.H. Resmi Dilantik Sebagai Kasi Pidum Kejari Belawan Aktivitas Perjudian Beroperasi di Deli Serdang Mendapat Lisensi Khusus dari Kapolresta Deli Serdang Kombes Hendria Lesmana ? Dugaan Pencemaran Lingkungan Pabrik Kelapa Sawit di Desa Sei Semayang Kembali Disoal, Bau Menyengat Mengganggu Aktivitas Belajar Sekolah

Pemerintah

Pembangunan Jembatan Bailey Desa Sifalago Gomo Hampir Rampung. Tokoh Masyarakat, Ama Wati Sadawa Ucapkan Banyak Terimakasih

badge-check

Bedahkasus.com, Nias Selatan – Satgas Yonzipur I/Dhira Dharma (DD) TNI AD terus mempercepat pembangunan jembatan Bailey sepanjang 33 meter yang lokasinya berada di wilayah Teritorial Kodim 0213 Nias tepatnya di Desa Sifalago Gomo, Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan.

Pembangunan jembatan ini bertujuan membuka akses wilayah terisolasi serta meningkatkan mobilitas dan perekonomian masyarakat setempat.

Jembatan Bailey tersebut akan menghubungkan Desa Sifalago Gomo dengan Desa Balohili Gomo serta 9 desa lainnya yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar distribusi logistik, aktivitas sosial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga.

Berdasarkan pemantauan awak media dilapangan, hingga selasa (25/2/2026), progres pembangunan jembatan sudah hampir rampung dengan progres 90 Persen. Dilokasi para personil masih bekerja keras demi menuntaskan penyelesaian pembangunan jembatan tersebut dalam 3-5 hari kedepan.

Pembangunan jembatan ini menggunakan material Bailey dengan bentangan sepanjang 33 meter, yang dikenal memiliki kekuatan dan kepraktisan dalam pemasangan, khususnya di wilayah dengan kondisi geografis yang sulit dijangkau.

Danyon Zipur 1/DD, Letkol Czi Andri Prasetyo Wibowo, S.Hub. Int kepada awak media menyampaikan bahwa pembangunan jembatan bailey tersebut
merupakan salah satu solusi yang nyata dan cepat untuk mengatasi kesulitan masyarakat serta
merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemulihan dan peningkatan infrastruktur di wilayah terpencil, guna mendukung kelancaran distribusi logistik serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Ditargetkan 3-5 hari kedepan jembatan Bailey ini sudah bisa difungsikan, ucapnya.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Boronadu, Bowoziduhu Sadawa, yang sering disapa Ama Wati kepada awak media menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Wakil Presiden RI, Pimpinan TNI dan juga kepada Danyon Zipur I/DD, Letkol Czi Andri Prasetio Wibowo, S.Hub. Int, Dandim 0213 Nias, Lekol Inf Sampe T Butar Butar, Danramil 11 Gomo, Kapten Inf Jamborniaman Harefa beserta seluruh unsur atas bantuan dan dukungan pada pelaksanaan pembangunan jembatan Bailey ini. Kami berharap proses pembangunan jembatan Bailey ini dapat segera diselesaikan agar dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

“Semoga pembangunan jembatan ini segera selesai sehingga bisa digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Ama Wati Sadawa.

(Tafon).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antisipasi Karhutla, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini dan Patroli di Sumatera-Kalimantan

10 September 2026 - 17:41 WIB

Relawan Kesehatan ProBIS Sumut Dorong Kolaborasi dengan Kanwil Ditjenpas, Fokus pada Kesehatan dan Kemandirian WBP

28 Agustus 2026 - 08:19 WIB

Dari Kamar Mayat ke DANA: Narasumber Ungkap Cara Bayar Mobil Jenazah RSUD Samosir

28 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Lapor Bapak/Ibu Pemkab Samosir! Rumah Sudah Dibangun, Rp8 Juta Masih “OTW”?

26 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Direktur RSUD Samosir, Rp2,67 Miliar Sudah Berdiri: yang Diisolasi Pasien atau Gedungnya?

26 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Trending di Pemerintah