Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Gerebek Lapak Narkoba di Perbaungan, Satres Narkoba Polres Sergai Amankan Dua Pengedar MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri Kortastipidkor Polri Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes Sinergi TNI, Polri dan Warga Perkuat Keamanan Malam, Koramil 01/Jatinegara Gelar Patroli Keliling Wilayah Bambang Rukminto Dorong Pengusutan Dugaan Korupsi DMO Batu Bara Dilakukan Secara Komprehensif Polda Metro Jaya Buka Kapolri Cup 2026, Dorong Anak Muda Berprestasi di Ruang Digital

advertorial

Satgas Yonzipur I/DD TNI AD Percepat Pembangunan Jembatan Bailey, Buka Akses Wilayah Terisolasi di Boronadu

badge-check


					Satgas Yonzipur I/DD TNI AD Percepat Pembangunan Jembatan Bailey, Buka Akses Wilayah Terisolasi di Boronadu Perbesar

Bedahkasus.com, Nias Selatan –Satgas Yonzipur I/Dhira Dharma (DD) TNI AD terus mempercepat pembangunan jembatan Bailey sepanjang 33 meter yang lokasinya berada di wilayah Teritorial Kodim 0213 Nias tepatnya di Desa Sifalago Gomo, Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan.

Pembangunan jembatan ini bertujuan membuka akses wilayah terisolasi serta meningkatkan mobilitas dan perekonomian masyarakat setempat.

Jembatan Bailey tersebut akan menghubungkan Desa Sifalago Gomo dengan Desa Balohili Gomo serta beberapa desa lain yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar distribusi logistik, aktivitas sosial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga.

Berdasarkan pemantauan awak media dilapangan, hingga Sabtu (7/2/2026) progres pembangunan jembatan sudah cukup bagus dan telah menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dimana pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi pembangunan pondasi atau abutment serta pekerjaan timbunan. Terlihat dilokasi para personil masih bekerja keras demi menuntaskan penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.

Pembangunan jembatan ini menggunakan material Bailey dengan bentangan sepanjang 33 meter, yang dikenal memiliki kekuatan dan kepraktisan dalam pemasangan, khususnya di wilayah dengan kondisi geografis yang sulit dijangkau.

Danyon Zipur 1/DD, Letkol Czi Andri Prasetyo Wibowo, S.Hub. Int kepada awak media menyampaikan bahwa pembangunan jembatan bailey tersebut
merupakan salah satu solusi yang nyata dan cepat untuk mengatasi kesulitan masyarakat serta
merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemulihan dan peningkatan infrastruktur di wilayah terpencil, guna mendukung kelancaran distribusi logistik serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Camat Boronadu, Pengalaman Hia, S.E., yang juga merupakan putra daerah setempat, melalui sambungan WhatsApp menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden RI, Pimpinan TNI dan juga kepada Dandim 0213 Nias, Lekol Inf Sampe T Butar Butar beserta seluruh unsur atas bantuan dan pelaksanaan pembangunan jembatan Bailey di wilayahnya dan berharap proses pembangunan jembatan tersebut dapat segera diselesaikan agar dapat secepatnya digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

“Semoga pembangunan jembatan ini berjalan lancar hingga selesai dan manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

(S.Taofonao).)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Masyarakat Mulai Beralih ke Donasi Digital untuk Mendukung Program Sosial

19 Juni 2026 - 19:54 WIB

Masyarakat Mulai Beralih ke Donasi Digital untuk Mendukung Program Sosial

Travel Haji Resmi Bali: Cara Memilih Penyelenggara Haji yang Aman dan Terpercaya

19 Juni 2026 - 19:38 WIB

Sembuh Secara Medis, Terluka Secara Ekonomi: Potret Pilu Pasien Kurang Mampu

15 Juni 2026 - 19:40 WIB

Kapolri di Rakorwas Kompolnas: Mitra Strategis untuk Pembenahan Polri

11 Juni 2026 - 15:33 WIB

Seleksi JPT Samosir: Regenerasi atau Sekadar Tukar Kursi Pejabat Lama?

11 Juni 2026 - 15:24 WIB

Trending di advertorial