Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Sistem APAR Modern Kini Dilengkapi Teknologi Monitoring untuk Meningkatkan Keamanan Operasional Gerebek Lapak Narkoba di Perbaungan, Satres Narkoba Polres Sergai Amankan Dua Pengedar MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri Kortastipidkor Polri Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes Sinergi TNI, Polri dan Warga Perkuat Keamanan Malam, Koramil 01/Jatinegara Gelar Patroli Keliling Wilayah Bambang Rukminto Dorong Pengusutan Dugaan Korupsi DMO Batu Bara Dilakukan Secara Komprehensif

HUKUM

Kadis Kesehatan Samosir Pilih Bungkam soal Dugaan Skandal Perselingkuhan Pejabat Desa yang Menggemparkan Warga

badge-check


					Kadis Kesehatan Samosir Pilih Bungkam soal Dugaan Skandal Perselingkuhan Pejabat Desa yang Menggemparkan Warga Perbesar

Bedahkasus.com, Samosir – Publik Kabupaten Samosir dikejutkan oleh mencuatnya dugaan skandal moral yang diduga melibatkan seorang Kepala Desa berinisial TSP dari Kecamatan Palipi dan seorang bidan desa berinisial NAMH dari Kecamatan Harian.

Isu tersebut merebak setelah keduanya digerebek oleh warga bersama Pemerintah Desa Sait Nihuta di sebuah rumah kontrakan di wilayah Pangururan, Sabtu, 29 November 2025.

Penggerebekan Dibenarkan Pemerintah Desa

Kepala Desa Sait Nihuta, Aman Sitanggang, membenarkan adanya penggerebekan tersebut saat dikonfirmasi pada Senin (1/12/25). Ia menyebutkan bahwa tindakan itu diambil untuk merespons laporan dan keresahan masyarakat.

“Kami hanya menindaklanjuti laporan warga. Mereka sudah gelisah, jadi kami harus turun langsung,” ujarnya.

Diduga Tinggal Bersama dalam Satu Kontrakan

Aman menjelaskan bahwa kedua pihak diduga telah lama menempati rumah kontrakan tersebut dan dicurigai menjalin hubungan layaknya pasangan suami istri. Informasi awal yang diterima pihak desa juga menyebutkan bahwa Kepala Desa TSP sudah tidak tinggal serumah dengan istrinya.

Berita Acara Dibuat, Bidan NAMH Hadir dan Kooperatif

Sebagai langkah administratif, Pemerintah Desa menyusun berita acara dan surat pernyataan. Proses itu dihadiri bidan NAMH, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, serta sejumlah warga.

“Beliau datang, mengakui kekeliruannya, dan siap mengikuti keputusan desa. Kami masih menunggu kehadiran oknum kades agar keputusan tidak sepihak,” kata Aman.

Kepala Desa Berinisial TSP Belum Hadir untuk Klarifikasi

Berbeda dengan bidan desa, TSP hingga kini belum menghadiri proses klarifikasi meski telah dipanggil beberapa kali. Upaya komunikasi yang dilakukan pemerintah desa juga disebut belum mendapat respons.

Kadis Kesehatan Memilih Tidak Berkomentar

Saat dimintai tanggapan mengenai dugaan keterlibatan bidan desa dalam kasus ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir, Dina Hutapea, memilih tidak memberikan komentar, Jumat (5/12/25).

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Desa masih menunggu kehadiran TSP untuk memberikan klarifikasi resmi. Warga berharap kasus ini dapat diproses sesuai aturan, sekaligus menjadi evaluasi atas integritas aparatur pelayanan publik di Kabupaten Samosir.

(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri

10 Juli 2026 - 10:28 WIB

Memutus Perkara, Padahal Diduga Masih Dalam Sanksi Non Palu Selama 6 Bulan, Oknum Hakim di PN Medan di Laporkan Ke Komisi Yudisial

9 Juli 2026 - 19:18 WIB

Belum Tuntas di Polres, Kini Muncul Dugaan Penggunaan Pin Berbeda oleh Seorang Anggota DPRD Samosir, Publik Pertanyakan Keberadaan Pin Emas Resmi

6 Juli 2026 - 21:12 WIB

Gudang Solar Misterius di Tengah Permukiman Manunggal, Warga Khawatir Ledakan

30 Juni 2026 - 10:36 WIB

Menjelang HUT Bhayangkara ke-80, Publik Menanti Ketegasan Pengusutan Polemik Pin Emas DPRD Samosir

29 Juni 2026 - 11:40 WIB

Trending di HUKUM