Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Heboh! Camat Simanindo Dikabarkan Dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum, masyarakat Tunggu Klarifikasi Hubungan KTH Parna Jaya Sejahtera dan Warga Kian Memanas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Kawal Rencana Pembebasan Lahan Masyarakat Adat Untuk Pembangunan Pembangkita Listrik Tenaga Air (PLTA) Kumbih 45 MW Di Kabupaten Pakpak Barat Kepedulian Pemerintah dan Solidaritas Netizen, Doa Ibu Janda Lansia di Nias Selatan Akhirnya Terkabul Dr.Harli Siregar : “Kita Harus Mampu Menciptakan Birokrasi Yang Bebas Dari Korupsi Guna Menghadirkan Pelayanan Publik Yang Berkualitas, Cepat, Dan Berkeadilan Brimob Sumut Turun Langsung Bangun Hunian Tetap, Warga Desa Napa Mulai Bangkit

Pemerintah

Calon Jaksa Tewas Terseret Arus Saat Kejar Tersangka Korupsi di Asahan

badge-check


					Calon Jaksa Tewas Terseret Arus Saat Kejar Tersangka Korupsi di Asahan Perbesar

Calon Jaksa Tewas Terseret Arus Saat Kejar Tersangka Korupsi di Asahan

ASAHAN, bedahkasus.com – Seorang calon jaksa bernama Reynanda Prima Ginting (26) ditemukan tewas setelah terseret arus Sungai Silau di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Peristiwa tragis ini terjadi saat Reynanda ikut dalam pengejaran seorang kepala desa yang menjadi tersangka kasus korupsi pada hari Rabu (2/7/2025).

Menurut informasi yang dihimpun, Reynanda yang merupakan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, turut serta dalam tim yang hendak menangkap Kardianto, Kepala Desa Banjar Hulu, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun. Kardianto merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana desa.

Pengejaran berlangsung dramatis di Jalan HM Yamin, Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. Saat hendak diringkus, Kardianto nekat melarikan diri dengan melompat ke dalam aliran Sungai Silau.

Melihat tersangka berusaha kabur, seorang warga bernama Fahri (juga dilaporkan bernama Muhammad Safari Siregar) mencoba membantu pengejaran dengan ikut masuk ke sungai. Namun, Fahri justru mengalami kesulitan dan terseret arus.

Menyaksikan kejadian itu, Reynanda Ginting dengan sigap berusaha menolong Fahri. Nahas, arus sungai yang deras membuat keduanya kewalahan hingga akhirnya terseret dan menghilang. Sementara itu, tersangka korupsi, Kardianto, dilaporkan berhasil selamat dan meloloskan diri dari kejaran aparat.

Tim SAR gabungan yang menerima laporan segera melakukan operasi pencarian. Upaya tersebut membuahkan hasil pada Kamis (3/7/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, saat jasad Reynanda ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar tiga kilometer dari lokasi awal kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Fahri yang juga menjadi korban dalam insiden ini. Pihak Kejaksaan Negeri Simalungun telah mengonfirmasi kejadian yang menimpa salah satu calon pegawainya tersebut. Reynanda dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dan loyal dalam menjalankan tugasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Nias Selatan Lantik Camat Amandraya Sara’atulo Laia dan Puluhan Pejabat Lainnya

27 Januari 2026 - 21:20 WIB

Bupati Nias Selatan Lantik 7 Pejabat Eselon II, Waozaro Hulu Pimpin BKPSDM dan Kasiaro Ndruru Jabat Kadis PUTR

24 Januari 2026 - 09:56 WIB

Viral di Media Sosial, Mantan Bupati Samosir Minta Mobil Dinas pada Pemkab Samosir Tuai Kritik Publik

23 Januari 2026 - 13:01 WIB

Didemo Warga, Pemkab Samosir Buka-Bukaan Soal Mobil Dinas Bupati

22 Januari 2026 - 17:23 WIB

Pemkab Samosir dan DPRD Satukan Langkah, Legislasi Daerah 2026 Disiapkan untuk Percepatan Pembangunan

21 Januari 2026 - 18:24 WIB

Trending di Pemerintah