Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Ramadan Penuh Berkah: STM Nasional Wartawan Santuni Puluhan Anak Yatim di Masjid Al-Ikhlas Marak Judi di Tandem Hilir, Publik Pertanyakan Langkah Nyata Kapolres Binjai Polisi Bongkar Penimbunan BBM Subsidi, Diduga sejumlah Kendaraan Jadi Barang Bukti Kapolres Nias Selatan Cek Persiapan Pengamanan Sekaligus Pemberian Bingkisan Perayaan Idul Fitri 1447 H 2026 Di Kabupaten Nias Selatan Kajatisu dan KNPI Sumut Perkuat Kolaborasi Wujudkan Sumatera Utara Bersih dari Korupsi Polda Sumut Bongkar Peredaran 29 Kg Sabu Jaringan Thailand, Dikendalikan WNI dari Luar Negeri

Kriminal

Gudang Penampung CPO Diduga Ilegal Bebas Beroperasi di Pasar Vlll Desa Manunggal, Labuhan Deli

badge-check


					Gudang Penampung CPO Diduga Ilegal Bebas Beroperasi di Pasar Vlll Desa Manunggal, Labuhan Deli Perbesar

Bedahkasus.com, Deli Serdang – Praktik dugaan pencurian minyak kelapa sawit mentah CPO (Crude Palm Oil) dengan modus “kencing” atau dengan melakukan pengurangan muatan mobil tangki oleh oknum supir tangki disinyalir bekerjasama dengan mafia cukong penadah CPO ditemukan di Pasar Vlll, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Amatan wartawan mobil tangki memasuki areal gudang dengan pintu gerbang berwarna hijau itu hanya menurunkan sebagian muatan tangki saja. Sejumlah mobil tangki lalulalang keluar masuk ke areal gudang tanpa hambatan yang berarti.

Informasi dihimpun dari seorang warga yang enggan dicatut identitasnya mengutarakan bahwa di gudang diduga ilegal tersebut mobil tangki mampir dengan cara sembunyi – sembunyi agar terhindar dari sorotan publik.

” Digudang itu mobil tangki CPO mulai berdatangan pada pukul 04.00 Wib, dini hari. Pengawasnya disana bermarga Harahap berambut cepak ” ujar sumber, Rabu (02/07/2025).

Pengurangan muatan mobil tangki CPO itu pun mengindikasikan kerugian pemerintah setempat dari sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini dapat diketahui, dari gudang yang digunakan diduga kuat tidak memiliki izin dari dinas terkait. Olehnya, tidak hanya Perusahaan Kelapa Sawit (PKS) saja yang merugi oleh ulah oknum mafia CPO tersebut, melainkan juga negara telah ikut merugi dari sektor pendapatan minyak CPO yang diperankan oleh para oknum mafia CPO ilegal untuk meraup keuntungan pribadi.

Selain menyebabkan merosotnya PAD dari sektor perizinan juga melanggar aturan perundang undangan seperti tercantum dalam UU No.39 Tahun 2014 tentang perkebunan dan UU No 22
Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi, dan juga dianggap telah melanggar undang undang pidana KUHAP.

Dilain sisi, kru awak media masih berupaya memintai keterangan dari pihak pemilik gudang maupun pihak pemerintah Kecamatan Labuhan Deli, guna mengetahui perizinan gudang tersebut.

(TIM/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Bulan Suci Ramadhan, Judi Diduga Tetap Beroperasi di Deli Serdang, Warga Nilai Kapolres Tak Peduli

24 Februari 2026 - 10:45 WIB

Teamsus JCS Polrestabes Medan Tangkap Pelaku Curas 365/BEGAL di Jalan Kapten Batu Sihombing

10 Desember 2025 - 17:52 WIB

Pomparan Raja Sonakmalela Beri Apresiasi atas Keberhasilan Polres Tapanuli Utara  Melakukan Penahanan Terhadap Tersangka Dalam Perkara Dugaan Pelecehan Terhadap Anak Dibawah Umur

14 November 2025 - 14:10 WIB

Polda Sumut Gelar Razia Gabungan di THM Helen’s Night Mart, Dua Pengunjung Positif Narkoba

7 November 2025 - 09:56 WIB

Polda Sumut dan TNI Gelar Razia Humanis di THM Black Owl Medan

6 November 2025 - 08:41 WIB

Trending di Kriminal