Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Libur Lebaran Hari Ketiga, Lalu Lintas Serdang Bedagai Terpantau Kondusif Petugas Pos Yan Polres Serdang Bedagai Kembalikan Tas Hilang Warga, Isi Rp301 Ribu Utuh Siaga Tanpa Henti! Brimob Polda Sumut Kawal Ketat Arus Mudik Lebaran di Sibolga dalam Operasi Ketupat Toba 2026 Polda Sumut Tetapkan Eks Kepala Unit BNI Aek Nabara Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Rp28 Miliar Pemuda Marga Silima Kota Medan Salurkan 2.000 Paket Sembako Sambut Idul Fitri Ramadan Penuh Berkah: STM Nasional Wartawan Santuni Puluhan Anak Yatim di Masjid Al-Ikhlas

Pendidikan

Kapolda Sumut Minta Pengamanan Objek Wisata Dimaksimalkan, Jalur Rawan Macet Harus Siap Hadapi Arus Balik

badge-check


					Kapolda Sumut Minta Pengamanan Objek Wisata Dimaksimalkan, Jalur Rawan Macet Harus Siap Hadapi Arus Balik Perbesar

Bedahkasus.com, Medan – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025 dalam Anev Operasi Ketupat Toba yang digelar Jumat (4/4/2025) di Mapolda Sumut.

Dalam Anev yang diikuti oleh Kompolnas RI (melalui zoom), Wakapolda, dan jajaran Kapolres se-Sumut itu, Kapolda menginstruksikan kepada para Kapolres yang wilayahnya memiliki objek wisata untuk meningkatkan pengamanan, mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat di masa libur Lebaran.

“Karo Ops agar pastikan seluruh Kapolres di daerah wisata maksimalkan pengamanan. Ini saat meningkatnya kunjungan masyarakat, harus kita antisipasi dengan optimal,” ujar Irjen Pol Whisnu.

Selain itu, jalur rawan macet juga menjadi perhatian. Kapolda meminta koordinasi intensif dengan pihak Dinas Perhubungan dan Satpol PP, serta memastikan kesiapan sarana prasarana penerangan di lapangan.

Tak hanya itu, Kapolda juga meminta Kabid Humas untuk gencar mengekspos kegiatan anggota selama operasi berlangsung, baik melalui media konvensional maupun media sosial seperti TikTok dan Instagram.

“Informasi yang aktif akan membangun kepercayaan masyarakat. Apa yang kita lakukan di lapangan harus diketahui publik,” ungkapnya.

Kapolda turut menyoroti potensi dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh sejumlah pengusaha di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil. Ia meminta jajaran Kapolres melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengantisipasi dampak sosial yang mungkin timbul.

“Kita tidak ingin situasi ekonomi memicu gejolak. Monitor harga, koordinasi dengan Pemda, dan pantau dinamika di masyarakat,” pungkasnya.

(Ris).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bedah Teknologi OpenClaw: AI Agent yang Mulai Digunakan untuk Automasi Sistem Digital

9 Maret 2026 - 06:42 WIB

Cara Membuat Itinerary Liburan di Indonesia agar Perjalanan Lebih Efektif

9 Maret 2026 - 06:37 WIB

PT Tau Aja Digital Indonesia Akan Luncurkan Platform SIMI, Solusi Pembuatan Website Semudah Mendesain di Canva

9 Maret 2026 - 06:36 WIB

Satreskrim Narkoba Polres Serdang Bedagai Gerak Cepat Ringkus Dua Pengedar Sabu di Pantai Cermin

5 Maret 2026 - 17:07 WIB

Di Bulan Suci Ramadhan, Judi Diduga Tetap Beroperasi di Deli Serdang, Warga Nilai Kapolres Tak Peduli

24 Februari 2026 - 10:45 WIB

Trending di Kriminal